Madonna Klaim Tubuhnya Punya Antibodi Virus Corona

CNN Indonesia | Sabtu, 02/05/2020 15:46 WIB
US singer-songwriter Madonna poses arriving on the carpet to attend a special screening of the film Penyanyi asal Amerika Serikat, Madonna. (AFP PHOTO / Ben STANSALL)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi asal Amerika SerikatMadonna Louise Ciccone, atau yang dikenal dengan Madonna mengklaim tubuhnya sudah mempunyai antibodi virus corona, dan sudah tidak sabar ingin jalan-jalan.

Seperti dilansir AsiaOne, Sabtu (2/5), penyanyi pop berusia 61 tahun tersebut menyatakan hal tersebut melalui video yang diunggah di akun Instagram. Di dalam video tersebut dia menyatakan ingin segera jalan-jalan dan menghirup udara yang kemungkinan terdapat virus corona (Covid-19), karena meyakini sudah mempunyai penawar di dalam tubuhnya.


"Saya menjalani pemeriksaan kemarin. Ternyata tubuh saya memiliki antibodi, jadi besok saya akan pergi jauh dengan mobil," kata Madonna dalam video yang diunggah di Instagram.


"Saya akan membuka kaca jendela mobil dan akan menghirup udara Covid-19," ujar Madonna.

Madonna saat ini tinggal di California dan terimbas penerapan penguncian wilayah (lockdown) untuk menahan penyebaran virus corona.

[Gambas:Instagram]

Belum lama ini Madonna menyampaikan pernyataan kontroversial dan mengundang perdebatan karena mengatakan virus corona adalah "sang pengimbang". Menurut dia, virus corona membuat manusia kembali seimbang lewat berbagai cara.

"Itulah Covid-19, dia tidak peduli seberapa Anda kaya, terkenal, lucu cerdas, di mana kalian tinggal, dan berapa usia Anda. Dia adalah penyeimbang sejati dan yang mengerikan darinya justru yang membuatnya hebat," ujar Madonna dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Twitter dan Instagram.

Madonna lantas melanjutkan, "Yang membuatnya mengerikan dan hebat adalah dia membuat kita seimbang melalui berbagai cara. Seperti yang saya katakan tentang akhir 'manusia' setiap malam, kita semua berada dalam sebuah kapal. Jika kapal itu tenggelam, maka kita semua ikut tenggelam."

[Gambas:Video CNN]

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sudah memperingatkan jauh-jauh hari bahwa sampai saat ini belum ada bukti yang bisa menunjukkan bahwa pasien virus corona yang sembuh sudah mempunyai antibodi dan tidak akan terinfeksi lagi. (ayp/ayp)