Rekam Jejak Coki Pardede sebelum Ditangkap Polisi karena Sabu
CNN Indonesia
Sabtu, 04 Sep 2021 13:46 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Komika Coki Pardede ditangkap polisi setelah kedapatan mengonsumsi Sabu, Rabu (1/9). Berikut rekam jejak Coki Pardede di dunia hiburan.(Foto: Tangkapan Layar Instagram/@cokipardede666)
Jakarta, CNN Indonesia --
Komika Coki Pardede ditangkap polisi setelah kedapatan mengonsumsi sabu, Rabu (1/9). Coki ditangkap oleh Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota di perumahan di daerah Pagedangan, Kota Tangerang.
Dari tangan Coki, polisi menyita beberapa barang bukti seperti alat suntik dan narkoba jenis sabu seberat 0,5 gram. Dari pemeriksaan, terungkap bahwa Coki mengonsumsi sabu dengan cara disuntikkan lewat dubur.
Sebelum ditangkap karena menggunakan narkoba, Coki Pardede dikenal luas sebagai seorang komika yang melejit setelah mengikuti kontes Stand Up Comedy Indonesia Season 4 (2014). Sepanjang kariernya, Coki dikenal kerap melontarkan kalimat-kalimat kontroversial.
Salah satunya, saat dia mengomentari kasus dugaan pelecehan seksual Gofar Hilman. Dalam unggahannya di Twitter, Coki berpendapat bahwa pelaku pelecehan seksual memiliki karya yang bagus untuk dinikmati.
"Biasanya public figur yang kena kasus pelecehan seksual atau skandal seks itu rata-rata bakatnya luar biasa lho atau pencapaiannya gokil. Harvey Weinstein, Bill Cosby, Bill Clinton, Tiger Wood, Arnold Schwarzenegger, dll. Yang enggak bisa disebut satu-satu," tulis Coki.
Pernyataan yang dilontarkan Coki pada Juni 2021 lalu ini membuat geger warganet lantaran dinilai tidak memberikan simpati kepada korban pelecehan.
Sebelumnya, Coki juga pernah membuat geger warganet setelah melontarkan candaan soal banjir Jakarta 2020 lalu. Ia menyinggung soal korban banjir dan azab maksiat.
"Buat yang semalem enggak "maksiat" tapi ikut kena dampak "azab" banjir juga, mending semalem mabok dan *****. Kami basah-basahan tapi dalam keadan senang. Anda basah-basahan tetap sebel hahaha" cuit Coki di akun Twitternya pada awal tahun 2020.
Unggahan tersebut membuat Coki Pardede diprotes dan dihujat. Bahkan akun Twitternya sampai hilang. Kini, ia telah membuat konten baru.
Simak kontroversi Coki Pardede lainnya di halaman berikut ini.
Tak hanya di media sosial pribadinya, Coki juga kerap melontarkan pernyataan kontroversial saat tampil di channel Youtube Majelis Lucu Indonesia (MLI).
Salah satunya ketika ia dan Tretan Muslim, yakni rekannya di MLI membahas soal babi dan kurma.
"Jadi bagaimana ceritanya kalo sari-sari kurma masuk ke dalam pori-pori daging babi, apakah cacing pitanya akan mualaf?" kata Coki kala itu.
Lawakan tersebut menuai banyak komentar negatif dari netizen. Mereka dianggap mempermainkan agama dan menyakiti umat Islam.
Kemudian pada Rabu (1/9) Coki Pardede ditangkap oleh Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota di perumahan di daerah Pagedangan, Kota Tangerang.
Terkait kasus tersebut, PT Jenaka Sumber Rejeki atau Majelis Lucu Indonesia (MLI) selaku manajemen talenta yang menaungi Reza Pardede alias Coki Pardede buka suara. Pihak MLI membenarkan bahwa Coki ditangkap pihak kepolisian.
"Talent kami benar telah dijemput oleh pihak kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota untuk diproses hukum lebih lanjut," pernyataan CEO PT Jenaka Sumber Rejeki, Patrick Effendy, yang diunggah ke akun Instagram MLI, Kamis (2/9).
Pada pernyataan tersebut Patrick juga menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukan artis dari MLI. Ia mengatakan saat ini tengah mengupayakan komunikasi kepada pihak keluarga, kepolisian, klien, dan media.
Coki seyogyanya tengah mempersiapkan tur special standup comedy bertajuk 'Maaf Saya Tersinggung. Tur dijadwalkan digelar September hingga November 2021. Namun, MLI menyatakan bahwa Coki tidak akan terlibat dalam tur standup comedy yang telah dijadwalkan.
"Kami pastikan [tur Maaf Saya Tersinggung] tak melibatkan Coki," ujar Gian Luigi, selaku General Manager MLI kepada CNNIndonesia.com, Jumat (3/9).
