KPI Sebut Indosiar Akan Ganti Pemeran Zahra Suara Hati Istri

chri | CNN Indonesia
Rabu, 02 Jun 2021 18:00 WIB
Sinetron Suara Hati Istri menjadi perbincangan usai menampilkan pemeran berusia 15 tahun sebagai istri muda. Sinetron Suara Hati Istri (Foto: Tangkapan Layar Instagram @suarahatiistri.id)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengungkapkan stasiun TV Indosiar berkomitmen mengganti pemeran Zahra dalam sinetron Suara Hati Istri.

Komitmen tersebut disampaikan perwakilan direksi usai mengetahui hasil evaluasi KPI atas aduan masyarakat terkait peran aktris di bawah umur sebagai istri.

"Indosiar menerima apa yang disampaikan KPI dan menyampaikan komitmennya untuk mengevaluasi pemeran dan berkomitmen mengganti pemeran Zahra," kata Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan Nuning Rodiyah kepada CNNIndonesia.com, Rabu (2/6).

"Mereka juga menyadari terkait pemeran yang ditetapkan oleh PH (rumah produksi) itu sebuah kesalahan karena memutuskan anak berusia 15 tahun memerankan orang dewasa," lanjutnya.

Komitmen disampaikan melalui panggilan telepon serta pesan singkat perwakilan direksi kepada KPI. Dalam kesempatan itu, Indosiar dan rumah produksi turut berkomitmen akan menyesuaikan peran dengan umur sang artis.

Mereka juga berkomitmen untuk mengevaluasi muatan materi atau cerita dari sinetron Suara Hati Istri. Nuning menyatakan seluruh hal tersebut harus sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

Demi memastikan komitmen tersebut, KPI akan memanggil dan meminta keterangan resmi dari Indosiar dan rumah produksi, Mega Kreasi Film, pada Kamis (3/6).

"KPI besok (3/6) memanggil Indosiar dan MKF untuk memastikan implementasi komitmen tersebut. Tadi belum resmi tertulis makanya kami baru akan berita acarakan besok," ucapnya.

Sebelumnya, Nuning Rodiyah mengatakan KPI mulai mengkaji polemik sinetron Suara Hati Istri setelah menerima aduan masyarakat terkait peran aktris di bawah umur sebagai istri yang dipoligami. Kajian dilakukan sebelum menentukan langkah lebih lanjut menangani itu.

"KPI sedang melakukan kajian yang komprehensif berkaitan atas pengaduan masyarakat yang meliputi muatan cerita dan pemeran yg disinyalir anak berusia 15 tahun," kata Nuning.

"Sinetron 'Zahra' harus melakukan evaluasi pemeran dan juga muatan cerita," ucapnya.

Redaksi CNNINdonesia.com kini tengah mencoba menghubungi pihak Indosiar dan rumah produksi, namun belum mendapatkan tanggapan.

Polemik sinetron 'Zahra' atau Suara Hati Istri ini bermula ketika warganet mengetahui karakter Zahra diperankan aktris muda yang diduga masih berusia 15 tahun. Mereka juga mengkritik adegan Zahra dan Pak Tirta di atas ranjang karena perbedaan usia yang sangat jauh.

Dalam sinetron itu ia berperan menjadi istri ketiga dari pria bernama Tirta, yang diperankan oleh aktor bernama Panji Saputra. Ia digambarkan sebagai pria berusia 40 tahun dengan tiga istri.

Banyak warganet yang menilai adegan dan sinetron itu seolah menormalisasi pedofilia. Mereka meminta adegan bahkan sinetron tersebut dihentikan.

(chri/fjr)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER