Kacamata Bundar John Lennon Dilelang, Laku Rp2,6 M

tim, CNN Indonesia | Rabu, 18/12/2019 07:45 WIB
Kacamata Bundar John Lennon Dilelang, Laku Rp2,6 M Ilustrasi kacamata bundar yang disukai oleh John Lennon. (Foto: AFP PHOTO / dpa / Maurizio Gambarini / Germany OUT)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hampir 40 tahun sejak John Lennon tewas tertembak di depan gedung apartemennya di Manhattan, New York, karisma dan nama besar sang musisi belum juga pudar. Barang-barang pribadi personel The Beatles itu masih diburu oleh penggemar, termasuk kacamata bundar yang menjadi gaya khasnya.

The Hollywood Reporter melaporkan bahwa pada akhir pekan lalu, kacamata Lennon yang berbentuk bundar dengan lensa berwarna hijau dan bingkai warna emas laku terjual di Rumah Lelang Sotheby di London. Aksesoris itu laku seharga US$187 ribu atau setara Rp2,6 miliar kepada seorang penawar yang namanya dirahasiakan.

Dalam surat keterangan yang menyertai pelelangan, kacamata itu disebut ditemukan oleh mantan sopir Ringo Starr dan George Harrison yang bernama Alan Herring. Menurut Herring, Lennon meninggalkan kacamata di mobil drummer Starr pada suatu hari di musim panas 1968.


"Saya harus menjemput John bersama Ringo dan George [Harrison] di [mobil] Mercedes Ringo dan mengantar mereka ke kantor," tulis Herring.

"Ketika John keluar dari mobil, saya menyadari dia meninggalkan kacamata ini di kursi belakang dengan satu lensa dan satu gagang patah. Saya menanyai John jika ia ingin saya memperbaikinya. Dia berkata saya tak perlu khawatir, kacamata itu cuma untuk gaya!"

Maka Herring pun menyimpan kacamata tersebut. Tak pernah memperbaikinya, hanya menyimpannya baik-baik.

"Saya tak pernah memperbaiki kacamata itu. Saya membiarkannya persis seperti saat John meninggalkannya," kata Herring lagi.
John Lennon mengenakan kacamata bundar kesukaannya, bersama sang istri Yoko Ono. (Foto: AFP PHOTO / ANP / FILES)
Pelelangan itu diadakan hanya selang beberapa hari setelah peringatan ke-39 tahun kematian John Lennon. Saat itu, sang istri Yoko Ono mengunggah cuitan rindu terhadap Lennon.

"Kematian orang tercinta merupakan pengalaman menyakitkan. Setelah 39 tahun, Sean, Julian, dan saya masih merindukannya," tulis Ono seraya menyebut nama kedua putranya bersama Lennon, dan mengakhiri cuitan dengan kutipan lirik lagu Imagine yang termasyhur.

"Imagine all the people living life in peace."
Dalam unggahan yang sama, Ono kembali mengingatkan tentang betapa penting pengetatan aturan senjata di Amerika Serikat. Ia menyertakan sebuah gambar yang menyatakan jutaan orang terbunuh oleh senjata api setiap tahunnya di AS.

"Lebih dari 1,400,000 orang terbunuh oleh senjata api di AS sejak John Lennon ditembak dan terbunuh pada 8 Desember 1980," demikian tulisan pada gambar tersebut.

(rea)