Iwan Fals Komentari Permintaan Maaf Menpora Soal Thomas Cup

Tim | CNN Indonesia
Senin, 18 Oct 2021 14:45 WIB
Musisi Iwan Fals mengomentari permintaan maaf Menpora Zainudin Amali soal bendera Indonesia tidak bisa berkibar di Thomas Cup 2020. Musisi Iwan Fals mengomentari permintaan maaf Menpora Zainudin Amali soal bendera Indonesia tidak bisa berkibar di Thomas Cup 2020. (Foto: AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Musisi Iwan Fals memberikan komentar soal permintaan maaf Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali serta Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) lantaran bendera Indonesia tidak bisa berkibar di Thomas Cup 2020.

"Sudah sudah sudah sudaaah, Menpora sudah minta maaf noh," penggalan kicauan @iwanfals.

Sebelum kicauan itu, Iwan juga mengunggah kicauan mengenai bendera Merah Putih yang tak bisa berkibar saat atlet bulu tangkis menerima medali Thomas Cup 2020. Ia mempertanyakan apa benar hal itu disebabkan karena doping.


Menpora dan LADI meminta maaf setelah warganet alias netizen meluapkan amarah karena bendera merah putih tidak bisa berkibar di Thomas Cup 2020. Padahal, Indonesia menang 3-0 dalam ajang olahraga internasional tersebut.

"Izinkan kami dari pengurus LADI memohon maaf kepada Presiden Republik Indonesia, juga seluruh masyarakat Indonesia," kata Dessy Rosmelita, Sekretaris Jenderal LADI saat jumpa pers virtual pada Senin (18/10).

Menpora Zainudin Amali turut meminta maaf. Secara khusus, menteri asal Gorontalo itu meminta maaf kepada para atlet Thomas Cup yang meraih gelar juara, tetapi tak bisa hormat ke bendera merah putih saat dikumandangkan Indonesia Raya.

"Saya kira saya juga mohon maaf. Saya meminta maaf karena kita semua jadi tidak enak, seharusnya kita menikmati kembali juara Piala Thomas. Kenikmatan itu berkurang karena merah putih tak bisa dikibarkan," kata Amali saat sesi tanya jawab.



Tak hanya netizen, mantan atlet bulu tangkis Taufik Hidayat juga mempertanyakan kinerja Menpora dan LADI lewat unggahan di akun Instagramnya.

Sebelumnya, bendera merah putih tak berkibar saat prosesi mengalungkan medali juara Thomas Cup 2020 karena LADI tak memenuhi program pemenuhan sampel doping selama 2020 dan 2021 yang diminta Badan Anti Doping Dunia (WADA).

Demi menyelesaikan persoalan ini Menpora langsung membentuk satuan tugas (satgas) untuk melakukan investigasi dan melakukan akselerasi ke WADA agar sanksi kepada Indonesia segera dicabut.

(adp/chri)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER