Lupakan One Direction yang manis dan imut. Era itu sudah berlalu. Sejak masih bersama boyband Inggris itu, sebenarnya Styles telah menunjukkan sejumlah pemberontakan kecil-kecilan, seperti lewat tato dan gaya rambut yang membuatnya terlihat berbeda dan justru jadi lebih digilai gadis-gadis.
Lights Up terdengar menyenangkan. Durasinya tak sampai tiga menit, dengan tampilan visual intens berupa banyak kulit telanjang, rambut basah, dan pencahayaan warna merah yang mendukung. Styles sendiri tampak seperti sedang kebingungan, seperti kehilangan arah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu itu dilengkapi oleh penyanyi latar bergaya gospel, ditingkahi dentingan piano yang memperkaya sound dan ketukan RnB bertempo sedang. Komposisinya pas, meski belum jelas psikedelik seperti apa yang ditawarkan. Dari atas sepeda motor yang sedang melaju, Styles yang duduk membelakangi si pengemudi berkata, "What do you mean? // I'm sorry by the way // Never going back now // It'd be so sweet if things just stayed the same."
Harry Styles yang terlihat seperti tengah bermimpi, atau berhalusinasi dalam video musik 'Lights Up' yang rilis pada Jumat (11/10). (dok. YouTube/HarryStyles) |
Sesuai dengan era yang menjadi kegemarannya, rock 1970-an yang juga jadi benang merah untuk musiknya mendatang, Styles menyebut ada dampak psikedelik di album terbaru. Ia bahkan pernah berpikir untuk memberi judul Mushrooms and Blood.
Jika Lights Up menunjukkan vibrasi keseluruhan dari album mendatang, maka rasanya album yang belum dibocorkan judul maupun rilisnya itu layak diantisipasi. Mengingat Harry Styles mendapat banyak sanjungan di album debut, terlebih karena muatan rock and roll yang sama sekali di luar dugaan. Album kedua akan menjadi ujian untuk Styles.
[Gambas:Youtube] (rea)
Harry Styles yang terlihat seperti tengah bermimpi, atau berhalusinasi dalam video musik 'Lights Up' yang rilis pada Jumat (11/10). (dok. YouTube/HarryStyles)