Jakarta, CNN Indonesia -- Dunia hiburan China ramai diperbincangkan netizen dalam dua pekan terakhir, akibat kebijakan pengetatan pemerintah China, mulai dari penghapusan sistem ranking idola hingga pemblokiran eksistensi atau informasi artis tanpa mengungkapkan alasannya.
Akhir pekan lalu (28/8), pemerintah China menghapus peringkat popularitas artis sebagai upaya 'membersihkan' budaya fandom.
Hingga pada awal pekan ini (31/8), Jet Li dirumorkan menjadi target selanjutnya daftar hitam pemerintah China setelah eksistensi Vicki Zhao benar-benar dihilangkan dari internet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut beberapa hal yang terjadi di industri hiburan China belakangan ini yang dinilai sebagai bentuk penertiban oleh pemerintah.
Weibo Tangguhkan Situs Fan akibat Fanwar
Pekan lalu, penggemar dari Zhao Liying dan Wang Yibo terlibat dalam perseteruan. Seperti dilansir South China Morning Post pada Jumat (27/8), fan Zhao Liying menyerang penggemar Wang Yibo di media sosial terkait dugaan proyek baru sang idola.
Wang Yibo dan Zhao Liying pernah membintangi The Legend of Fei pada 2019. Kemudian, beredar kabar keduanya akan kembali beradu akting dalam Ye Man Sheng Zhang, meski produser acara tidak pernah mengonfirmasi hal itu.
Penggemar Zhao Liying kemudian mengatakan Wang Yibo adalah aktor yang buruk dan meminta studio membatalkan kerja sama. Hal itu membuat fan Wang Yibo langsung membela idola mereka.
Pada 24 Agustus 2021, Weibo mengumumkan telah menangguhkan 2.150 akun, menghapus 1.300 komentar kasar, dan memblokir permanen 140 akun terkait Zhao Liying serta 60 akun terkait Wang Yibo.
Tak hanya itu, akun resmi studio Zhao Liying juga ditangguhkan 15 hari karena dinilai tidak proaktif dalam mengintervensi perdebatan tersebut.
Kondisi tersebut membuat Zhao Liying meminta maaf. Menurutnya, ia turut bertanggung jawab atas insiden tersebut.
"Saya meminta penggemar saya bisa berbicara dengan beradab, harmoni, dan rasional di internet," kata Zhao Liying.
Fan war itu membuat Cyberspace Administration of China berencana membuat kampanye internet bersih dari fan toksik. Kampanye itu disebut sebagai qinglang.
Penundaan Survival Show
CEO iQIYI Gong Yu dalam Simposium Asosiasi TV China pada 25 Agustus 2021 mengatakan platform streaming miliknya akan membatalkan rencana penayangan idol survival shows dan sistem off-site voting dalam beberapa tahun mendatang.
Menurutnya, seperti dilansir The Strait Times pada Senin (27/8), langkah itu diambil untuk secara jelas membatasi diri dari tren yang tidak sehat di industri tersebut.
Seperti dilansir Global Times pada 8 Mei 2021, survival show iQIYI, Youth with You, resmi menghentikan musim ketiga dan bahkan episode final setelah terjadi permasalahan pemungutan suara.
Acara survival itu juga disorot karena aksi para penggemar yang memborong susu kemasan sponsor Youth With You, agar bisa memberikan suara lewat scan QR codes di dalam tutup kardus. Para penggemar kemudian membuang sembarangan susu karena hanya mengambil tutupnya.
Kritik keras diberikan terutama kepada Mengniu, sponsor acara, karena situasi tersebut sejatinya sudah terjadi sejak musim kedua. Mereka dinilai tidak belajar dari kesalahan.
10 Poin Pemerintah China 'Perbaiki' Fandom
Pada 27 Agustus 2021, pemerintah China menghapus seluruh daftar peringkat artis dari internet. Mereka juga meminta pengurangan fungsi tombol "like" dan "comment".
Seperti dilansir The Guardian pada Jumat (27/8), mereka berpendapat penilaian harus berdasarkan orientasi kerja dan evaluasi profesional.
Pemerintah China juga meminta pihak artis dan pengelola situs penggemar mengetatkan aturan untuk menghindari fan saling merundung. Mereka turut melarang aktivitas penggalangan dana dan keterlibatan anak-anak.
