Gerard Butler Gugat Produsen Film 'Olympus Has Fallen'

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 31/07/2021 10:46 WIB
Aktor Gerard Butler mengklaim rumah produksi Nu Image/Millennium Films menyelewengkan dana sehingga masuk ke kantor eksekutif sendiri. Aktor Gerard Butler telah menuntut produsen film Olympus Has Fallen atas tuduhan tidak membayarkan bagian keuntungan film. (Photo by VALERIE MACON / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktor Gerard Butler menggugat rumah produksi Nu Image/Millennium Films yang memproduksi film Olympus Has Fallen pada Jumat (30/7) waktu setempat lewat pengadilan di Los Angeles, Amerika Serikat.

Ia menuduh rumah produksi tersebut tidak membayarkan setidaknya US$10 juta dari keuntungan film Olympus Has Fallen (2013), yang seharusnya menjadi miliknya.

Dikutip dari Variety, Gerard Butler mengklaim produser film menyembunyikan pemasukan puluhan juta dolar dan menyelewengkan dana sebesar US$8 juta yang masuk ke eksekutifnya sendiri.


"Produser telah mendapatkan puluhan juta dolar dari film Olympus Has Fallen, tetapi menolak untuk membayar Butler sepeser pun dari pendapatan kotor dan keuntungan yang dijanjikan kepadanya dalam perjanjian para pihak," isi dalam surat gugatan Butler.

"Butler menolak untuk mentolerir kesalahan terdakwa. Butler bekerja dengan tergugat untuk membawa kesuksesan pada waralaba film. Dia menuntut pembagian yang adil," lanjutnya.

Seperti diketahui, dalam film itu Gerard Butler berperan sebagai Mike Banning, seorang agen Secret Service yang harus menyelamatkan presiden dari penyandera.

Film ini meraup pemasukan hingga US$170 juta di seluruh dunia, sehingga produsen juga merilis dua sekuel yang sukses di pasaran yakni London Has Fallen (2016) dan Angel Has Fallen (2019).

Menurut gugatan itu, dalam kontrak Butler memiliki hak 10 persen dari laba bersih, ditambah 6 persen dari penerimaan kotor domestik yang disesuaikan menjadi di atas US$70 juta dan 12 persen dari penerimaan kotor luar negeri yang disesuaikan menjadi di atas US$35 juta.

Selain itu, perusahaan produksi Gerard Butler juga berhak atas 5 persen dari laba bersih, dan Butler akan menerima bonus tertentu karena film itu mencapai status box office.

Gugatan itu juga menyebutkan bahwa Butler dituduh mengetahui laporan akuntansi yang tidak benar dari produser. Butler keberatan dengan pernyataan tersebut.

Auditor yang disewa Butler dalam gugatan ini menemukan bahwa nilai penerimaan domestik dikecilkan sebesar US$17,5 juta, dan penerimaan produsen dikecilkan sebesar US$12 juta, termasuk US$8 juta yang diberikan kepada eksekutif.

Gugatan dari Gerard Butler itu muncul sehari setelah aktris Scarlett Johansson menggugat Walt Disney Co, karena menayangkan film Black Widow yang dibintanginya di layanan streaming Disney+ bersamaan dengan peluncuran di layar lebar.

Menurut Johansson hal itu melanggar kontrak kerja sama yang dibuat dia dan Disney.

(nly/vws)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK