Alfred Molina Sempat Ragu Bisa Kembali Jadi Doc Ock
CNN Indonesia
Selasa, 21 Des 2021 13:18 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Alfred Molina mengaku bahwa dirinya sempat ragu bisa kembali bermain dalam semesta Spider-Man. (dok. Marvel Entertainment/Sony Pictures via YouTube)
Jakarta, CNN Indonesia --
Alfred Molina mengaku bahwa dirinya sempat ragu bisa kembali bermain dalam semesta Spider-Man, mengingat karakter sebagai Dr Otto Octavius alias Doc Ock yang diperankannya tewas dalam Spider-Man 2 (2004).
"Di hari saya beres Spider-Man 2, saya ingat bahwa mereka punya pilihan bagi saya untuk film [Spider-Man] yang lain," kata Molina dalam catatan produksi Spider-Man No Way Home yang diterima CNNIndonesia.com.
"Dan saya mengatakan kepada [produser] Avi Arad, 'yah saya rasa kalian tidak akan pakai pilihan itu, melihat saya mati'. Kemudian dia bilang, 'Yah di semesta ini, tak ada yang mati'," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir dia mau jadi pelawak, namun ternyata dia sungguh benar. Tak ada yang mati di semesta ini," kata Molina.
Molina sendiri mengatakan perannya sebagai Doc Ock amat berkesan meski itu terjadi 17 tahun yang lalu. Menurut Molina, film tersebut amatlah ia banggakan karena itu pertama kalinya ia bermain dalam film besar.
"Dengan seluruh teknologinya, saya senang menjadi bagian dari itu. Dan rasanya bahagia bisa melakukannya lagi, namun dengan cara yang lebih baik, saya merasakan ada rasa tanggung jawab karena saya tahu betapa populernya karakter itu," kata Molina.
"17 tahun lalu, saya menyukainya dengan cara yang antusias. Kali ini, saya tak ingin mengecewakan penggemar," lanjutnya.
Tom Holland mengatakan dirinya begitu bersemangat saat melihat Alfred Molina kembali menjadi Doc Ock di lokasi syuting, dengan teknologi yang jauh lebih berkembang dibanding dulu.
"Ketika dia membuat Spider-Man 2, tangannya seperti boneka, dia punya empat atau lima orang yang memindah-pindahkan dirinya. Kali ini, dia ada di toothpick rig, alat macam tiang dengan beban besar di ujung sisi lain dan kru bisa memindah-pindahkan dia [Molina]," kata Holland.
lanjut ke sebelah..
Sementara itu, Bos Marvel, Kevin Feige mengaku resep bisa membawa kembali Molina untuk bermain dalam Spider-Man No Way Home adalah membuat aktor tersebut sama bersemangatnya dengan tim produksi.
"Kami tak pernah menerima casting begitu saja," kata Feige. "Kami tidak pernah berasumsi seseorang akan mendaftar tanpa terlihat. Kami selalu ingin duduk, bertemu, dan berbagi harapan dan impian kami untuk proyek, sebelum kami memiliki adegan yang sempurna untuk ditulis, itu hanya sebuah ide dan harapan dan mimpi," lanjutnya.
"Kami ingin membawa orang ke dalam mimpi itu dan mempercayai bahwa bersama-sama, dengan keterlibatan mereka, kami dapat mencapai mimpi itu," kata Feige.
Feige sendiri mengaku dirinya tak pernah terbersit keinginan untuk mengaudisi kembali untuk peran Doc Ock.
"Bila kau akan membawa kembali Doc Ock, bukankah seharusnya itu Alfred Molina? Tidak kah itu akan menyenangkan?" kata Feige.
Spider-Man: No Way Home mengisahkan dilema yang dirasakan Peter Parker (Tom Holland) setelah ia difitnah dan identitasnya dibongkar oleh Mysterio (Jake Gyllenhaal) sebelum tewas dalam pertarungan di London.
Ketika ia meminta bantuan Doctor Strange (Benedict Cumberbatch) untuk membuat semua orang lupa akan identitasnya, sebuah kesalahan terjadi dan menyebabkan musuh Spider-Man di semesta yang lain datang.
Mereka adalah Doctor Octopus (Alfred Molina), Green Goblin (Willem Dafoe), Electro (Jamie Foxx), Lizard (Rhys Ifans), dan Sandman (Thomas Haden Church).
