Rilis Film 'The Hunt' Ditunda

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 13/08/2019 08:22 WIB
Rilis Film 'The Hunt' Ditunda 'The Hunt', film terbaru Emma Roberts yang tadinya dijadwalkan rilis pada 27 September mendatang, diputuskan ditunda. (dok Universal Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film The Hunt resmi menunda penayangan perdananya. Tadinya, film yang dibintangi oleh Hilary Swank dan Emma Roberts itu dijadwalkan naik layar pada 27 September mendatang.

Rumah produksi Universal Pictures mengaku, perubahan tersebut merupakan keputusan yang tak mudah.

Masalah berawal ketika beberapa pekan lalu terjadi penembakan di toko serba ada di El Paso yang melukai 24 orang dalam rentang usia 15-90 tahun. Delapan warga Meksiko dilaporkan terbunuh. Beberapa jam kemudian, peristiwa yang sama berulang di Dayton, Ohio. Di klab malam lokal Ned Peppers, kamera CCTV menampilkan ratusan orang berhamburan keluar setelah seseorang menarik pelatuk, melukai 27 orang dan membunuh sembilan orang lain. 


Insiden itu menjadi tragedi nasional, dan Universal Pictures mau tak mau harus kembali mengambil keputusan, setelah sebelumnya segera menghentikan sementara pemasaran The Hunt menyusul kedua penembakan.

"Universal Pictures telah menghentikan sementara pemasaran The Hunt. Setelah pertimbangan matang, studio juga memutuskan untuk membatalkan rencana penayangan," ujar perwakilan pihak studio, melansir Variety.

"Kami mendukung para pembuat film dan akan terus mendistribusikan film bersama para kreator hebat, seperti yang terjadi dengan film thriller satir ini, tetapi kami memahami, sekarang bukanlah waktu tepat untuk merilis (The Hunt)," lanjutnya.

Rilis Film Baru Emma Roberts 'The Hunt' DitundaMenurut Universal Studios, kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk rilis film 'The Hunt'. (dok Universal Pictures)
The Hunt adalah sebuah film thriller satir. Dibintangi oleh Hilary Swank dan Emma Roberts, film ini mengambil tema dari realitas kehidupan politik di Amerika yang terpecah belah. Ceritanya sendiri berkisah tentang 12 orang yang disebut sebagai orang-orang tercela, yang diculik dan terbangun di sebuah ladang terbuka.

Belakangan, mereka mengetahui bahwa mereka adalah orang-orang pilihan yang nantinya akan diburu dalam sebuah permainan yang dirancang oleh kaum elite berkuasa dan kaya-raya. Ke-12 orang itu harus memperjuangkan hidup masing-masing, di mana salah satunya memutuskan untuk melawan balik.

Karena tema yang diangkat, Presiden Donald Trump pun sempat menyoroti The Hunt.





Melalui Twitter, Trump mengatakan bahwa The Hunt sengaja dibuat untuk 'memanaskan' situasi dan mengakibatkan kekacauan. Ia menuduh para pembuat film itu membuat kekerasan dalam versi tersendiri, sebelum kemudian menyalahkan orang lain. Trump menyebut orang-orang yang terlibat dalam film sebagai 'rasis'.

[Gambas:Video CNN] (taj/rea)