Buku yang ditulis Mary itu rencanakan diluncurkan pada pekan depan. Dalam buku bertajuk "The Art of Her Deal: The Untold Story of Melania Trump" diungkap bahwa negosiasi ulang perjanjian pranikah jadi alasan penundaan kepindahan Melania dari Kota New York ke Gedung Putih di Washington DC pada 2017 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia [Melania] ingin bukti secara tertulis bahwa mengenai peluang bisnis dan warisan, Barron akan diperlakukan setara dengan tiga anak tertua Trump," tulis Jordan dikutip dari CNN.
"Saya adalah orang percaya perjanjian pranikah, meskipun itu dokumen yang mengerikan. Saya sangat percaya pada hal-hal itu," kata Trump pada CNN.
Sementara itu, Kepala Staf Melania Trump, Stephanie Grisham menampik informasi mengenai negosiasi ulang perjanjian pranikah tersebut. Ia menjelaskan, keterlambatan Melania pindah ke Gedung Putih hanya karena kendala persiapan.
"Lagi, ada buku lain tentang Melania Trump dengan informasi dan sumber-sumber palsu. Buku ini termasuk dalam genre fiksi," kata Stephanie Grisham.
Ia pun menambahkan, keterlambatan kepindahan Melania itu juga karena istri Donald Trump tersebut menginginkan kehidupan Barron senormal mungkin. Melania ingin memastikan pendidikan Barron. Sebab saat Trump memenangi pemilihan Presiden Amerika Serikat, anaknya itu masih berusia 10 tahun dan belum menyelesaikan pendidikan di New York.