Jakarta, CNN Indonesia -- Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia pada Selasa (7/9). Penyanyi sekaligus pembawa acara senior Koes Hendratmo meninggal dunia.
Koes Hendratmo tercatat telah melahirkan sejumlah album studio, di antaranya Lambaian Bunga (1959), Sansaro (1968), Wanita Wanita (1970), Pop Batak Legendaris (2000), dan My Love for You (2011).
Namun bukan hanya itu, Koes Hendratmo dikenal luas sebagai pembawa acara kuis bertema musik Berpacu dalam Melodi, di mana peserta menebak judul lagu yang dilantunkan dalam acara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara tersebut berlangsung dalam bermusim-musim sejak pertama kali mengudara melalui TVRI pada 1988. Bahkan, jejak Koes Hendratmo dengan Berpacu dalam Melodi diteruskan oleh sejumlah musisi lainnya meski tidak lagi di bawah naungan TVRI.
Berikut kronologi kabar duka Koes Hendratmo meninggal dunia hingga dimakamkan:
Konfirmasi Koes Hendratmo Meninggal
Koes Hendratmo dikonfirmasi meninggal dunia oleh manajer Bonita yang merupakan anak dari mendiang. Koes Hendratmo meninggal dunia pada usia 79 tahun.
"Betul, ayahnya mba Bonita (Koes Hendratmo) meninggal," ujar Nia, manajer Bonita pada CNNIndonesia.com, Selasa (7/9).
Nia pun mengungkap kemungkinan penyebab meninggalnya Koes Hendratmo.
"Kemungkinan meninggal karena jantung. Beliau memang punya riwayat penyakit jantung" lanjut Nia.
[Gambas:Instagram]
Empat Bulan Usai Sang Istri Meninggal
Koes Hendratmo diketahui meninggal dunia empat bulan setelah kepergian istrinya tercinta, Aprilia Puspitawati.
Aprilia Puspitawati, meninggal dunia pada Kamis (20/5) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Aprilia meninggal dunia saat berusia 52 tahun.
Koes Hendratmo bahkan sempat mengunggah momen saat bersama Aprilia Puspitawati sebelum sang istri tercinta meninggal dunia. Kala itu, Koes mengunggah foto ketika mereka baru menikah.
Foto lawas itu diunggah saat pernikahan mereka genap berusia 14 tahun.
"Happy 14th Anniversary CINTA!," tulis Koes dalam unggahannya.
Koes Hendratmo menikah dengan Aprilia Puspitawati menikah pada 14 Januari 2007 di Taman Mini Indonesia Indah. Itu menjadi pernikahan kedua bagi Koes Hendratmo setelah bercerai dari Herdawati Bakrie.
[Gambas:Instagram]
Dunia Hiburan Berduka
Kabar Koes Hendratmo meninggal dunia membuat dunia hiburan berduka. Banyak insan musik dan pekerja industri hiburan mengucapkan bela sungkawa hingga mengenang sosok Koes Hendratmo.
Salah satunya David Bayu. Ia adalah pembawa acara Berpacu dalam Melodi pertama setelah Koes Hendratmo. Melalui unggahan video di media sosial, ia mengenang momen pertemuannya dengan sang legenda.
Dalam video itu, Bayu terlihat begitu bersemangat untuk bertemu dengan musisi sekaligus pembawa acara legendaris Koes Hendratmo.
Ketika bertemu, David Bayu disambut pelukan dan senyuman Koes Hendratmo. Setelah itu, David juga langsung mencium tangan sosok legendaris itu.
"Ini adalah awal dan akhir perjumpaan saya dengan Om Koes Hendratmo selamat jalan Om semoga damai di sisi Allah," cuit David Bayu.
Begitu pula dengan Helmy Yahya. Helmy Yahya melalui Instagram menulis pesan duka atas meninggalnya Koes Hendratmo. Ia menyebut Koes Hendratmo sebagai guru, sekaligus pembawa acara terbaik.
"Selamat jalan, guruku, penyanyi dan MC terbaik Indonesia! Semoga diterima disisi-Nya! You will be missed!" tulis Helmy dalam keterangan foto yang diunggah.
