Aksi Injak Bendera Korsel dari Vokalis The 1975 Tuai Kecaman

Tim, CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 23:17 WIB
Aksi Injak Bendera Korsel dari Vokalis The 1975 Tuai Kecaman Vokalis The 1975 menuai kecaman setelah berpose menginjak bendera Korea Selatan pada akhir pekan lalu. (Foto: Begona via Wikimedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Personel band rock The 1975, Matthew Healy, menarik perhatian warga Korea Selatan akibat mengunggah swafoto di akun Instagram pribadi, @trumanblack, pada Jumat (6/9).

Dalam swafoto yang kini telah dihapus, Matthew terlihat berdiri di depan kaca dengan kaki kirinya diletakkan di atas bendera negara Korea Selatan, Taegeukgi.

"OMG bore off fucking hell," tulis Matthew dalam keterangan foto yang diunggah setelah The 1975 tampil di Korea pada hari yang sama.


Tak lama, akun @moonbow_marina mengomentari aksi Matthew dalam foto tersebut. "KENAPA KAMU MENGINJAK BENDERA KOREA?" tulisnya dalam huruf kapital.

Namun, hal itu ditanggapi santai oleh Matthew. "Sangat jelas bahwa ini bendera saya," jawabnya. Dari foto tersebut memang terlihat tulisan THE 1975 LIVE IN SEOUL di tengah bendera Korea.



Selang beberapa saat, banyak akun lain yang turut meluapkan amarah terhadap vokalis utama serta gitaris dari grup asal Inggris tersebut. Matthew pun langsung menghapus unggahan tersebut tanpa memberikan permintaan maaf hingga kini.
Aksi Injak Bendera Korsel dari Vokalis The 1975 Tuai KecamanWarga yang marah karena aksi injak bendera Korea Selatan berharap The 1975 tak kembali lagi ke Negeri Ginseng itu. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino
Warganet terutama masyarakat Korea berang dengan sikap Matthew. Mereka menilai Matthew tidak menghormati bendera negara lain dan berharap The 1975 tak kembali ke Korea. Sebelumnya, grup tersebut pernah konser di Negeri Ginseng pada 2014 dan 2016.

The 1975 saat ini tengah menjalani tur Asia. Korea Selatan menjadi negara pertama sekaligus pembuka tur tersebut pada 6 September. Grup ini seharusnya juga menyapa penggemar di Hong Kong pada 8 September namun batal karena kondisi keamanan.

Setelah itu, mereka akan ke Filipina (11/9), Thailand (13/9) dan Singapura (16/9). The 1975 juga akan mengunjungi Indonesia pada 29 September.

[Gambas:Video CNN] (chri/rea)