Pembatasan Pembelian di Platform Streaming Musik
Sejumlah layanan streaming musik di China seperti QQ Music dan NetEase Cloud Music menerapkan peraturan baru yakni fan hanya diizinkan membeli satu kopi album digital.
Seperti dilansir Shanghai Daily pada Senin (30/8), keputusan itu diambil untuk meredam kekacauan di sektor hiburan online dan budaya penggemar.
Pemblokiran Vicki Zhao di halaman selanjutnya...
Pemblokiran Vicki Zhao dan Rumor Jet Li Jadi Target
Jet Li Dirumorkan Jadi Target Daftar Hitam Pemerintah China Selanjutnya. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Skandal Zheng Shuang
Aktris top China Zheng Shuang didenda 299 juta yuan atas kasus penghindaran pajak dan pendapatan yang tidak dilaporkan pada 2019-2020. Ia juga sempat terlibat skandal ibu pengganti pada awal 2021.
Di tengah rencana bersih-bersih industri hiburan, hal itu membuat regulator penyiaran China menarik seluruh serial yang dibintangi Zheng Shuang dari peredaran.
Seperti dilansir The Strait Times pada Sabtu (27/8), mereka juga meminta produser untuk tidak mempekerjakan Zheng Shuang di masa mendatang.
Pemblokiran Vicki Zhao
Sementara itu, seluruh informasi serta hal-hal yang berhubungan dengan aktris senior Zhao Wei atau Vicki Zhao menghilang dari internet sejak Kamis (26/8) tanpa alasan yang jelas.
Nama Vicki Zhao dari serial, film, video pendek layanan streaming China, seperti Tencent Video, iQIYI, dan Youku menghilang begitu saja. Acara-acaranya masih bisa disaksikan tapi keterangan keterlibatan Zhao dihilangkan.
Tak hanya itu, seperti dilansir South China Morning Post pada Sabtu (27/8), tagar yang berhubungan dengan Vicki Zhao juga dihapus dari Weibo.
Tak ada keterangan jelas mengenai hal itu. Sehingga, sejumlah rumor beredar. Seperti dilansir The Strait Times pada Selasa (31/8), netizen menduga hal tersebut akibat hubungan bisnis dengan taipan Jack Ma, termasuk kepemilikan saham di Alibaba Pictures Group.
Selain berakting, Vicki Zhao juga seorang pebisnis, sutradara, dan penyanyi. Hal itu membuatnya menjadi salah satu artis terkaya dalam sepanjang sejarah China.
Pada 2017, Vicki Zhao dan sang suami, Huang Youlong dilarang terlibat pasar sekuritas China selama lima tahun karena penemuan penyimpangan dalam tawaran pengambilalihan perusahaan animasi yang tidak jelas.
Tak hanya itu, Zhang Zhehan aktor yang bernaung di agensi milik Vicki Zhao juga masuk daftar hitam akibat berfoto di depan Kuil Yasukuni, Jepang pada 2018.
Kuil Yasukuni merupakan bentuk penghormatan tentara Jepang yang tewas dalam pertempuran negara. Itu juga menjadi titik kontak politik yang sangat sensitif di China.
Oleh sebab itu, menghilangnya eksistensi Vicki Zhao dari dunia maya China dinilai menjadi salah satu langkah pemerintah setempat 'menertibkan artis nakal'.
Rumor Jet Li Jadi Target Selanjutnya
Aktor seni bela diri ternama, Jet Li, dirumorkan akan menjadi target selanjutnya untuk masuk daftar hitam pemerintah China. Rumor itu beredar setelah eksistensi Vicki Zhao dihapus dari dunia maya di China.
Selain itu beredar juga daftar belum terverifikasi yang diduga dari Administrasi Radio dan Televisi Nasional China terkait pembatasan baru bagi artis-artis yang memegang kewarganegaraan asing.
Mulai dari Jet Li yang memegang kewarganegaraan Singapura, kemudian Liu Yifei (Amerika), Nicholas Tse (Kanada), Zhang Tielin (Inggris), Mark Chao (Kanada), Will Pan (Amerika), dan Wang Leehom (Amerika).
Sehingga, Sutradara Zhou Guogang menyarankan Jet Li untuk segera melarikan diri. Zhou Guogang merupakan sutradara asal China yang dahulu kerap mengunggah gosip-gosip artis di akun Douyin miliknya.
"Cepat larikan diri. Bulan depan, rumahmu mungkin akan runtuh," kata Zhou Guogang seperti dilansir The Strait Times pada Selasa (31/8).