Demi Lovato Sebut Alami Pelecehan Seksual kala Overdosis

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 17/03/2021 09:35 WIB
Demi Lovato mengungkapkan pengalaman pahit kala dirinya berada dalam kondisi sulit, overdosis, pada 2018 lalu. Demi Lovato mengungkapkan pengalaman pahit kala dirinya berada dalam kondisi sulit, overdosis, pada 2018 lalu. (Kevin Winter/Getty Images for The Recording Academy /AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Demi Lovato mengungkapkan pengalaman pahit kala dirinya berada dalam kondisi sulit, overdosis, pada 2018 lalu. Dalam sebuah serial dokumenter, Demi Lovato: Dancing with the Devil, ia mengaku mengalami pelecehan seksual oleh pengedar narkoba kala overdosis.

"Saya bukan hanya overdosis. Saya dimanfaatkan," kata penyanyi 28 tahun tersebut mengenang pengalaman suram yang terjadi pada Juli 2018. Kala itu, Demi mengalami overdosis yang menyebabkan ia nyaris meninggal.

Seorang teman Lovato, Sirah Mitchell, menjelaskan bahwa penyanyi itu telah diberi heroin yang "dicampur dengan fentanil" pada malam itu.


"Dia [pelaku] juga akhirnya membuat Demi sangat mabuk dan meninggalkannya begitu saja," kata Mitchell dalam serial dokumenter tersebut.

"Ketika mereka menemukan saya, saya telanjang, membiru. Saya benar-benar dibiarkan untuk meninggal setelah dia memanfaatkan saya," kata Lovato.

"Ketika saya terbangun di rumah sakit, mereka bertanya apakah saya melakukan seks konsensual. Ada sekelebatan ingatan dia berada di atas saya. Saya menyadari itu dan mengatakan "iya"," lanjutnya.

"Tidak sampai sebulan setelah overdosis, saya menyadari, 'lo saat itu tidak dalam kondisi membuat keputusan konsensual apapun'." kata Demi Lovato.

Dalam serial tersebut, Lovato begitu emosional saat dirinya mengisahkan kembali trauma yang dihadapi, bukan hanya dari pengalaman overdosis tetapi juga pemerkosaan yang terjadi.

"Ketika saya masih remaja, saya amat akrab dengan situasi tersebut. Saya kehilangan keperawanan saya karena pemerkosaan," kata Lovato dalam film tersebut.

Lovato mengakui bahwa dia dan pelaku kala itu memang menjalani hubungan. Namun dia menjelaskan bahwa dirinya belum "siap" kehilangan keperawanan.

"Saya waktu itu menjadi bagian dari komunitas Disney yang secara terbuka mengatakan mereka menunggu [hubungan seks] sampai menikah. Saya tak merasakan romantisme pertama kali," kata Lovato.

"Itu bukan untuk saya - itu menyebalkan. Kemudian saya harus melihat orang ini sepanjang waktu, jadinya membuat saya berhenti makan dan menghadapi dengan cara yang lain," lanjutnya.

Lovato kemudian mengatakan "masa bodoh, saya akan membongkarnya" dan mengungkapkan apa yang terjadi dengan dirinya kepada orang dewasa. Namun, orang yang ia sebut sebagai pelaku "tak pernah mendapatkan ganjarannya".

[Gambas:Youtube]



"Mereka tak pernah mengeluarkannya dari film yang menyertakan dirinya. Saya selalu diam karena saya selalu ingin mengatakan sesuatu. Entahlah, saya lelah membuka mulut. Ini ceritanya," kata Demi Lovato.

Diberitakan People, dua tahun setelah pemerkosaan tersebut, Lovato Lovato berusaha untuk "mengambil kendali" dengan menghubungi para pelaku dan mencoba membalaskan dendam.

"Saya menelepon orang itu kembali sebulan kemudian dan mencoba memperbaikinya dengan memegang kendali. Semua itu membuat saya merasa lebih buruk," katanya.

"Keduanya adalah peragaan ulang trauma, dan saya benar-benar menyalahkan diri sendiri selama bertahun-tahun, itulah sebabnya saya mengalami kesulitan untuk menerima kenyataan bahwa itu adalah pemerkosaan ketika itu terjadi." kata Demi Lovato.

Demi Lovato ditemukan tak sadar usai overdosis pada 24 Juli 2018. Dia disebut sempat diberikan Narcan, obat yang digunakan sebagai pertolongan pertama dalam overdosis opioid, sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Ia pun dikabarkan mengalami sejumlah komplikasi akibat overdosis tersebut saat menjalani pemulihan usai dilarikan ke rumah sakit Cedars-Sinai, Los Angeles.

Seorang sumber mengatakan kepada TMZ bahwa penyanyi Tell Me You Love Me tersebut mengalami sejumlah komplikasi seperti mual akut dan demam tinggi.

Pihak dokter rumah sakit pun belum bisa memastikan kepulangan Demi Lovato. "Dia berada di bawah penanganan dari ahli medis rumah sakit dan diharapkan dapat segera pulih seutuhnya," kata sumber tersebut kepada TMZ, dikutip dari Variety.

Kasus overdosis tersebut menambah kembali riwayat Demi Lovato dengan dunia narkotika. Pada 2012, ia sempat menyatakan diri telah sepenuhnya bebas terhadap barang haram tersebut.

Namun menurut sumber People, Lovato memang 'salah gaul' yang berujung pada kejadian overdosis tersebut.

"Orang-orang yang nongkrong dengannya belakangan bukan teman-temannya sungguhan, mereka tidak terlalu peduli padanya. Dia membuat teman-teman sejatinya menjauh," kata sumber tersebut, kala itu.

(end)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK