Dirilis pertama kali pada Jumat (20/12), karya garapan Tom Hooper yang merupakan adaptasi dari Andrew Lloyd Webber itu melahirkan kehebohan, bukan karena kualitas bagusnya, namun justru sebaliknya.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip NME, operator bioskop dan eskekutif studio Hollywood mengungkapkan bahwa tindakan seperti itu belum pernah dilakukan, terlebih untuk judul yang telah dipastikan rilis. Menurutnya, ia berusaha membuat visual efek yang lebih baik dari sebelumnya.
Film Cats yang menuai lebih banyak kritik tajam bahkan lewat trailernya. (dok. Universal Pictures via imdb.com) |
Trailer tersebut kemudian dirilis kembali pada bulan Juli, namun justru memancing lebih banyak kebingungan dan kekesalan penonton.
Hooper kemudian mengakui dirinya hampir tak dapat menyelesaikan Cats dengan dipenuhi CGI dengan tepat waktu sebelum tayang perdana dunia pada 16 Desember di New York.
"Ia [Cats] menyerupai perjalanan ke dimensi lain. Itu adalah sebuah potongan seni yang hebat, luar biasa, dan akan selalu seperti itu," katanya beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, "Ketika ia [Cats] diputar pertama kali di Broadway, hal seperti ini juga terjadi. Orang-orang ingin tahu, 'apa ini? Ini sesuatu yang benar-benar berbeda'."
Namun argumen itu ternyata tak cukup. Penonton tetap menganggap Cats 'aneh' dan bahkan cenderung konyol. Sedianya, Cats merupakan pementasan musikal Broadway karya Andrew Lloyd Webber pada 1982 yang diangkat berdasarkan koleksi pusisi bertajuk Old Possum's Book of Practical Cats karya TS Eliot.
[Gambas:Video CNN] (rea)
Film Cats yang menuai lebih banyak kritik tajam bahkan lewat trailernya. (dok. Universal Pictures via imdb.com)