Warkopi Sebut Tak Pernah Berniat Gantikan Warkop DKI

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 21/09/2021 09:15 WIB
Warkopi menyatakan tidak pernah berniat menggantikan Warkop DKI, setelah Indro Warkop tegur Warkopi atas dugaan pelanggaran hak kekayaan intelektual. Warkopi menyatakan tidak pernah berniat menggantikan Warkop DKI, setelah Indro Warkop tegur Warkopi atas dugaan pelanggaran hak kekayaan intelektual. (Foto: Arsip Manajemen Warkopi via Instagram @alfindk)
Jakarta, CNN Indonesia --

Warkopi menyatakan tidak pernah sekali pun berpikir untuk menggantikan Warkop DKI. Hal itu disampaikan setelah Indro Warkop tegur Warkopi atas dugaan pelanggaran hak kekayaan intelektual beberapa waktu lalu.

"Kami juga enggak ada statement mau menggantikanWarkopDKI. Kami cuma ingin mengobati rasa kangen masyarakat saja, kan karena [mereka] emang legend. Sama siapa pun enggak ada yang bisa gantiin," kata Alfin kepada Indra Radio Tambilahan via Instagram Live, Senin (20/9).

CNNIndonesia.com sudah mendapatkan izin dari Indra Radio Tambilahan untuk mengutip pernyataan dalam sesi siaran tersebut.


Trio beranggotakan Alfin, Sepriadi, dan Alfred ini membuat kanal YouTube Warkopi, Sketsa Warkopi, dan sudah diikuti lebih dari 12 ribu akun per Senin (20/9).

Mereka membuat sketsa kisah komedi sederhana dengan menggunakan gaya yang dibuat mirip dengan aksi Warkop DKI dan diunggah ke saluran YouTube tersebut.

Warkopi menyadari mendapatkan teguran dan sentilan dari Indro Warkop terkait publisitas mereka beberapa hari terakhir. Ketiganya pun mengaku ingin sekali bertemu dengan satu-satunya anggota Warkop DKI yang tersisa tersebut.

Pihak manajemen Warkopi mengatakan sedang mengatur waktu untuk bisa bertemu langsung dengan Indro Warkop. Hal itu disampaikan perwakilan manajemen Warkopi Bang Kums menanggapi teguran yang disampaikan Indro Warkop terhadap grup yang tampak mirip dengan Warkop DKI itu.

"Kami selaku manajemen memiliki iktikad baik dan sampai saat ini kami semua memang sedang atur waktu pertemuan. Tinggal menunggu dari balasan surat berikutnya," kata Bang Kums lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (20/9).

"Insyaallah sampai saat ini pun komunikasi kami masih baik-baik saja," katanya sembari memohon doa dan dukungan dari publik.

Ia mengatakan pihak Warkopi telah berkomunikasi dengan perwakilan Indro Warkop sejak Agustus 2021. Mereka juga bertukar surel dengan pimpinan Lembaga Warkop DKI.

Namun, hal itu berbanding terbalik dengan pernyataan satu-satunya anggota Warkop DKI yang tersisa. Indro Warkop tegur Warkopi dan menuding mereka tidak meminta izin kepada dirinya terkait penggunaan nama "Warkop".

Oleh sebab itu, langkah Warkopi dianggap sebagai pelanggaran karena sejak mereka muncul, grup anak muda ini dinilai sudah mendapatkan keuntungan dari nama legendaris itu.

"Mungkin kalau kami tidak dilindungi hak kekayaan intelektual enggak apa-apa, atau datang ke kami 'gini-gini' okelah. Tapi mereka seolah-olah jadi grup kami dan berakting seolah-olah kami," kata Indro dalam konferensi pers yang digelar Lembaga Warkop DKI, Senin (20/9), dikutip dari InsertLive.

Indro Warkop menyatakan tak bermasalah dengan penampilan Warkopi yang mirip dengan Warkop DKI. Namun, ia mempermasalahkan dugaan pelanggaran hak kekayaan intelektual dari kemunculan Warkopi.

"Masalahnya adalah ketika kami mempunyai sebuah grup yang dikenal dengan Dono Kasino Indro, dan kami dilindungi undang-undang, dan mereka meniru seolah-olah Dono Kasino Indro itu mengekspresikan pola kami," ucap Indro.

(Tim/chri)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK