Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu tema kemanusiaan yang diangkat dalam layar lebar adalah perihal pengungsi. Banyak film, baik berupa dokumenter maupun panjang, mengisahkan perjuangan pengungsi bertahan hidup.
Beberapa di antara film soal pengungsi tersebut berlatar konflik sosial yang masih terjadi seperti di Suriah. Namun ada pula film berlatar konflik yang telah menjadi sejarah.
Film-film ini menggambarkan perjuangan para pengungsi untuk bisa bertahan hidup, ketika tanah airnya dibalut konflik, keluarganya tercabik-cabik, hingga menghadapi berbagai ketidakpastian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut lima film soal pengungsian yang bisa disaksikan di sejumlah layanan streaming:
1. First They Killed My Father
First They Killed My Father merupakan film sejarah biografi garapan Angelina Jolie. Film ini diangkat dari buku berjudul sama yang ditulis oleh seorang penulis asal Kamboja bernama Loung Ung.
Film ini mengisahkan seorang puteri perwira militer Kamboja bernama Loung kala Perang Vietnam. Keluarga Loung melarikan diri karena tentara Khmer Merah mengusir semua orang dari kota-kota di Kamboja dengan dalih akan dibom oleh Amerika Serikat yang terlibat dalam Perang Vietnam.
Keluarga Loung tiba di desa tempat saudara ayahnya tinggal. Namun suatu saat ayah Loung pergi dan tidak kembali serta ibunya tidak mau mengurus anak-anaknya.
Loung pun pergi ke sebuah desa dan berpura-pura sebagai anak petani yatim piatu, kemudian ia masuk ke kamp pelatihan tentara anak-anak.
Film ini berlatar pada 1975 dan dibintangi pemeran asal Kamboja, seperti Sreymoch Sareum, Kompheak Phoeung, Socheta Sveng, dan Sreyneang Oun.
Film berdurasi 2 jam 16 menit ini rilis pada 2017 dan dapat disaksikan di Netflix.
[Gambas:Youtube]
2. Beasts of No Nations
Beasts of No Nations merupakan film perang yang mengisahkan seorang anak laki-laki bernama Agu. Ia tinggal di sebuah desa kecil bersama orang tua dan saudara kandungnya.
Di desa tersebut terjadi pertempuran antara pemberontak dan pasukan pemerintah. Pasukan pemerintah mencoba untuk mengumpulkan penduduk desa yang tersisa untuk dieksekusi, namun Agu berhasil melarikan diri dan terjebak dalam pertempuran gerilya.
Beasts of No Nations dirilis tahun 2015 dan berdurasi 2 jam 16 menit. Film ini ditulis dan disutradarai oleh Cary Joji Fukunaga. Film ini dapat disaksikan di Netflix.
[Gambas:Youtube]
film soal pengungsian lanjut ke sebelah...
5 Film Soal Pengungsi - Part 2
Film Born in Syria dapat disaksikan melalui layanan streaming Netflix.: (dok. Claqueta, La/Contramedia Films/Doc Land Films via IMDb)
3. Born in Syria
Film dokumenter ini mengisahkan sekelompok anak-anak Suriah yang mengungsi ke Eropa demi mendapatkan kehidupan baru.
Mereka melarikan diri dari perang saudara yang terjadi di Suriah. Perang ini telah menyebabkan warga Suriah harus meninggalkan negara mereka.
Film yang digarap oleh Hernan Zin ini rilis pada 2016. Film ini dapat disaksikan di layanan streaming Netflix.
[Gambas:Youtube]
4. Refugee
Film ini berisi kisah cinta seorang pengungsi yang tertangkap di tengah perbatasan India dan Pakistan.
Manzur Ahmad dan keluarganya yang bermukim di Bihar adalah imigran. Mereka datang ke Pakistan Timur pada 1947. Namun usai Bangladesh dibentuk pada 1971, ia dan beberapa orang lainnya pindah ke bagian barat Pakistan.
Mereka dibantu seorang agen yang hanya dikenal dengan julukan "Refugee" untuk melintasi padang Rann of Kutch ke Pakistan. Kemudian si agen bertemu dan jatuh cinta dengan Nazneen Ahmed, putri Manzur Ahmad.
Suatu hari, Refugee melintasi wilayah perbatasan untuk menemui Nazneen. Namun ia ditangkap oleh penjaga Pakistan dan dipukuli serta dikirim ke India.
Film ini dirilis pada 2000 dan dibintangi oleh Abhishek Bachchan, Kareena Kapoor, Sunil Shetty, Jacky Shroff dan aktor India lainnya.
5. A Syrian Love Story
Film dokumenter produksi Inggris ini dibuat selama 5 tahun. Film ini mengisahkan perjalanan sebuah keluarga Suriah pada masa saat ini.
Dikisahkan, Amer bertemu dengan Raghda di sebuah penjara Suriah pada 15 tahun lalu. Ketika dibebaskan, mereka memutuskan untuk menjalin rumah tangga. Namun kediktatoran keluarga Assad yang memimpin Suriah kala itu menjadikan keluarga ini tercabik-cabik.
Anak-anak Amer dan Raghda, Bob dan Kaka yang berusia empat dan 14 tahun, menghabiskan hidup mereka menyaksikan orang tuanya masuk penjara karena persoalan politik.
Film ini merupakan hasil karya Sean McAllister dan dirilis pada 2015. A Syrian Love Story dapat disaksikan melalui akun Youtube Real Stories.
[Gambas:Youtube]