Memori Manis Sinetron Ramadan Lorong Waktu

adp, CNN Indonesia | Minggu, 18/04/2021 09:00 WIB
Sempat jadi primadona untuk sebagian umat Muslim belasan tahun lalu, sinetron Lorong Waktu rupanya menyimpan sejumlah cerita di baliknya. Sinetron Lorong Waktu, eksis setiap bulan Ramadan sejak 1999 hingga 2006 (Foto: Tangkapan Layar Film Citra Sinema via Vidio)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kala suara bawel Zidan (Jourast Jordy) mengganggu Pak Haji Husin (Deddy Mizwar), itulah pertanda adzan Maghrib tak lama lagi bakal berkumandang, dan umat Muslim di akhir tahun 1990-an bersiap buka puasa.

Lewat layar kaca, sinetron Lorong Waktu menemani momen-momen bahagia sebagian umat Muslim sejak 1999 hingga 2006. Sinetron religi keluarga tersebut jadi primadona kala itu.

Mengusung konsep fiksi ilmiah (sci-fi), Deddy Mizwar, selaku sineas kreatif di balik Lorong Waktu membawa penonton ke segala ruang dan waktu, menangkap satu demi satu pesan moral.


Unsur komedi mengimbangi syiar agama dalam sinetron yang diproduksi Citra Sinema tersebut. Pesan-pesan moral terselip di antara tingkah jenaka Zidan, Pak Haji, dan tokoh-tokoh di ruang dan waktu lain.

Selaku produser dan sutradara, Deddy Mizwar kepada CNNIndonesia.com mengaku Lorong Waktu jadi salah satu media dakwah yang universal, menyenangkan untuk diterima segala kalangan.

"(Dakwah) harus disampaikan dengan gembira dan menyenangkan, bukan menakutkan. Bagaimana ceritanya kalau agama disampaikan dengan menakutkan, apalagi ditonton anak-anak kecil." ujar Deddy kala ditemui beberapa waktu lalu.

Deddy Mizwar merupakan salah satu sineas yang paling sering memproduksi sinetron religi. Salah satu yang paling terkenal adalah Lorong Waktu di mana ia menjadi produser, sutradara, dan pemain.Deddy Mizwar, sosok di balik proses kreatif sinetron Lorong Waktu (Foto: CNN Indonesia/ Andika Putra)

Namun, pertengahan tahun 2000-an, tren nafas sinetron religi di Indonesia bergeser. Mulanya menyaksikan hal-hal lucu nan menyenangkan, namun sejumlah judul sinetron jadi mempertontonkan kengerian.

Ancaman hukuman, hingga azab di dunia yang berlebihan, itu lah kemudian hal yang kemudian membuat popularitas sinetron religi memudar, meski eksistensinya masih ada hingga kini.

Lorong Waktu tak hanya membekas manis di memori sebagian masyarakat Indonesia, tapi juga untuk Jourast Jordy, pemeran bocah bandel bernama Zidan yang kini telah dewasa.

Di tempat lain, CNNIndonesia.com menemui Jordy yang kini telah berusia 28 tahun. Baginya, Lorong Waktu menjadikan masa kecilnya istimewa, baik dan buruknya, ia tumbuh berbeda dengan sekitar.

Hal tersebut juga berkaitan dengan cara Jordy menjalankan hidup hingga hari ini. Memainkan karakter Zidan selama 6 musim, membuat dirinya mendapat bekal tambahan dalam hidup.

CNNIndonesia.com akan mengulas seluk beluk memori sinetron Lorong Waktu serta perjalanan industri sinetron religi di Indonesia, dalam fokus Memori Manis Lorong Waktu pada Minggu (18/4).

(fjr/fjr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK