Kala Kreator Death Note Jadi Penggemar Pencipta Doraemon

CNN Indonesia | Kamis, 30/01/2020 20:07 WIB
Kala Kreator Death Note Jadi Penggemar Pencipta Doraemon Manga laris Death Note dibuat oleh dua orang, Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata, yang mengaku jadi penggemar Fujio Fujiko yang membuat Doraemon. (dok. VIZ Media)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komik Death Note akan kembali dirilis setelah tak lagi terbit sejak 12 tahun lalu. Komik yang dibuat Tsugumi Ohba dengan ilustrator Takeshi Obata ini pertama kali dirilis pada Desember 2003 dalam majalah komik mingguan Shonen Jump.

Nama Tsugumi Ohba kala itu dikenal bukan hanya karena kesuksesan Death Note. Ia juga dikenal karena sangat misterius. Ia ternyata menggunakan nama samaran dan hanya memberikan sedikit wawancara.

Tsugumi Ohba diketahui laki-laki dan baru dikenal dua tahun setelah komik Death Note berakhir pada 2006. Pada 2008, Tsugumi Ohba merilis komik romansa komedi mengenai mangaka alias pembuat manga dan editor dalam Bakuman.


Satu-satunya hal yang diungkap Tsugumi Ohba kepada dunia adalah keyakinan bahwa semua manusia akan mati dan tidak akan pernah hidup kembali. Sehingga, ia mengajak semua orang untuk memberikan yang terbaik ketika masih hidup.

Kedua hal tersebut disampaikan melalui 13 volume komik Death Note yang dirilis belasan tahun lalu. 

Death Note mengisahkan Light Yagami, seorang murid teladan bermasa depan cerah yang bosan dengan kehidupannya. Hingga suatu hari, Light menemukan Death Note, buku catatan yang dijatuhkan oleh Shinigami alias dewa kematian.


Orang-orang bisa meninggal apabila namanya tertulis dalam Death Note. Light menggunakan Death Note untuk memusnahkan orang-orang jahat di muka bumi. Setelah itu, ia dikenal dengan nama Kira.

"Ide utamanya adalah manusia tidak abadi. Apabila telah meninggal, mereka tidak akan kembali lagi. Sehingga, secara tidak langsung memberi tahu kita harus hidup sebaik-baiknya," ucap Tsugumi Ohba.

"Tidak ada satu manusia yang berhak menilai dan memutuskan hidup seseorang. Tidak ada satu pun yang berhak berperan sebagai Tuhan," tuturnya seperti dilansir Inverse.

Berangkat dari kepercayaan itu, Tsugumi Ohba dengan ciamik memadukan horor supernatural, thriller psikologis, serta prosedural polisi dalam Death Note. Komik itu bahkan bisa dibilang menjadi karya Ohba yang paling populer.

Komik Death Note telah melahirkan sejumlah film live-action, video gim, merchandise orisinal, panggung musikal, hingga drama televisi live-action.

Kala Kreator Death Note Jadi Penggemar Pencipta DoraemonKomik Death Note telah melahirkan sejumlah film live-action, video gim, merchandise orisinal, panggung musikal, hingga drama televisi live-action. (Courtesy Netflix US & Canada via Youtube.com)

Tsugumi Ohba mengatakan sudah suka membaca manga sejak kecil dan mengagumi beberapa mangaka atau pencipta manga seperti Fujio Fujiko (Doraemon), Fujio Akatsuka dan Shotaro Ishinomori, pembuat Super Sentai yang diadaptasi menjadi serial TV Mighty Morphin Power Rangers.

Melansir Viz, Ohba juga mengagumi rekan kerjanya Takeshi Obata. "Obata sensei merupakan orang yang sangat serius dan sensitif. Saya amat beruntung memilikinya untuk serial ini," tutur Ohba.

Juga Penggemar 'Bapak' Doraemon

Dalam kesempatan berbeda, Takeshi Obata turut mengungkapkan kreator favoritnya, salah satunya ialah Fujio Fujiko, tokoh di balik Doraemon dan Manga Michi.

"Saya juga dipengaruhi beberapa media seperti buku, film dan manga lainnya," tutur Obata dalam wawancara Comic Alliance di New York Comic Con 2014.

Banyak hasil goresan tangan Takeshi Obata yang menjadi komik hit mulai dari Death Note, Bakuman, Hikaru no Go, dan All You Need is Kill. Ia mengatakan kisah yang disampaikan penulis serta perkembangan cerita menjadi inspirasi dalam menggambar.

Kala Kreator Death Note Jadi Penggemar Pencipta DoraemonDeath Note mengisahkan Light Yagami, seorang murid teladan bermasa depan cerah yang bosan dengan kehidupannya. Hingga suatu hari, Light menemukan Death Note, buku catatan yang dijatuhkan oleh Shinigami alias dewa kematian.(dok. VIZ Media)
Takeshi Obata menyatakan selalu menyukai semua karyanya. Namun, ia mengaku selalu kesulitan dalam menggambar karakter perempuan.

"Sulit untuk mendapatkan ekspresi mereka karena saya tidak mengerti sama sekali. Membuat mereka cantik dan menggemaskan adalah hal yang paling sulit," tuturnya.

Takeshi Obata dan Tsugumi Ohba kini kembali bekerja sama untuk merilis Death Note terbaru. Komik ini akan dirilis dalam bentuk one-shot sepanjang 87 halaman dalam majalah Jump SQ yang dirilis pada 4 Februari 2020.

Death Note rilisan terbaru akan berlatar waktu kala Death Note muncul kembali di dunia di mana Kira sudah tiada. Sebagai gantinya, Shinigami Ryuk, pemilik Death Note, akan melayani Minoru Tanaka, bocah yang tiga tahun berturut-turut mencoba menjadi siswa SMP paling cerdas di Jepang. (chri/end)