Jakarta, CNN Indonesia --
Komika Coki Pardede ditangkap polisi setelah kedapatan mengonsumsi sabu, Rabu (1/9). Coki ditangkap oleh Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota di perumahan di daerah Pagedangan, Kota Tangerang.
Dari tangan Coki, polisi menyita beberapa barang bukti seperti alat suntik dan narkoba jenis sabu seberat 0,5 gram. Dari pemeriksaan, terungkap bahwa Coki mengonsumsi sabu dengan cara disuntikkan lewat dubur.
Sebelum ditangkap karena menggunakan narkoba, Coki Pardede dikenal luas sebagai seorang komika yang melejit setelah mengikuti kontes Stand Up Comedy Indonesia Season 4 (2014). Sepanjang kariernya, Coki dikenal kerap melontarkan kalimat-kalimat kontroversial.
Salah satunya, saat dia mengomentari kasus dugaan pelecehan seksual Gofar Hilman. Dalam unggahannya di Twitter, Coki berpendapat bahwa pelaku pelecehan seksual memiliki karya yang bagus untuk dinikmati.
"Biasanya public figur yang kena kasus pelecehan seksual atau skandal seks itu rata-rata bakatnya luar biasa lho atau pencapaiannya gokil. Harvey Weinstein, Bill Cosby, Bill Clinton, Tiger Wood, Arnold Schwarzenegger, dll. Yang enggak bisa disebut satu-satu," tulis Coki.
Pernyataan yang dilontarkan Coki pada Juni 2021 lalu ini membuat geger warganet lantaran dinilai tidak memberikan simpati kepada korban pelecehan.
Sebelumnya, Coki juga pernah membuat geger warganet setelah melontarkan candaan soal banjir Jakarta 2020 lalu. Ia menyinggung soal korban banjir dan azab maksiat.
"Buat yang semalem enggak "maksiat" tapi ikut kena dampak "azab" banjir juga, mending semalem mabok dan *****. Kami basah-basahan tapi dalam keadan senang. Anda basah-basahan tetap sebel hahaha" cuit Coki di akun Twitternya pada awal tahun 2020.
Unggahan tersebut membuat Coki Pardede diprotes dan dihujat. Bahkan akun Twitternya sampai hilang. Kini, ia telah membuat konten baru.
Simak kontroversi Coki Pardede lainnya di halaman berikut ini.
Rekam Jejak Coki Pardede sebelum Ditangkap Polisi karena Sabu
Komika Coki Pardede ditangkap polisi setelah kedapatan mengonsumsi Sabu, Rabu (1/9). Berikut rekam jejak Coki Pardede di dunia hiburan.(Foto: Tangkapan layar instagram @cokipardede666)
Tak hanya di media sosial pribadinya, Coki juga kerap melontarkan pernyataan kontroversial saat tampil di channel Youtube Majelis Lucu Indonesia (MLI).
Salah satunya ketika ia dan Tretan Muslim, yakni rekannya di MLI membahas soal babi dan kurma.
"Jadi bagaimana ceritanya kalo sari-sari kurma masuk ke dalam pori-pori daging babi, apakah cacing pitanya akan mualaf?" kata Coki kala itu.
Lawakan tersebut menuai banyak komentar negatif dari netizen. Mereka dianggap mempermainkan agama dan menyakiti umat Islam.
Kemudian pada Rabu (1/9) Coki Pardede ditangkap oleh Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota di perumahan di daerah Pagedangan, Kota Tangerang.
Terkait kasus tersebut, PT Jenaka Sumber Rejeki atau Majelis Lucu Indonesia (MLI) selaku manajemen talenta yang menaungi Reza Pardede alias Coki Pardede buka suara. Pihak MLI membenarkan bahwa Coki ditangkap pihak kepolisian.
"Talent kami benar telah dijemput oleh pihak kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota untuk diproses hukum lebih lanjut," pernyataan CEO PT Jenaka Sumber Rejeki, Patrick Effendy, yang diunggah ke akun Instagram MLI, Kamis (2/9).
Pada pernyataan tersebut Patrick juga menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukan artis dari MLI. Ia mengatakan saat ini tengah mengupayakan komunikasi kepada pihak keluarga, kepolisian, klien, dan media.
Coki seyogyanya tengah mempersiapkan tur special standup comedy bertajuk 'Maaf Saya Tersinggung. Tur dijadwalkan digelar September hingga November 2021. Namun, MLI menyatakan bahwa Coki tidak akan terlibat dalam tur standup comedy yang telah dijadwalkan.
"Kami pastikan [tur Maaf Saya Tersinggung] tak melibatkan Coki," ujar Gian Luigi, selaku General Manager MLI kepada CNNIndonesia.com, Jumat (3/9).