Serial Money Heist Berlanjut ke Musim Kelima

CNN Indonesia | Senin, 03/08/2020 15:15 WIB
Kisah perampokan dalam serial Money Heist atau La Casa de Papel akan berlanjut pada musim kelima yang juga menjadi musim terakhir. Kisah perampokan dalam serial Money Heist atau La Casa de Papel akan berlanjut pada musim kelima yang juga menjadi musim terakhir. (Dok. Netflix via IMDB)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kisah perampokan dalam serial Money Heist atau La Casa de Papel tidak berakhir pada musim keempat. Serial ini akan berlanjut pada musim kelima yang juga menjadi musim terakhir.

"Kami menghabiskan waktu hampir satu tahun memikirkan cara bagaimana membubarkan kelompok ini. Bagaimana cara membuat The Professor terancam," kata kreator Money Heist, Alex Pina.

Ia melanjutkan, "Bagaimana masuk ke situasi yang tidak bisa diubah untuk banyak karakter. Hasilnya adalah musim kelima La Casa de Pape. Perang mencapai tingkat paling ekstrim dan kejam, tetapi juga musim yang paling menarik."


Cerita musim kelima akan fokus pada karakter The Professor yang diperankan Alvaro Morte. The Professor merupakan orang yang merancang perampokan dan mengarahkan anak buahnya beraksi dari jauh.

Dalam laporan Aceshowbiz, produksi Money Heist musim kelima disebut sudah berlangsung. Tim akan memulai produksi episode terakhir musim kelima pada Senin (3/8) ini di Spanyol, Denmark dan Portugal.

Selain itu, musim kelima akan kedatangan aktor baru yang belum diketahui perannya. Mereka adalah Miguel Angel Silvestre yang pernah berperan dalam serial Narcos dan Patrick Criado yang pernah berperan dalam serial The Invisible line.

Serial Money Heist bercerita tentang perampokan aset negara sebagai bentuk perlawanan yang dilakukan oleh suatu kelompok. Kelompok tersebut dipimpin oleh Sergio Marquina yang memiliki nama samaran The Professor.

The Professor merekrut delapan orang yang sudah ia pantau untuk menjalankan misi perampokan. Setiap orang tak boleh mengetahui nama asli sehingga nama mereka diganti dengan nama-nama kota di dunia.

Beberapa karakter tersebut adalah Tokyo (Ursula Corbero), Lisbon (Itziar Ituno), Berlin (Pedro Alonso), Rio (Miguel Herran) dan Nairobi (Alba Flores). Karakter Tokyo menjadi tokoh sentral karena cerita serial ini dikisahkan dari sudut pandangnya.

Tujuan The Professor melakukan perampokan aset negara bukan hanya untuk memperkaya diri. Melainkan sebagai bentuk protes terhadap sistem, bahkan ia mengajarkan lagu anti fasis bertajuk Bella Ciao kepada orang yang ia rekrut.

Pada musim pertama dan kedua, mereka merampok kantor percetakan uang. Misi mereka berjalan dengan baik meski di tengah perampokan harus melakukan improvisasi strategi.

Musim ketiga mereka memutuskan untuk merampok Bank Spanyol. Awalnya perampokan mereka berjalan dengan baik, namun pada episode delapan, karakter Lisbon (Raquel Murillo) berhasil ditangkap polisi.

Pada musim keempat yang rilis April lalu, perampokan Bank Spanyol menjadi semakin sulit. Selain karena Lisbon ditangkap, juga karena ada beberapa rencana yang tidak berjalan dengan baik.

Serial yang diproduksi Netflix ini juga akan dibuat ulang versi Korea. Melansir Ilgan Sports, Money Heist versi Korea disebut akan diproduksi Zium Contents bersama agensi BH Entertainment.

(adp/end)

[Gambas:Video CNN]