"Terima kasih untuk segala hiburan yang sudah Mas Koes Hendratmo berikan kepada kami. Senyummu, keramahanmu dan suara merdumu tak akan tergantikan!" ucap Helmy melalui keterangan video.
[Gambas:Instagram]
Kronologi Koes Hendratmo meninggal dunia lanjut ke sebelah...
Kronologi Koes Hendratmo Meninggal Dunia - Bagian 2
Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia kala Koes Hendratmo meninggal dunia pada Selasa (7/9). (AFP/OEDAY ABDULLAH)
Dalam unggahan di Instagram pada Selasa (7/9), Armand Maulana berterima kasih atas segala jasa Koes Hendratmo di dunia hiburan selama ini. Ia juga memanjatkan doa yang terbaik bagi sosok legendaris itu.
"Insyaallah mas sekarang ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT..Husnul Khotimah Aamiin Ya Rabb," tulis Armand.
"Terima kasih atas jasa mas di dunia entertainment Indonesia selama ini. Mas sudah menjadi mentor buat kami.." tulis Armand Maulana di laman Instagram pribadinya.
Kenangan di Berpacu dalam Melodi
Duka juga dirasakan oleh 'murid' Koes Hendratmo kala masih aktif di Berpacu dalam Melodi. Seorang mantan produser acara tersebut, Agus Mulyadi, mengisahkan kenangan manis yang pernah ditoreh Koes Hendratmo kala aktif di acara legendaris tersebut.
"Dia [Koes Hendratmo] adalah satu mentor yang baik buat junior seperti saya kala itu. Beliau tidak pernah memandang rendah (anak muda), justru terbuka untuk diskusi dan ide-ide baru," ujar Agus Mulyadi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (7/9).
Selain itu, Koes Hendratmo juga dikenal sebagai sosok yang memiliki selera humor tinggi. Sehingga, kehadirannya selalu keceriaan bagi semua orang.
"Mas Koes salah satu figur yang membuat syuting saat itu jadi menyenangkan karena suka melemparkan candaan, termasuk dengan para personel Band Ireng Maulana All Stars kala itu," lanjut Agus.
"Beliau memberikan saran untuk bisa mendapat engagement pemirsa dengan trik senyuman tiba-tiba atau tatapan tiba-tiba ke kamera di bagian-bagian tertentu saat kuis karena akan beda efeknya saat menonton," ujar Agus.
Kisah dari Agus soal Koes Hendratmo bisa dilihat selengkapnya di sini.
[Gambas:Instagram]
Dimakamkan di TPU Karet Bivak
Koes Hendratmo telah dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat pada Selasa (7/9) malam. Ia dimakamkan beberapa jam setelah dikonfirmasi meninggal dunia pada Selasa (7/9) siang.
Tangis pilu mengiringi proses pemakaman penyanyi dan pembawa acara legendaris tersebut. Jenazah dan pihak keluarga sejatinya telah tiba di sana sejak pukul 18.00 WIB.
Namun, seperti diberitakan InsertLive pada Selasa (7/9), proses pemakaman dimulai setelah sang anak, Bonita, tiba di lokasi peristirahatan terakhir Koes Hendratmo.
Herdawati Bakrie yang merupakan mantan istri Koes Hendratmo turut hadir dalam proses pemakaman tersebut.
Bonita pun sempat mengunggah kedatangannya di Jakarta untuk menghadiri pemakaman tersebut. Ia menyebut tiba di ibu kota "dengan duka"
"Sampai di Jakarta dengan duka. Terimakasih atas semua ucapan belasungkawa dan doa-doa untuk ayah dan kami keluarganya. Mohon buka kan pintu maaf untuk almarhum. Sekali lagi terima kasih dan semoga semesta selalu melindungi kita semua," lanjutnya sembari menulia "Rest in Love Ayah".
CNNIndonesia.com sudah meminta izin kepada Bonita untuk mengutip pernyataan tersebut.
[Gambas:Instagram]