Oprah Bantah Digerebek Polisi karena Perdagangan Seks

CNN Indonesia | Rabu, 18/03/2020 18:30 WIB
Disebut kena gerebek polisi karena perdagangan seks, Oprah dengan lantang membantah dan menyebut ia hanya disinfeksi dan social distancing. Disebut kena gerebek polisi karena perdagangan seks, Oprah dengan lantang membantah dan menyebut ia hanya disinfeksi dan social distancing. (Ian West / POOL / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Oprah Winfrey membantah dirinya ditangkap kepolisian terkait dugaan perdagangan seks. Hal itu ia ungkapkan setelah namanya menjadi trending topic akibat kabar bohong tersebut.

Sebelumnya Oprah menjadi trending topic di Twitter pada Selasa (17/3) malam hingga Rabu (18/3) pagi karena sebuah berita yang menyebutkan ia digerebek polisi di rumahnya di Boca Raton, Florida.

"Saya diberitahu bahwa nama saya trending karena kabar BOHONG yang begitu buruk. Itu TIDAK BENAR. Tidak pernah ditangkap atau ditahan," kata Oprah Winfrey lewat akun resmi Twitternya, Rabu (18/3).




Dalam kicauan tersebut, Oprah meminta orang-orang untuk disinfeksi dan menjalankan social distancing. Ia juga meminta orang-orang untuk menjaga kesehatan.

Kabar palsu tersebut juga melampirkan rekaman video yang menampilkan rumah Oprah telah disegel oleh pihak berwenang dan digali untuk terowongan bawah tanah.

Pemberitaan palsu tersebut juga mengaitkan artis lain seperti Celine Dion, Madonna, Charles Barkley dan Kevin Spacey.

Diberitakan Newsweek, pemberitaan palsu tersebut dimulai oleh QAnon, kelompok sayap kanan yang dikenal kerap menyebarkan teori konspirasi liar.




Beberapa orang ternama turut mengomentari pemberitaan tersebut. Salah satunya ialah Produser Eksekutif The Ellen Show Andy Lassner melalui akun resmi Twitternya.

"Melihat jumlah orang yang percaya 100 persen dengan cerita palsu soal Oprah membuat saya tidak nyaman dengan perkembangan masyarakat," kata Andy.




(chri/end)