Panjang Umur, Penelitian Sebut Ozzy Osbourne Mutan

CNN Indonesia | Jumat, 16/08/2019 06:37 WIB
Panjang Umur, Penelitian Sebut Ozzy Osbourne Mutan Tubuh Ozzy Osbourne kuat menghadapi penyalahgunaan zat terlarang dan alkohol selama berpuluh tahun. (REUTERS/Russell Cheyne)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peneliti Bill Sullivan baru saja merilis buku penelitian bertajuk Pleased to Meet Me: Genes, Germs and the Curious Forces that Make Us Who We Are. Dalam buku itu Sullivan mengklaim bahwa musisi Ozzy Osbourne adalah mutan.

Melansir NME, Sullivan merupakan profesor di Indiana University School of Medicine yang meneliti tentang genetika. Ia menggunakan penelitian oleh Gnome, perusahaan riset yang mempelajari DNA Osbourne pada 2010 silam.

Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui bagaimana Osbourne hidup panjang umur meski mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang secara berlebihan. Diketahui pada tanggal 3 Desember nanti, vokalis Black Sabbath itu berusia 71 tahun.


Sullivan menyimpulkan bahwa 'Osbourne adalah mutan genetika' yang berhasil tetap hidup meski mengkonsumsi alkohol dan narkotika. DNA Osbourne yang unik membuatnya tahan terhadap penyalahgunaan zat selama bertahun-tahun.

Bila diperhatikan, Osbourne tergolong sebagai musisi yang sangat aktif walau sudah usianya sudah berkepala 7. Sejak 2018 lalu ia menggelar rangkaian tur bertajuk No More Tours 2.

Rangkaian tur tersebut tidak berjalan dengan baik karena ada sejumlah penampilan di Amerika Serikat yang dibatalkan. Pada Oktober 2018 Osbourne harus menjalani operasi tangan kanan.

Pada Januari 2019 Osbourne dirawat di rumah sakit karena mengidap flu yang bermuara menjadi paru-paru basah. Sebulan kemudian, ia mendapat perawatan intensif di sebuah rumah sakit swasta, kesehatannya memburuk dan dikhawatirkan terkena radang paru-paru.

Akhirnya Osbourne menunda tur sepanjang tahun 2019 pada April lalu setelah dokter menyarankannya untuk beristirahat sampai benar-benar pulih setelah mengalami sakit pneumonia di tahun lalu. Kondisinya selalu dipantau oleh dokter, terutama setelah serangkaian kecelakaan dan cedera yang dialami sang vokalis dalam beberapa tahun terakhir.

[Gambas:Video CNN] (adp/rea)