Jakarta, CNN Indonesia -- Taylor Swift kembali memberikan kejutan kepada penggemarnya. Kali ini, ia merilis lagu Wildest Dreams (Taylor's Version) pada Jumat (17/9) malam waktu Indonesia, sebagai single bagian dari album re-recording 1989 (Taylor's Version).
"Hai! Melihat kalian membuat Wildest Dreams jadi trending di TikTok, saya pikir kalian mesti memiliki versi dari saya," kata Taylor Swift dalam unggahan di media sosial sembari mengunggah foto yang menjadi kover album 1989 (Taylor's Version).
Dalam versi terbaru ini, terasa sedikit perubahan dari versi asli. Wildest Dreams (Taylor's Version) memiliki beat yang lebih renyah di bagian tengah, meski masih menggunakan beat detak jantung pada bagian pembuka seperti pada lagu aslinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kover yang digunakan Taylor Swift dalam album 1989 (Taylor's Version) ini juga berbeda dibanding aslinya. Masih menggunakan tema polaroid, namun foto Taylor Swift yang digunakan tak sama.
Pada album 1989, foto kover Taylor hanya terlihat hingga bagian mulut dengan kaus bergambar burung. Sedangkan pada album re-recording ini, wajah Taylor Swift terlihat seutuhnya mesti agak menoleh dan menggunakan kaca mata hitam yang jadi ciri khas era album 1989.
Baju yang dikenakan Taylor untuk kover album ini pun tak lagi burung yang terbang di langit, melainkan kaus dengan aksen motif garis.
Lagu Wildest Dreams merupakan single dari album kelima Taylor Swift, 1989, yang dirilis pada 2015. Lagu tersebut merupakan salah satu single sukses dari album pop 'resmi' dari Taylor tersebut.
Lagu ini sempat diisukan menjadi single pembuka dari perilisan album re-recording 1989 (Taylor's Version) setelah digunakan dalam trailer film animasi Spirit Untamed pada Juni 2021.
Namun dugaan penggemar bahwa Taylor Swift akan merilis 1989 (Taylor's Version) setelah Fearless (Taylor's Version) pada April 2021 terbantahkan. Taylor mengumumkan dirinya akan merilis album re-recording Red (Taylor's Version) pada 19 November mendatang.
[Gambas:Youtube]
Taylor Swift pun jadi trending di sebelah...
Gaet Produser Love Story (Taylor's Version)
Taylor Swift merilis lagu Wildest Dreams (Taylor's Version), sebagai single pembuka dari album re-recording 1989 (Taylor's Version). (AFP/Neilson Barnard)
Dalam keterangan di Spotify, Wildest Dreams (Taylor's Version) tercatat dibawakan oleh Taylor Swift, ditulis oleh Max Martin, Shellback, dan Taylor Swift selaku penulis asli lagu ini, dan diproduseri oleh Christopher Rowe, Taylor Swift, dan Shellback.
Rowe merupakan produser yang juga digandeng Taylor Swift dalam menggarap lagu Love Story (Taylor's Version) dari album Fearless (Taylor's Version).
Sementara itu, pengumuman mendadak Taylor Swift merilis Wildest Dreams (Taylor's Version) ini membuat penggemar heboh hingga nama "TAYLOR" menjadi trending di dunia.
Taylor Swift diketahui merekam kembali enam album lawasnya, mulai dari Taylor Swift (2006), Fearless (2008), Speak Now (2010), Red (2012), 1989 (2014), dan reputation (2017).
Hal itu dilakukan setelah master rekaman seluruh album Taylor Swift dijual oleh mantan pemilik label Big Machine Records, Scott Borchetta, yang menaungi musisi tersebut pada 2019.
Borchetta menjual katalog Taylor Swift beserta label itu ke Scooter Braun, sosok yang disebut Swift sebagai dalang perundungan kepadanya bertahun-tahun.