5 Rekomendasi Lagu Adele Sebelum Masuk Era Album 30
CNN Indonesia
Kamis, 14 Okt 2021 20:10 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Di antara banyak lagu Adele yang ciamik, berikut 5 rekomendasi sebelum penggemar terpotek hati kala menyelami album 30 yang rilis 19 November. (Kevin Winter/Getty Images for BT PR/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --
Penggemar Adele akan resmi masuk era album terbaru, 30, pada Jumat (15/10) begitu penyanyi Inggris tersebut merilis single teranyar, Easy on Me.
Lagu Easy on Me menjadi penanda Adele comeback setelah terakhir kali merilis album 25 pada 2015 silam. Setelah 25, Adele sama sekali tidak merilis single hingga esok.
Meski baru merilis tiga album, 19 (2008), 21 (2011), dan 25 (2015), Adele sudah mencetak banyak hit dan lagu ikonis yang berkesan di masing-masing penggemar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu-lagunya memang didominasi kisah patah hati. Namun dengan kekuatan vokal hingga instrumental yang ciamik, Adele mampu mendulang kesuksesan dan pengakuan dari dunia musik secara global.
Di antara banyak lagu Adele yang ciamik, berikut 5 rekomendasi lagu sebelum penggemar terpotek hatinya kala menyelami album 30 yang rilis 19 November mendatang.
Lagu All I Ask adalah salah satu lagu terkuat dalam album 25. Pertanyaan mengapa Adele tidak menjadikan lagu ciptaan dirinya, Bruno Mars, Philip Lawrence, Christopher Brody Brown ini sebagai single adalah sebuah misteri.
Lagu ini diproduseri oleh The Smeezingtons dan hanya menggunakan instrumen piano sebagai pengiring Adele bernyanyi. Meski begitu, vokal ballad Adele begitu mematikan dan secara utuh membungkus lagu tersebut dan menjadikannya salah satu track yang 'stand out'.
Rasanya tak ada yang belum pernah mendengar Rolling in The Deep. Lagu Adele dari album 21 (2011) ini begitu hits kala dirilis sebagai pembuka era 21 pada 2010 silam dan meraih Record of the Year dan Song of the Year Grammy Awards 2012.
Lagu ini adalah lagu nomor satu pertama Adele di tangga Billboard Hot 100 dan bertahan selama tujuh pekan di puncak tangga. Berbagai radio hingga pusat perbelanjaan memutar lagu ini.
"Drum monster. Vokal latar yang menyeramkan. Tepuk tangan ala gospel yang entah dari mana. Lagu gospel-blues ini adalah salah satu klasik yang akan selalu diingat sejak pertama kali mendengarnya," tulis Billboard.
Chasing Pavements menjadi salah satu lagu 'klasik' Adele yang datang dari album 19. Lagu ini merupakan single debut dirinya di Amerika Serikat dan mulai menarik perhatian pencinta musik.
Chasing Pavements terbilang istimewa mengingat lagu ini ditulis Adele semasa dirinya remaja. Meski begitu, lagu ini terbilang 'canggih' untuk usianya kala itu bahkan Billboard menyebut lagu ini selevel dengan karya Carol King.
Bila Chasing Pavements adalah debut Adele di Amerika Serikat, lagu Hometown Glory adalah debutnya di kampung halaman sendiri, Inggris Raya.
Lagu ini dirilis pada 2007 dan mampu menempati posisi ke-19 di tangga lagu Inggris Raya kala itu. Hometown Glory menjadi salah satu lagu klasik Adele lainya yang datang dari album 19.
Hello adalah lagu sapaan Adele dari album 25. Lagu ini merupakan momen comeback dari penyanyi Inggris tersebut setelah sempat vakum bahkan terpikir berhenti bermusik.
Billboard menyebut lagu Hello juga mampu mengalahkan hit Lionel Richi pada 1984 yang bertajuk serupa. Kala itu, Hello versi Lionel Richi juga menduduki puncak Billboard Hot 100. Sedangkan versi Adele, Hello memuncaki Billboard Hot 100 selama 10 pekan berturut-turut.
Ditulis oleh Adele dan Greg Kurstin, lagu ini memuncaki tangga lagu di sejumlah negara, seperti Australia, Belgia, Brazil, Kanada, Ceko, Prancis, Selandia Baru, Inggris Raya, Amerika Serikat, Meksiko, hingga Lebanon.
