Raih Rp11 M, 'Joker' Kuasai Layar Indonesia di Hari Debut

CNN Indonesia | Jumat, 04/10/2019 15:15 WIB
Raih Rp11 M, 'Joker' Kuasai Layar Indonesia di Hari Debut 'Joker' mendapatkan US$846 ribu atau setara Rp11,9 miliar dari 1.197 layar di hari pertama tayang di Indonesia. (Dok. Warner Bros Pictures via youtube (Warner Bros. Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film Joker yang dibintangi Joaquin Phoenix menghasilkan perolehan cukup baik dalam pemutaran perdananya di pasar internasional, Rabu (3/10).

Film yang mengisahkan awal mula Clown Prince of Crime of Gotham itu berhasil memperoleh US$5,4 juta dari 43 pasar internasional dengan capaian tertinggi berasal dari Korea Selatan dengan US$2,3 juta.

Capaian tersebut membuat Joker menjadi film Warner Bros keempat dengan perolehan debut terbaik di negara tersebut, yaitu menguasai 56 persen penonton lima film terlaris.


Setelah Korea Selatan, Joker berhasil mendulang US$900 ribu di hari perilisan.

Sedangkan di Indonesia, Joker mampu mendapatkan US$846 ribu atau setara dengan Rp11,9 miliar dari 1.197 layar yang menayangkan film ini.

Perolehan itu mencakup 98 persen penonton lima film terlaris dan menjadi hari pembukaan kelima terbesar sepanjang masa Warner Bros di Indonesia.

Selain itu, Joker mendulang US$170 ribu di Belgia yang sekaligus menjadi hari pembukaan terbesar Warner Bros dan debut terbesar di negara itu pada Oktober ini.

Diberitakan Variety, di pasar internasional, Joker juga ditayangkan di Rusia, Brasil, Italia, dan Australia pada 3 Oktober 2019.

Sedangkan sejumlah negara baru akan menyaksikan Joker pada Jumat (4/10), yaitu Spanyol, Inggris Raya, Jepang, Meksiko, dan Amerika Utara.

Joker disutradarai oleh Todd Phillips yang menceritakan kisah Arthur (Joaquin Phoenix), seorang komedian gagal yang menjadi penjahat psikopat. Film ini juga dibintangi Zazie Beetz, Marc Maron, Bill Camp, dan Robert De Niro.

Film ini diselimuti kontroversi atas kekerasan yang digambarkan dalam film tersebut, dengan penegakan hukum memperketat keamanan di bioskop-bioskop tertentu untuk mencegah segala jenis serangan. (daf/end)