Belasan wanita itu dibawa Meghan karena dianggap mampu mendobrak batasan kaum Hawa dengan karya mereka. Meghan sendiri memilih judul "Forces for Change" untuk edisi tersebut.
Bukan hanya membawa 15 wanita dan dipilih menjadi sampul Vogue Inggris, Meghan Markle juga memasukkan momen dirinya berbincang santai dengan mantan ibu negara Amerika Serikat, Michelle Obama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui lensa ini saya harap kalian akan merasakan kekuatan dari kumpulan beragam wanita yang terpilih untuk menjadi kover majalah kali ini," lanjutnya, dikutip dari AFP.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak Kerajaan Inggris, Meghan Markle bekerja sama dengan Pemimpin Redaksi Vogue Inggris Edward Enninful untuk menyoroti kekuatan kolektif.
"Untuk kover, Duchess memilih beragam wanita dari semua lapisan masyarakat, masing-masing memberikan dampak dan meningkatkan standar kesetaraan, kebaikan, keadilan dan keterbukaan pikiran," kata pernyataan pihak Istana.
"Ruang ke-16 dalam kover adalah cermin, yang dimasukkan sehingga ketika Anda memegang edisi ini, Anda melihat diri Anda sendiri sebagai bagian dari kumpulan ini," lanjutnya.
[Gambas:Instagram]
Pihak Vogue Inggris sendiri dalam pernyataannya menyebut bahwa Meghan Markle adalah editor tamu pertama dalam majalah tersebut untuk edisi September yang bertepatan dengan ulang tahun majalah itu ke-103 tahun.
[Gambas:Instagram]
Kala itu, dia disebut seorang sumber kepada US Weekly akan menulis opini dan mengajak sejumlah wanita pembuat perubahan untuk ikut menulis esai.
Sumber itu mengungkapkan bahwa ibu yang baru menyambut kelahiran anak pertamanya ini juga akan berpose untuk pemotretan khusus bertempat di kediamannya di Frogmore Cottage di Windsor, Inggris.
Namun saat itu pihak Vogue enggan memberikan pernyataan soal kabar tersebut. (end)