Dalam cuitan tersebut dikatakan bahwa Raiden akan menandatangani kontrak eksklusif dengan agensi hiburan raksasa itu untuk kolaborasi ini.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kolaborasi ini dipandang penting bagi karier Irene, terlebih karena penyanyi berumur 28 tahun itu memiliki reputasi citra atau brand reputation yang sangat tinggi di Korea Selatan. Selain selalu berada di lima besar, baru-baru ini ia juga mendapatkan kontrak dengan dua merek dunia asal Italia.
Red Velvet dalam penampilan di Jakarta pada April lalu. (CNN Indonesia/Christie Stefanie) |
[Gambas:Twitter]
"Cara bagaimana saya harus memeriksa jika itu adalah akun resmi SM Town karena saya tidak percaya hal itu (solo Irene) akhirnya benar-benar terjadi," tulis @tigerseulgi.
[Gambas:Twitter]
Akun @yerenation memilih mengungkapkan semangatnya dengan menulis cuitan dalam huruf kapital. Ia berkata, "Saya terus menerus membaca dan membaca lagi (berita kolaborasi Irene dan Raiden."
[Gambas:Twitter]
Raiden sendiri adalah salah satu DJ dan produser kenamaan Korsel. Namanya melejit setelah menjadi DJ Asia pertama yang tampil di Ultra Miami sejak 2015, ditambah kolaborasinya bersama musisi EDM ternama DubVision. Raiden juga akan turut meramaikan salah satu festival music EDM terbesar di dunia Tomorrowland pada Juli ini di Belgia.
Keempat personel Red Velvet lainnya seperti Wendy telah terlebih dahulu memiliki debut proyek solo di luar grup dengan menyanyikan lagu tema drama School 2015 yang bertajuk Return. Seulgi mempunyai Only You yang jadi lagu tema drama Hwarang, sementara Joy berkolaborasi dengan personel 2AM Lim Seul Ong dalam Always In My Heart, dan Yeri personel termuda menelurkan Hair In The Air bersama NCT Dream untuk lagu tema film Trolls.
[Gambas:Video CNN] (rea)
