FOTO: Legenda Guacho, Koboi dari Amerika Selatan

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 29/03/2018 07:05 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Selatan seperti Uruguay dan Argentina juga memiliki koboi dalam kebudayaan mereka. Para lelaki penunggang kuda ini disebut guacho.

Sejumlah negara Amerika Selatan seperti Uruguay dan Argentina memiliki sejarah dan legenda rakyat akan penunggang kuda yang dikenal sebagai guacho. (REUTERS/Andres Stapff)
Guacho ini mirip dengan koboi di cerita rakyat Amerika Serikat. Guacho disebut sudah ada sejak Abad ke-18 Masehi. (REUTERS/Andres Stapff)
Konon pada abad ke-18 dan 19 Masehi, banyak guacho hidup nomaden di kawasan Amerika Selatan. Para pria menunggang kuda megawasi ternak mereka. (REUTERS/Andres Stapff)
Ketika para guacho usai melaksanakan tugasnya, mereka menunggang kuda menuju lahan terbuka lainnya untuk berpetualang. (REUTERS/Andres Stapff)
Seperti koboi di Amerika Serikat, guacho hidup dalam kebudayaan masyarakat Amerika Selatan dengan beragam cerita dan mitos. (REUTERS/Andres Stapff)
Guacho bukan hanya dikenal sebagai pria yang mengawasi ternak mereka, namun juga sebagai pahlawan bagi kehidupan rakyat Amerika Selatan. (REUTERS/Andres Stapff)
Seorang gauchos sangat sering diidentikkan dengan leluhur campuran. Beberapa gauchos dikenal memiliki nenek moyang dari Eropa dan India. (REUTERS/Andres Stapff)
Namun sebagian dari gauchos juga dikenal merupakan keturunan dari Spanyol, Eropa, ataupun Afrika. (REUTERS/Andres Stapff)
Bagi masyarakat Uruguay, gaucho telah memiliki peran penting dan simbolis. Mereka identik dengan simbol indepedensi, kegigihan, dan loyalitas. (REUTERS/Andres Stapff)
Dan seperti koboi, ketika menunggang kuda, gaucho dianggap memiliki kebebasan dan keberanian untuk menjalani hidup sesuai dengan idealisme dan keyakinan mereka. (REUTERS/Andres Stapff)