Jakarta, CNN Indonesia --
Alfred Molina mengaku bahwa dirinya sempat ragu bisa kembali bermain dalam semesta Spider-Man, mengingat karakter sebagai Dr Otto Octavius alias Doc Ock yang diperankannya tewas dalam Spider-Man 2 (2004).
"Di hari saya beres Spider-Man 2, saya ingat bahwa mereka punya pilihan bagi saya untuk film [Spider-Man] yang lain," kata Molina dalam catatan produksi Spider-Man No Way Home yang diterima CNNIndonesia.com.
"Dan saya mengatakan kepada [produser] Avi Arad, 'yah saya rasa kalian tidak akan pakai pilihan itu, melihat saya mati'. Kemudian dia bilang, 'Yah di semesta ini, tak ada yang mati'," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir dia mau jadi pelawak, namun ternyata dia sungguh benar. Tak ada yang mati di semesta ini," kata Molina.
Molina sendiri mengatakan perannya sebagai Doc Ock amat berkesan meski itu terjadi 17 tahun yang lalu. Menurut Molina, film tersebut amatlah ia banggakan karena itu pertama kalinya ia bermain dalam film besar.
"Dengan seluruh teknologinya, saya senang menjadi bagian dari itu. Dan rasanya bahagia bisa melakukannya lagi, namun dengan cara yang lebih baik, saya merasakan ada rasa tanggung jawab karena saya tahu betapa populernya karakter itu," kata Molina.
"17 tahun lalu, saya menyukainya dengan cara yang antusias. Kali ini, saya tak ingin mengecewakan penggemar," lanjutnya.
Tom Holland mengatakan dirinya begitu bersemangat saat melihat Alfred Molina kembali menjadi Doc Ock di lokasi syuting, dengan teknologi yang jauh lebih berkembang dibanding dulu.
"Ketika dia membuat Spider-Man 2, tangannya seperti boneka, dia punya empat atau lima orang yang memindah-pindahkan dirinya. Kali ini, dia ada di toothpick rig, alat macam tiang dengan beban besar di ujung sisi lain dan kru bisa memindah-pindahkan dia [Molina]," kata Holland.
lanjut ke sebelah..
Alfred Molina Sempat Ragu Bisa Kembali Jadi Doc Ock
Alfred Molina mengaku bahwa dirinya sempat ragu bisa kembali bermain dalam semesta Spider-Man. (dok. Marvel Entertainment/Sony Pictures via YouTube)
Sementara itu, Bos Marvel, Kevin Feige mengaku resep bisa membawa kembali Molina untuk bermain dalam Spider-Man No Way Home adalah membuat aktor tersebut sama bersemangatnya dengan tim produksi.
"Kami tak pernah menerima casting begitu saja," kata Feige. "Kami tidak pernah berasumsi seseorang akan mendaftar tanpa terlihat. Kami selalu ingin duduk, bertemu, dan berbagi harapan dan impian kami untuk proyek, sebelum kami memiliki adegan yang sempurna untuk ditulis, itu hanya sebuah ide dan harapan dan mimpi," lanjutnya.
"Kami ingin membawa orang ke dalam mimpi itu dan mempercayai bahwa bersama-sama, dengan keterlibatan mereka, kami dapat mencapai mimpi itu," kata Feige.
Feige sendiri mengaku dirinya tak pernah terbersit keinginan untuk mengaudisi kembali untuk peran Doc Ock.
"Bila kau akan membawa kembali Doc Ock, bukankah seharusnya itu Alfred Molina? Tidak kah itu akan menyenangkan?" kata Feige.
Spider-Man: No Way Home mengisahkan dilema yang dirasakan Peter Parker (Tom Holland) setelah ia difitnah dan identitasnya dibongkar oleh Mysterio (Jake Gyllenhaal) sebelum tewas dalam pertarungan di London.
Ketika ia meminta bantuan Doctor Strange (Benedict Cumberbatch) untuk membuat semua orang lupa akan identitasnya, sebuah kesalahan terjadi dan menyebabkan musuh Spider-Man di semesta yang lain datang.
Mereka adalah Doctor Octopus (Alfred Molina), Green Goblin (Willem Dafoe), Electro (Jamie Foxx), Lizard (Rhys Ifans), dan Sandman (Thomas Haden Church).