Netflix Batal Garap Konten Orisinal Turki karena Karakter Gay

CNN Indonesia | Kamis, 23/07/2020 16:55 WIB
Netflix membatalkan produksi konten orisinal Turki karena menolak mengikuti perintah pemerintah setempat untuk menghilangkan karakter gay dalam serial itu. Netflix membatalkan produksi konten orisinal Turki karena menolak mengikuti perintah pemerintah setempat untuk menghilangkan karakter gay dalam serial itu.(CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Layanan streaming Netflix batal memproduksi konten serial orisinal Turki bertajuk If Only. Netflix tidak ingin mengikuti permintaan pemerintah Turki untuk menghilangkan karakter gay dalam serial tersebut.

Deadline melaporkan, produksi If Only tidak bisa berjalan karena pemerintah Turki tidak memberikan izin syuting. Mereka hanya mendapat izin syuting bila menghilangkan karakter gay sesuai permintaan pemerintah.

"Karena karakter gay, izin syuting serial ini tidak diberikan, dan ini sangat menakutkan untuk masa depan," kata kreator If Only, Ece Yorenc kepada media film Turki, Altyazi Fasikul.


Sementara itu, masalah ini turut menarik perhatian Partai Keadilan dan Pembangunan yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan. Juru bicara partai ini mengaku bahwa ada kekhawatiran mengenai If Only.

Layanan streaming asal Amerika Serikat ini tidak memberikan komentar spesifik terhadap masalah ini. Netflix hanya menyatakan sangat berkomitmen pada anggota serta komunitas kreatif mereka di Turki.

"Kami bangga bisa bekerja sama dengan talenta yang luar biasa. Saat ini kami memiliki sejumlah produksi konten orisinal Turki, akan bertambah banyak di masa mendatang," pernyataan Netflix, dikutip dari Deadline.

If Only merupakan serial drama hubungan yang berisikan delapan episode. Serial ini dibintangi oleh aktris Ozge Ozpirincci yang sudah berkarier dalam dunia seni peran sejak 2007 silam.

Kisah serial ini fokus pada seorang perempuan yang tidak bahagia setelah menjadi seorang istri. Kemudian ia dibawa ke masa lalu ketika suami melamarnya.

Netflix pertama kali merilis konten orisinal Turki pada 2018 lalu lewat serial bertajuk The Protector. Serial yang selesai dalam empat musim ini mengisahkan perseteruan antara manusia biasa dengan manusia abadi.

(adp/end)

[Gambas:Video CNN]