Armand Maulana Hingga Cak Lontong Apresiasi Vaksinasi Seniman

KPC PEN, CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 19:00 WIB
Para pekerja seni dan kreatif, mulai dari Armand Maulana hingga Cak Lontong menyambut baik program vaksinasi untuk seniman. Armand Maulana menyabut baik vaksinasi kepada pekerja seni dan budayawan. (CNN Indonesia/ M Andika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah telah melakukan vaksinasi kepada lebih dari 500 pekerja di bidang musik, film, kesenian tradisional, budayawan lokal yang diadakan sejak Sabtu (17/4) lalu. Para pekerja seni dan kreatif pun menyambut baik program vaksinasi Covid-19 tersebut.

Vokalis Band Gigi, Armand Maulana mengaku gembira sebagai pelaku ekonomi kreatif bisa mendapatkan kesempatan divaksinasi lebih cepat. Namun dia meminta vaksinasi juga segera dilakukan kepada pihak yang berkaitan erat dengan aktivitas seni dan kreatif lainnya.

"Misal di musik ada kru band, kru panggung, kru sound juga cepat bisa divaksinasi juga. Karena sebuah show tidak akan bisa berjalan tanpa mereka. Dengan begitu, kita berharap aktivitas ekonomi kreatif kembali menggeliat," ujar Armand, Senin (19/4).


Armand juga menceritakan pengalaman disuntik vaksin pada Sabtu (17/4) lalu. Dia mengaku nyaris tidak merasakan gejala atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Hanya hampir selesai (observasi) 30 menit setelah suntik tangan agak pegal dan sedikit mengantuk," tutur Armand.

Dalam kesempatan itu, Armand juga mengajak masyarakat untuk ikut vaksinasi. Sebab sebagai penyintas Covid-19, Armand menegaskan, bahwa virus itu benar-benar ada. Seperti halnya virus flu dan lainnya. Ketika sudah ada vaksinnya, tidak ada salahnya untuk disuntik vaksin.

"Memang setelah divaksin tidak jadi kuat, kebal terhadap virus tapi efeknya adalah jika belum divaksinasi apalagi punya penyakit bawaan bisa bahaya. Tetapi kalau sudah divaksin daya penyembuhan nya sangat cepat. Jadi kenapa tidak untuk divaksin. Apa salahnya. Begitu saja himbauan saya," kata Armand.

Sementara komedian Lies Hartono atau yang akrab disapa Cak Lontong mengatakan, keikutsertaannya dan seluruh masyarakat yang sudah divaksinasi merupakan hal yang harus dilakukan. Sebab vaksinasi dapat membantu pemerintah dalam upaya penanganan pandemi.

Karenanya, seniman dan budayawan antusias menjalani vaksinasi ini. Dia mengatakan, diharapkan vaksinasi kepada seniman dan budayawan ini bisa menular dan memberi semangat optimisme kepada masyarakat.

"Saya mengatakan di sini (vaksinasi) wajib kita laksanakan dan diterima masyarakat karena ini adalah yang terbaik yang bisa dilakukan masyarakat dan pemerintah untuk menghadapi masa Covid-19 ini," kata Cak Lontong.

Komedian Cak Lontong (tengah), Akbar (kanan) dan penyanyi Louise Sitanggang (kiri) mementaskan lakon Preman Parlente di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (2/3). Preman Parlente bercerita tentang lika liku cinta antara Ucok sang preman serta penipu ulung yang diperankan Cak Lontong dan kekasihnya Butet yang diperankan penyanyi Louise Sitanggang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj/18.Lies Hartono atau Cak Lontong vaksinasi wajib dilakukan karena menjadi langkah terbaik yang bisa dilakukan pemerintah dan masyarakat di masa pandemi. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan).

Adapun sutradara Nia Dinata berharap pihak-pihak yang bergerak di sektor kreatif seperti industri film juga bisa mendapatkan vaksin.

Sebab film merupakan industri yang penuh dengan kolaborasi berbagai pihak. Tidak mungkin seorang sutradara mengarahkan pemainnya dari kejauhan, tidak mungkin semua kru berjauhan. Biasanya dalam satu set film terdapat minimal 120 kru yang ikut produksi.

"Semoga kita semua bisa membuka jalan bagi teman-teman yang lain dimana mereka bisa mendaftar vaksin dan dapat segera digunakan oleh para kru tercinta kita. Karena tanpa kru, kita tidak akan bisa jadi sebuah film. Sehingga memang bisa secara mandiri daftarkan langsung vaksinasi setelah ini," kata Nia Dinata yang juga ikut divaksinasi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memastikan, vaksinasi ini akan dilanjutkan secara bertahap bagi pelaku dari subsektor ekonomi kreatif lainnya, yakni film, musik, seni pertunjukkan dan bioskop, televisi, radio serta event. Saat ini tercatat ada 25 ribu pelaku ekonomi kreatif di Jakarta.

"Kami mendukung para pelaku ekraf untuk diprioritaskan mendapatkan vaksin karena sifat kerjanya banyak bersinggungan dengan tingkat eksposur yang tinggi," kata Sandiaga Uno.

Dia berharap, vaksinasi bagi pelaku ekonomi kreatif dapat membangkitkan kembali sektor ekonomi kreatif di tanah air. Pelaku ekonomi kreatif bisa kembali melakukan produksi dan beraktivitas, namun tetap dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Setelah divaksinasi bukan berarti kita kebal terhadap virus, pulang ke rumah dan dimanapun kita harus tetap disiplin melakukan protokol kesehatan. Karena vaksin ini hanya bagian dari salah satu pilar untuk menekan penyebaran Covid-19," ujar Sandiaga.

(osc)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK