Tidak hanya Coachella, promotor pun mengatakan bahwa wabah yang terjadi turut menunda gelaran Stagecoach Music Festival.
"Atas arahan pejabat dan otoritas kesehatan setempat, kami dengan sedih mengonfirmasi penjadwalan ulang Coachella dan Stagecoach karena masalah virus corona Covid-19," demikian pernyataan Goldenvoice, dikutip dari LA Times.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Coachella tahun ini semula dijadwalkan selama dua akhir pekan pada 10, 11, dan 12 April serta 17, 18, dan 19 April. Namun, kini diubah menjadi 9, 10, dan 11 Oktober serta 16, 17, dan 18 Oktober 2020.
Semua pembelian tiket untuk gelaran April disampaikan masih dapat digunakan untuk menghadiri acara yang dijadwal ulang pada Oktober mendatang. Namun, untuk pengembalian tiket akan diumumkan lebih lanjut pada 13 Maret.
Lebih lanjut, Coachella berharap untuk tetap dapat menampilkan sebagian besar penampil yang sama, termasuk para pemuncak panggung seperti Rage Against the Machine, Travis Scott, dan Frank Ocean.
Penundaan tersebut menyusul pengumuman SXSW pada akhir pekan lalu. Beberapa hari kemudian, tiga kasus baru terinfeksi virus corona diumumkan di Riverside County, kawasan dekat Coachella digelar, yang kemudian mendorong penundaan acara.
[Gambas:Video CNN] (agn/rea)