Penggemar Adele akan resmi masuk era album terbaru, 30, pada Jumat (15/10) begitu penyanyi Inggris tersebut merilis single teranyar, Easy on Me.
Lagu Easy on Me menjadi penanda Adele comeback setelah terakhir kali merilis album 25 pada 2015 silam. Setelah 25, Adele sama sekali tidak merilis single hingga esok.
Meski baru merilis tiga album, 19 (2008), 21 (2011), dan 25 (2015), Adele sudah mencetak banyak hit dan lagu ikonis yang berkesan di masing-masing penggemar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu-lagunya memang didominasi kisah patah hati. Namun dengan kekuatan vokal hingga instrumental yang ciamik, Adele mampu mendulang kesuksesan dan pengakuan dari dunia musik secara global.
Di antara banyak lagu Adele yang ciamik, berikut 5 rekomendasi lagu sebelum penggemar terpotek hatinya kala menyelami album 30 yang rilis 19 November mendatang.
Lagu All I Ask adalah salah satu lagu terkuat dalam album 25. Pertanyaan mengapa Adele tidak menjadikan lagu ciptaan dirinya, Bruno Mars, Philip Lawrence, Christopher Brody Brown ini sebagai single adalah sebuah misteri.
Lagu ini diproduseri oleh The Smeezingtons dan hanya menggunakan instrumen piano sebagai pengiring Adele bernyanyi. Meski begitu, vokal ballad Adele begitu mematikan dan secara utuh membungkus lagu tersebut dan menjadikannya salah satu track yang 'stand out'.
Rasanya tak ada yang belum pernah mendengar Rolling in The Deep. Lagu Adele dari album 21 (2011) ini begitu hits kala dirilis sebagai pembuka era 21 pada 2010 silam dan meraih Record of the Year dan Song of the Year Grammy Awards 2012.
Lagu ini adalah lagu nomor satu pertama Adele di tangga Billboard Hot 100 dan bertahan selama tujuh pekan di puncak tangga. Berbagai radio hingga pusat perbelanjaan memutar lagu ini.
"Drum monster. Vokal latar yang menyeramkan. Tepuk tangan ala gospel yang entah dari mana. Lagu gospel-blues ini adalah salah satu klasik yang akan selalu diingat sejak pertama kali mendengarnya," tulis Billboard.
5 Rekomendasi Lagu Adele Sebelum Masuk Era Album 30
Lagu Easy on Me menjadi penanda Adele comeback setelah terakhir kali merilis album 25 pada 2015 silam. Setelah 25, Adele sama sekali tidak merilis single hingga esok. (Kevin Winter/Getty Images for NARAS/AFP)
3. Chasing Pavements
Chasing Pavements menjadi salah satu lagu 'klasik' Adele yang datang dari album 19. Lagu ini merupakan single debut dirinya di Amerika Serikat dan mulai menarik perhatian pencinta musik.
Chasing Pavements terbilang istimewa mengingat lagu ini ditulis Adele semasa dirinya remaja. Meski begitu, lagu ini terbilang 'canggih' untuk usianya kala itu bahkan Billboard menyebut lagu ini selevel dengan karya Carol King.
Bila Chasing Pavements adalah debut Adele di Amerika Serikat, lagu Hometown Glory adalah debutnya di kampung halaman sendiri, Inggris Raya.
Lagu ini dirilis pada 2007 dan mampu menempati posisi ke-19 di tangga lagu Inggris Raya kala itu. Hometown Glory menjadi salah satu lagu klasik Adele lainya yang datang dari album 19.
Hello adalah lagu sapaan Adele dari album 25. Lagu ini merupakan momen comeback dari penyanyi Inggris tersebut setelah sempat vakum bahkan terpikir berhenti bermusik.
Billboard menyebut lagu Hello juga mampu mengalahkan hit Lionel Richi pada 1984 yang bertajuk serupa. Kala itu, Hello versi Lionel Richi juga menduduki puncak Billboard Hot 100. Sedangkan versi Adele, Hello memuncaki Billboard Hot 100 selama 10 pekan berturut-turut.
Ditulis oleh Adele dan Greg Kurstin, lagu ini memuncaki tangga lagu di sejumlah negara, seperti Australia, Belgia, Brazil, Kanada, Ceko, Prancis, Selandia Baru, Inggris Raya, Amerika Serikat, Meksiko, hingga Lebanon.