X1 Dilaporkan Belum Terima Bayaran Sejak Album Debut

CNN Indonesia | Senin, 17/02/2020 17:27 WIB
Member X1 disebut belum dapat bayaran mulai dari debut hingga bubar enam pekan lalu, padahal sudah merilis album, konser, dan datang ke sejumlah acara. Member X1 disebut belum dapat bayaran mulai dari debut hingga bubar enam pekan lalu, padahal sudah merilis album, konser, dan datang ke sejumlah acara. (dok. Swing Entertainment/Stone Music Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- Member boyband X1 dilaporkan belum menerima bayaran sama sekali dari seluruh kegiatan yang dilakukan sejak debut pada Agustus 2019 dan dibubarkan pada enam pekan lalu.

Agensi dilaporkan berulang kali menghubungi CJ ENM selaku kepala perusahaan Mnet, saluran penayangan Produce X 101, dan tak mendapat respons.

Melansir Ilgan Sports, X1 telah menggelar konser perdana di Gocheok Dome Seoul, menjual lebih dari 500 ribut keping mini album perdana Quantum Leap, menjual banyak merchandise kala konser, dan menghadiri sejumlah acara musik di luar negeri seperti KCON sejak debut Agustus 2019.


Sementara itu, pihak Mnet mengatakan telah berkomunikasi secara berkala dengan para agensi mengenai pembayaran aktivitas member X1.

Padahal, CJ ENM dilaporkan mengantongi ratusan juta won dari seri ajang pencarian bakat Produce, termasuk sebesar 88 juta won hanya dari pemungutan suara secara seluler.

"Kami berencana mengirimkan laporan ke akun masing-masing agen hari ini. Kami akan mengikuti prosedur yang diperlukan," kata Mnet seperti dilansir DongA.

Pada November 2019, CJ ENM juga menyikapi permasalahan pembayaran. Kala itu, mereka menyatakan bakal membayar member X1 berdasarkan jadwal triwulanan.

CEO CJ ENM Heo Min-hee mengatakan mereka akan bertanggung jawab penuh atas hal-hal yang membuat X1 bubar.

Setelah X1 dinyatakan resmi bubar pada Januari 2020, perwakilan Mnet juga menyatakan X1 akan segera menerima bayaran.

"Banyak hal yang perlu diselesaikan. Butuh waktu lama menyelesaikan semuanya. Kami akan segera mengirimkan surat laporan ke masing-masing agensi mengenai saldo," tulis Mnet.

Permasalahan ini bermula dari manipulasi perhitungan suara yang dilakukan petinggi Mnet yang berujung pada pembubaran X1.

Manipulasi suara ternyata sudah terjadi sejak musim pertama Produce yang menghasilkan I.O.I, WANNA ONE, dan IZ*ONE. Namun, IZ*ONE tetap dipertahankan dan mulai kembali beraktivitas menyiapkan album baru.

CJ ENM sebelumnya menyatakan akan mengucurkan dana investasi 25,3 miliar won atau sekitar Rp297,7 miliar yang didedikasikan untuk industri hiburan K-Pop sebagai tanda maaf atas manipulasi suara dalam ajang audisi serial Produce.

Dana investasi tersebut akan digunakan untuk membantu finansial para artis serta pelaku hiburan K-Pop yang menjanjikan tapi kekurangan dana. Uang itu diharapkan dapat meningkatkan ekologi industri musik dan menjamin keberlangsungan K-Pop.

Namun, melansir Ilgan Sports, warganet Korea lebih ingin CJ ENM menyelesaikan pembayaran X1 terlebih dahulu sebelum mengurusi industri K-Pop yang lain. (chri/end)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK