Kini, layanan streaming itu sendiri mengatakan telah memiliki 182,9 juta pelanggan secara global hingga akhir kuartal pertama. Capaian itu naik 22,8 persen dari awal tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, Netflix juga mengatakan karena penutupan produksi di Hollywood, "beberapa pengeluaran untuk konten akan tertunda, meningkatkan arus kas gratis kami, dan beberapa rilis judul akan tertunda,"
Untuk kuartal selanjutnya, Netflix menargetkan penambahan pelanggan sebesar 7,5 juta dari seluruh dunia.
"Semoga, perkembangan melawan virus akan mengizinkan pemerintah untuk meninggalkan karantina rumah segera," kata layanan itu. "Dan ketika itu terjadi, kami menduga jumlah pertumbuhan pelanggan dan penonton akan menurun,"
Salah satu acara paling populer di Netflix kala kuartal ini adalah serial dokumenter Tiger King. Nielsen menyebut acata itu menggaet 34,3 pemirsa televisi di Amerika Serikat dalam 10 hari pertama rilis.
Capaian Tiger King itu melampaui perolehan Stranger Things Season 2 dalam jangka waktu yang sama.
Variety menyebut Netflix juga memuji capaian dari sejumlah konten orisinal mereka yang berhasil mendulang penonton kala masa karantina akibat pandemi.
Sejumlah konten itu adalah Tiger King dengan perolehan 64 juta penonton, Spenser Confidental dengan 85 juta, Love is Blind dengan 30 juta. Selain itu ada La Casa de Papel alias Money Heist dengan 65 juta penonton.
Netflix pun menduga Ozark Season 3 akan mendapatkan 29 juta penonton dalam empat jam pertama.
Meski mendulang cuan, Netflix akan segera kedatangan pesaing besat. WarnerMedia berencana akan merilis HBO Max pada 27 Mei mendatang, dan NBCUniversal akan merilis Peacock pada 15 Juli.
Sementara itu, Disney Plus juga mendulang pelanggan, dengan 50 juta orang telah mendaftarkan diri dari seluruh dunia per awal April, alias lima bulan setelah layanan streaming itu resmi dirilis. (end)