Sebut 365 Days Agungkan Kekerasan Seks, Duffy Protes Netflix

CNN Indonesia | Jumat, 03/07/2020 11:58 WIB
INDIO, CA - APRIL 27:  Singer Duffy performs during day 3 of the Coachella Valley Music and Arts Festival at the Empire Polo Field on April 27, 2008 in Indio, California.  (Photo by Michael Buckner/Getty Images) Penyanyi asal Inggris, Duffy, melayangkan protes keras ke Netflix karena menayangkan film 365 Days yang ia anggap mengagungkan perdagangan seks. (Michael Buckner/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyanyi asal Inggris, Duffy, melayangkan protes keras ke layanan streaming Netflix karena menayangkan film 365 Days yang ia anggap mengagungkan perdagangan seks.

Duffy menyampaikan protes ini kepada CEO Netflix, Reed Hastings, melalui surat terbuka yang dilansir di blog pribadinya.

"365 Days mengagungkan kenyataan brutal soal perdagangan seks, penculikan, dan pemerkosaan. Ini semua tidak boleh menjadi ide hiburan bagi siapapun, juga tak bisa dideskripsikan seperti itu, atau dikomersialisasi dengan cara seperti itu," tulis Duffy seperti dikutip NME.


Dalam surat itu dia juga mengungkap pengalaman pribadi diperkosa, dibius, dan diculik.

"Saya mengajak jutaan orang yang telah menikmati film tersebut untuk merenungkan realitas tentang penculikan, perdagangan, kekerasan dan eksploitasi seksual. Pengalaman sebenarnya merupakan kebalikan dari fantasi menarik yang digambarkan," tulisnya.

Ia juga menulis, "Sangat menyedihkan Netflix menyediakan wadah untuk 'film' semacam itu, yang menjadikan penculikan secara erotis dan mengaburkan kekerasan dan perdagangan seksual sebagai film seksi. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana Netflix bisa menilai betapa berbahaya, insensitif, dan bahaya semua ini."

Penyanyi itu kemudian mendesak bos Netflix untuk berkomitmen dalam menciptakan konten tentang masalah global penculikan dan perdagangan seks, yang oleh PBB disebut sebagai "pelanggaran berat hak asasi manusia."

Duffy pun menutup suratnya ke Hastings dengan pernyataan, "Ketika kita tahu yang lebih baik, mari kita melakukannya."

Pada Februari lalu, Duffy memang pernah mengungkap kepada publik bahwa dia pernah melalui pengalaman mengerikan diperkosa, dibius, dan disekap selama beberapa hari.

"Sejujurnya, dan tolong percayalah, saya baik-baik saja dan aman sekarang. Saya diperkosa dan dibius dan disekap selama beberapa hari. Tentu saja saya bertahan. Namun, pemulihan butuh waktu. Tidak ada cara mudah untuk mengatakan hal ini," tulisnya di Instagram kala itu.

365 Days/ 365 Dni365 Days. (Dok. Ekipa via imdb)

365 Days sendiri bercerita tentang kehidupan Massimo Torricelli (Michele Morrone) yang berubah 180 derajat setelah sang ayah tewas dibunuh lawan bisnisnya. Ia lantas harus mengambil alih seluruh bisnis mafia keluarganya di Sisilia, Italia.

Sementara itu, Laura Biel (Anna-Maria Sieklucka) merupakan salah satu direktur penjualan sebuah hotel ternama di Warsawa, Polandia. Kesuksesan kariernya tak sejalan dengan kehidupan percintaannya. Bagi kekasihnya, Martin, Laura selalu menjadi nomor tiga, setelah pekerjaan dan teman.

Kala hubungannya tak kunjungi membaik, Laura malah bertemu dengan Massimo yang menculik dan membawanya ke kediaman mewah. Di sana, ia memberi tahu kebusukan Martin dan memberikan kesempatan kepada Laura untuk jatuh cinta kepadanya dalam 365 hari.

365 Days merupakan film asal Polandia yang disutradarai Barbara Bialowas dengan kisah adaptasi dari novel bertajuk serupa karya Blanka Lipinska.

(agn/has)