Iflix Belum Bayar Lisensi Lebih Dari Rp9 Miliar

CNN Indonesia | Minggu, 02/08/2020 12:55 WIB
Visinema Pictures melayangkan somasi kepada layanan video on demand Iflix karena tidak memenuhi pembayaran lisensi lebih dari Rp9 miliar. Visinema Pictures melayangkan somasi kepada layanan video on demand Iflix karena tidak memenuhi pembayaran lisensi lebih dari Rp9 miliar. (Screen Capture Iflix).
Jakarta, CNN Indonesia --

Layanan video on demand (VOD) Iflix menerima somasi dari rumah produksi Visinema Pictures lantaran gagal memenuhi pembayaran lisensi lebih dari Rp9 miliar.

Menurut keterangan resmi Visinema Pictures, perusahaan melayangkan surat somasi pada Sabtu (1/8), karena Iflix tidak memenuhi pembayaran lisensi sebesar lebih dari US$664 ribu atau Rp9 miliar lebih sejak jatuh tempo September 2019 lalu.

"Kami sampaikan secara terbuka kepada iflix untuk segera dan seketika untuk melakukan pembayaran yang telah jatuh tempo Sebesar total US$664,284 selambat-lambatnya 3 hari dari tanggal Surat Terbuka ini, sebelum pada akhirnya kami melakukan segala dan setiap upaya baik secara PIDANA maupun PERDATA," tulis isi pernyataan Visinema Pictures seperti dilansir Antara, Minggu (2/8).


Visinema menuturkan perusahaan telah berupaya menagih kejelasan pembayaran dari pihak Iflix, namun tak juga mendapat jawaban hingga VOD tersebut dibeli oleh Tencent pada 24 Juni lalu.

Visinema menyatakan telah melayangkan surat peringatan pertama pada 24 Juni, namun tidak mendapat respons Iflix.

Sementara itu, mantan Co-founder dan CEO iflix, Mark Britt, sempat meminta waktu 48 jam untuk menyelesaikan masalah ini dengan CEO Visinema Pictures setelah rumah produksi itu melayangkan somasi digital pertama pada 7 Juli 2020.

Saat itu, Mark juga menawarkan skema untuk menyelesaikan masalah dan Visinema masih membuka diri untuk berdialog menyelesaikan masalah, namun hingga somasi dilayangkan tidak ada tindak lanjut yang konkret.

Visinema memaparkan undangan untuk berdialog oleh kuasa hukum pun tidak dihiraukan pihak Iflix, oleh karena itu perusahaan memutuskan melayangkan surat somasi kedua secara terbuka.

"Kami cukup menyayangkan hal ini dilakukan oleh pihak iflix. Kerugian bukan saja terjadi pada Visinema Pictures, tetapi juga investor yang punya hubungan baik dengan Visinema. Untuk itu melalui somasi ini kami masih menunggu itikad baik dari iflix," ujar CEO Visinema, Angga Dwimas Sasongko.

CNNIndonesia.com mencoba menghubungi pihak Iflix lewat email, namun hingga saat ini belum mendapatkan jawaban.

(rds/bir)

[Gambas:Video CNN]