Pendemo Hong Kong Boikot Film Ip Man 4: The Finale

CNN Indonesia | Rabu, 25/12/2019 13:06 WIB
Pendemo Hong Kong Boikot Film Ip Man 4: The Finale Akibat sikap politik pro-China dari produser dan pemeran, film Ip Man 4: The Finale ramai-ramai diboikot masyarakat Hong Kong. (dok. Mandarin Motion Pictures Distribution)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para pendemo Hong Kong memboikot film Ip Man 4: The Finale untuk menentang sikap pro-Beijing dari sang produser Raymond Wong serta pemerannya, Donnie Yen dan Danny Chan.

Boikot ini diorganisir oleh para pengguna forum yang mirip dengan situs Reddit, LIHKG. Forum itu sendiri diketahui menjadi salah satu pusat strategi gerakan pro-demokrasi Hong Kong yang dimulai pada Juni lalu.

Tidak hanya para pengunjuk rasa yang meremehkan film itu, mereka juga secara aktif mengajak orang lain untuk tidak menontonnya dengan cara merusak alur cerita film tersebut di Twitter, Facebook dan Instagram lewat "Ip Man Challenge."


Lembaran pengumuman berisi spoiler plot utama dalam bahasa Inggris dan China pun disebarkan bersama dengan tagar #boycottIPMan4.

Mengutip Hollywood Reporter, mereka yang memboikot film itu sebagai bentuk peringatan keras atas kecenderungan politik produser dan aktor Ip Man 4.

Wong telah dikenal membuat sikap pro-China terutama dalam beberapa tahun terakhir, setelah mengorganisir dana untuk organisasi anti-Occupy Central pada 2014 dan secara vokal mengkritik kemenangan film terbaik yang dipilih secara demokratis dari Ten Years di Hong Kong Film Awards 2015.

Kala itu, Wong menyebut kemenangan film di ajang itu "kesalahan besar" dan "sebuah lelucon" meskipun itu menjadi konsensus anggota industri film.

Sementara Yen, sempat berbagi panggung dan bernyanyi dengan pemimpin China Xi Jinping di sebuah gala memperingati peringatan 20 tahun penyerahan Hong Kong pada 2017.

Sementara itu, Chan, yang memerankan Bruce Lee dalam film terbaru, telah terang-terangan mendukung kepolisian Hong Kong. Dia mengunggah di media sosial bahwa polisi tidak boleh "mudah percaya terhadap [pengunjuk rasa]" atau "membiarkan siapa pun dari mereka pergi."

Seri keempat dari waralaba Ip Man ini sebelumnya terbilang sukses besar dengan memecahkan rekor box office film Asia di China, Taiwan, dan Singapura.

Sementara di Hong Kong, film ini meraup pendapatan sebesar US$660 ribu atau Rp9,2 miliar sejak tayang Jumat lalu dan menduduki posisi kedua di belakang Star Wars: The Rise of Skywalker.

[Gambas:Youtube]

Sebagai salah satu film profil tinggi Hong Kong yang dirilis tahun ini, produksi bersama China Ip Man 4 dipandang sebagai produk "biru" dan melambangkan sifat kolaborasi China-Hong Kong yang cenderung sesuai dengan selera penonton China, dengan mengorbankan penonton Hong Kong.

Produser veteran Wong meresmikan waralaba film Ip Man pada 2008, menjadikan Yen bintang dan membuka jalan bagi keterlibatannya dalam produksi Hollywood, termasuk spinoff Star Wars Rogue One dan memproduksi ulang live-action Disney, Mulan.

Sebelumnya, Mulan dengan sendirinya juga menjadi subyek dari boikot setelah pemain utama Crystal Liu menyuarakan dukungan untuk polisi Hong Kong.

Film Ip Man pertama memenangkan penghargaan film dan aksi koreografi terbaik di Hong Kong Film Awards 2009. Tiga seri pertama Ip Man telah meraup lebih dari US$228 juta total di seluruh dunia. (agn/end)