Muhammad Fauzan Lubis, Vokalis Sisitipsi yang Terlibat Kasus Narkoba
Tim | CNN Indonesia
Kamis, 17 Mar 2022 21:40 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Berikut profil dan perjalanan karier Muhammad Fauzan Lubis, vokalis Sisitipsi, sebelum ditangkap akibat penyalahgunaan narkoba. Foto: (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Sedangkan lagu Joni Santai bercerita tentang mahasiswa yang sering mabuk. Lewat lirik itu, Sisitipsi berusaha bermusik dengan jujur dan menyampaikan yang dilihat di kehidupan nyata.
"Awalnya kami bikin band bukan untuk ke luar, tapi untuk di kampus dan market anak kampus mayoritas pemabuk. Ketika kami keluar, respons pendengar lebih besar," kata Amoroso.
Dari kesuksesan itu, pada 2016 Sisitpsi merilis album perdana bertajuk 73%. Nama 73 diambil dari alamat IKJ yang terletak di Jalan Cikini Raya Nomor 73.
Album itu berisikan sembilan lagu termasuk Alkohol dan Joni Santai. Tujuh lagu lain adalah Prelude, Polemikanadum, Aroma Dia, Lepas Kendali, Berlabuh Rindu, Rinai, dan Tiba.
Dua tahun kemudian, Sisitipsi merilis album baru bertajuk ML "Minta Lagi". Album ini terdiri dari 9 trek, mulai dari Lantai Dansa, Waktu Enggan Menyapa, hingga Bersulang. Pada tahun yang sama, mereka juga merilis single berjudul BOMAT!.
Lalu pada 2020, Ojan dan kawan-kawan merilis tiga single yang masing-masing berjudul Anak Papi, Teman Intisari dan Gaya Bercinta.
Hingga pada Kamis (17/3), Muhammad Fauzan Lubis alias Ojan ditangkap pihak kepolisian atas penyalahgunaan narkotika di bilangan Blok M, Jakarta Selatan sekitar pukul 00.30 WIB.
Awalnya, polisi masih menyebutkan inisial Ojan, yakni MF.
"MF (29) merupakan seorang musisi yang tergabung dalam group band Musik Jazz bersangkutan diamankan terkait kasus penyalahgunaan narkotika," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Danang Setiyo
"Sementara ini kami temukan ada kita duga ganja dan juga obat-obatan jenis psikotropika tapi masih dicek," ujarnya.
Polda Metro Jaya mengonfirmasi vokalis band SisitipsiMuhammad Fauzan Lubismerupakan sosok yang ditangkap dalam kasus narkoba. Fauzan Lubis alias Ojan ditangkap pada Kamis (17/3) karena penyalahgunaan narkotika.
"Iya benar, (Muhammad Fauzan Lubis)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kones E Zulpan ketika dikonfirmasi, Kamis (17/3).
Muhammad Fauzan Lubis merupakan vokalis band indie Sisitipsi. Band yang debut pada 2014 itu memiliki lima anggota lain, yaitu Rian Rahman pada gitar, Eka Wiji Astanto pada kontrabass, Amoroso Romadian pada trombone, Hendar Dimas Anggara pada kibor, dan Aditya Rahman pada drum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enam orang itu dipertemukan saat mereka sama-sama berkuliah di Jurusan Seni Musik Fakultas Seni Pertunjukan Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Mereka sering nongkrong dari sore sampai malam, bahkan dini hari.
Dalam wawancara bersama CNNIndonesia.com pada 2018 silam, Ojan mengatakan aksi mereka berawal dari dirinya yang mendapat satu slot band dalam acara Parade Teater Kampus Seni Indonesia (PTKSI). Mereka yang sedang nongkrong merasa terpanggil untuk tampil.
"Dari situ kami jamming dengan instrumen masing-masing [yang dipelajari di kampus]. Awalnya Eka pakai bass elektrik padahal dia main kontrabass. Kami minta dia main kontrabass dan berlangsung sampai sekarang," kata Ojan di kantor CNNIndonesia.com.
Usai tampil di PTKSI, Sisitipsi merilis lagu bertajuk Alkohol dan Joni Santai yang mereka sebarkan lewat akun SoundCloud. Dua lagu itu membuat nama Sisitipsi naik daun. Dalam seminggu, lagu mereka diputar sampai tiga ribu kali.
Respons tersebut juga dilatarbelakangi lirik lagunya yang tidak biasa. Amoroso mengatakan lagu Alkohol bercerita tentang minuman yang nikmat tapi sebenarnya jahat.
Berikut profil dan perjalanan karier Muhammad Fauzan Lubis, vokalis Sisitipsi, sebelum ditangkap akibat penyalahgunaan narkoba. Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma
Sedangkan lagu Joni Santai bercerita tentang mahasiswa yang sering mabuk. Lewat lirik itu, Sisitipsi berusaha bermusik dengan jujur dan menyampaikan yang dilihat di kehidupan nyata.
"Awalnya kami bikin band bukan untuk ke luar, tapi untuk di kampus dan market anak kampus mayoritas pemabuk. Ketika kami keluar, respons pendengar lebih besar," kata Amoroso.
Dari kesuksesan itu, pada 2016 Sisitpsi merilis album perdana bertajuk 73%. Nama 73 diambil dari alamat IKJ yang terletak di Jalan Cikini Raya Nomor 73.
Album itu berisikan sembilan lagu termasuk Alkohol dan Joni Santai. Tujuh lagu lain adalah Prelude, Polemikanadum, Aroma Dia, Lepas Kendali, Berlabuh Rindu, Rinai, dan Tiba.
Dua tahun kemudian, Sisitipsi merilis album baru bertajuk ML "Minta Lagi". Album ini terdiri dari 9 trek, mulai dari Lantai Dansa, Waktu Enggan Menyapa, hingga Bersulang. Pada tahun yang sama, mereka juga merilis single berjudul BOMAT!.
Lalu pada 2020, Ojan dan kawan-kawan merilis tiga single yang masing-masing berjudul Anak Papi, Teman Intisari dan Gaya Bercinta.
Hingga pada Kamis (17/3), Muhammad Fauzan Lubis alias Ojan ditangkap pihak kepolisian atas penyalahgunaan narkotika di bilangan Blok M, Jakarta Selatan sekitar pukul 00.30 WIB.
Awalnya, polisi masih menyebutkan inisial Ojan, yakni MF.
"MF (29) merupakan seorang musisi yang tergabung dalam group band Musik Jazz bersangkutan diamankan terkait kasus penyalahgunaan narkotika," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Danang Setiyo
"Sementara ini kami temukan ada kita duga ganja dan juga obat-obatan jenis psikotropika tapi masih dicek," ujarnya.