Artis Hollywood Galang Donasi untuk Demonstran George Floyd

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Minggu, 31/05/2020 23:50 WIB
A participant destroys a thin blue line American flag used to honor police officers during a protest outside the State Capitol over the death of George Floyd, a handcuffed black man in police custody in Minneapolis, Friday, May 29, 2020, in Denver. More than 1,000 protesters walked from the Capitol down the 16th Street pedestrian mall during the protest. (AP Photo/David Zalubowski) Aksi protes kematian Floyd di Denver, Jumat (29/5). AP/David Zalubowski
Jakarta, CNN Indonesia -- Artis Hollywood ramai-ramai menggunakan banyak platform menyuarakan kekecewaan terkait kematian George Floyd, sekaligus berdonasi menyelamatkan demonstran yang ditangkap dalam aksi protes di Minnesota dan seluruh Amerika Serikat. 

Model Chrissy Teigen menyumbangkan US$200 ribu atau sekitar Rp2,9 miliar (US$1= Rp14,6 ribu) untuk membantu seluruh demonstran yang sedang menggelar aksi di banyak titik Amerika Serikat.




Aksi protes terjadi besar-besaran pada Sabtu (30/5) waktu AS seperti di Los Angeles, San Francisco, Minneapolis, Atlanta, New York, dan banyak kota lainnya.

Selain Chrissy Teigen, Steve Carell dan Seth Rogen turut berdonasi untuk membantu pedemo sekaligus menyuarakan kekecewaan terkait penindasan sistemik yang dihadapi orang kulit hitam di AS setiap hari.

Musisi Kehlani turut mendukung aksi itu lewat donasi US$1,000 atau sekitar Rp14,6 juta. Dalam unggahan di Instagram, ia mengatakan penindasan sistemik sudah terjadi sedari dulu.

"Penyamaran polisi, diperhitungkan sebagai supremasi kulit putih, mulai menghancurkan bisnis orang kulit hitam dan minoritas. Semua terlihat seperti binatang," tulis Kehlani.

[Gambas:Instagram]

Selain itu, para artis-artis Hollywood ramai-ramai mengimbau penggemar dan semua orang membantu aksi itu lewat donasi. Melansir E Online, sumbangan itu bisa diberikan melalui Minnesota Freedom Fund, organisasi nirlaba yang membantu membayar jaminan bagi orang-orang yang tak mampu secara keuangan.

Tak hanya itu, donasi juga bisa disalurkan melalui GoFundMe yang dibentuk saudara perempuan George Floyd, Philonise Floyd. Kekecewaan sekaligus kesedihan mendalam disampaikan pihak keluarga setelah melihat hal yang dialami George Floyd.

"Seorang perwira polisi Minneapolis berlutut langsung di leher kakak saya dan membuatnya tak bisa bernapas. Petugas lainnya juga hanya menyaksikan bahkan mengikuti hal itu, tidak berusaha menyelamatkan nyawa saudara saya," kata Philonise Floyd.

"Dana ini akan digunakan untuk menutupi biaya pemakaman, konseling mental, proses pengadilan dan membantu keluarga kami dalam mencari keadilan bagi George," ucapnya.

Donasi melalui GoFundMe telah mencapai lebih dari US$4,2 juta atau lebih dari Rp62,3 miliar meski awalnya pihak keluarga hanya menargetkan US$1,5 juta atau sekitar Rp21,9 miliar.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya, Beyonce dan Ariana Grande turut bersuara melalui akun resmi media sosial mereka. Beyonce menyuarakan keadilan bagi Floyd. Tak hanya itu, ia menekankan pesan itu berlaku untuk orang kulit hitam dan juga kulit putih.

"Saya bukan hanya berbicara untuk orang kulit hitam. Jika kamu berkulit putih, hitam, coklat, atau apapun, saya yakin kamu merasa pupus harapan dengan rasisme di Amerika sekarang," kata Beyonce.

[Gambas:Instagram]
Aktor Jamie Foxx bahkan ikut turun ke jalan menyerukan kekecewaannya. Ia turut berbicara di tengah pedemo.

"Saat saya duduk bersama dua anak perempuan saya, keponakan saya. Kasus ini membuat sulit bagi seorang pria kulit hitam memberitahu anaknya bagaimana hidup di dunia ini. Hal-hal yang kita ajarkan pun seperti tidak berguna," tuturnya kepada pengunjuk rasa.

Floyd merupakan warga Afrika-Amerika yang tewas karena kesulitan bernapas akibat 'dikunci' lutut polisi Minneapolis, Minnesota. Floyd ditangkap setelah kepolisian menerima laporan dari sebuah supermarket yang mengklaim bahwa Floyd menggunakan uang palsu saat membeli barang.

Video penangkapan yang berujung kematian Floyd ini viral di sosial media. Aksi protes berlangsung di Minneapolis sehari setelah Floyd terbunuh, lalu menyebar hingga berujung kerusuhan di banyak kota di AS. 

Hingga Minggu (31/5), AS memberlakukan jam malam di 25 kota di 16 negara bagian untuk meredam kerusuhan. (chri/stu)

[Gambas:Video CNN]