Johny Indo, Aktor yang Berubah Nasib Usai Keluar Penjara

tim, CNN Indonesia | Minggu, 26/01/2020 15:12 WIB
Johny Indo, Aktor yang Berubah Nasib Usai Keluar Penjara Aktor Johny Indo meninggal dunia pada Minggu (26/1). (Foto: Courtesy of Trans 7)
Jakarta, CNN Indonesia -- Johanes Hubertus Eijkenboom atau lebih populer dengan nama Johny Indo lahir di Garut, Jawa Barat, 6 November 1948. Pria 71 tahun ini meninggal dunia pada Minggu (26/1) pagi, sekitar pukul 07.45 WIB.

Johny Indo pernah amat tenar di Indonesia. Awalnya ia terkenal sebagai perampok toko emas di Jakarta dan sekitarnya pada era tahun 1970-an bersama kelompoknya, Pachinko. Padahal, sebelumnya, Johny terlebih dulu berpose sebagai seorang fotomodel. Ia kerap tampil sebagai bintang iklan, seperti iklan obat batuk hingga produk rokok.

Nama Johny mencuat seketika usai merampok toko emas di Cikini, Jakarta Pusat. Tak hanya sekali, Johny dan kawanannya saat itu mengulangi aksi yang sama sampai empat kali. Semua sasaran komplotan itu adalah toko emas.
Hasil rampokan tersebut lantas ia bagi-bagikan ke warga tak mampu di kawasan Jakarta Selatan, Utara, sampai Timur. Namun hal itu tak menghalangi aparat untuk meringkus Johny pada 1979. Pengadilan menjatuhinya dengan hukuman penjara selama 14 tahun, 10 tahun atas kepemilikan senjata api, dan empat tahun karena perampokan.


Di kala menjalani hukuman tersebut, ia sempat melarikan diri pada tahun 1982. Pelarian yang hanya berusia 12 hari itu sempat jadi sensasi nasional, tetapi akhirnya Johny menyerahkan diri.
Johny Indo, aktor yang memiliki kehidupan penuh warna, meninggal dunia pada Minggu (26/1). (Foto: Courtesy of Trans 7)
Baru setelah bebas, Johny mendapat kesempatan untuk bermain film. Uniknya, film itu bercerita tentang kehidupannya sendiri, bertajuk Johny Indo, Kisah Nyata Seorang Narapidana (1987). Dari sana, ia beranjak ke sejumlah judul lain seperti Badai Jalanan (1989), Misteri Cinta (1989), hingga tiga film di tahun 1991, yakni Ajian Ratu Laut Kidul, Misteri Ronggeng, serta Daerah Jagoan.

Setelah era 1990-an, nama Johny Indo cenderung meredup. Ia diketahui sempat menjadi mualaf, juga naik haji pada awal tahun 2000-an. Johny lalu berganti nama jadi Umar Billah dan tak jarang berdakwah.

[Gambas:Video CNN] (yoa/rea)