Jim Carrey Muak Lihat Drama Will Smith Tampar Chris Rock
"[Tamparan] itu keluar karena Will merasakan sesuai di dalam dirinya yang bikin frustrasi. Saya berharap yang terbaik baginya, saya tidak menentang dirinya," kata Jim Carrey.
"Dia banyak melakukan hal bagus, namun itu bukan momen yang tepat. Itu membayangi momen membanggakan semua orang.. Itu momen yang egois." lanjutnya.
Komentar ini datang setelah Will Smith lebih dulu buka suara dan meminta maaf secara terbuka kepada Chris Rock, the Academy, dan seluruh pihak terkait termasuk penonton atas tindakannya itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Will Smith menyebut tindakannya "tidak bisa diterima dan tidak bisa dibenarkan".
"Kekerasan dalam segala bentuknya adalah beracun dan merusak. Perilaku saya di Academy Awards tadi malam tidak dapat diterima dan tidak dapat dibenarkan," tulis Will Smith.
"Lelucon di dunia saya dalam bagian dari pekerjaan, namun lelucon soal kondisi kesehatan Jada adalah terlalu berat bagi saya dan saya bereaksi emosional," lanjutnya.
Will Smith diketahui secara tiba-tiba melangkah ke panggung Oscar pada Minggu (27/3) dan menampar wajah Rock sebagai tanggapan atas lelucon tentang kepala botak Jada Pinkett.
Jada Pinkett Smith diketahui menderita alopecia, suatu kondisi yang menyebabkan kerontokan rambut.
Dalam lelucon itu, Chris Rock telah mengacu pada film 1997, G.I. Jane, saat aktris Demi Moore mencukur kepalanya. Tidak jelas apakah Rock sadar bahwa istri Smith memiliki penyakit yang menyebabkan kerontokan rambut.
Hingga saat ini, Chris Rock belum memberikan pernyataan.
(end)[Gambas:Video CNN]
Komedian Jim Carrey mengaku dirinya muak melihat drama Will Smith menampar Chris Rock, apalagi ketika aktor itu masih dianugerahi Piala Oscar 2022 dan mendapatkan tepuk tangan dari audiens.
Hal itu diungkapkan oleh komedian tersebut saat menjadi bintang tamu dalam acara CBS Morning pada Selasa (29/3) waktu Amerika Serikat.
"Saya muak," kata Carrey, dikutip dari ET yang rilis Selasa (29/3) waktu AS. "Saya muak dengan standing ovation itu. Hollywood secara massal tidak berdaya dan rasanya ini tanda yang amat jelas bahwa kami bukan klub keren lagi,"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Carrey menyebut Smith semestinya ditemani untuk keluar dari Dolby Theatre begitu insiden penamparan itu terjadi. Carrey juga berpendapat Chris Rock tak melapor ke polisi karena tak ingin repot.
"[Kalau jadi Chris Rock] saya sudah mengumumkan pagi ini saya menggugat Will senilai US$200 juta karena video itu akan ada terus selamanya, itu akan ada di mana-mana," kata Carrey.
"Itu penghinaan yang bakal bertahan sangat lama. Bila kau ingin teriak dari kursi penonton dan menunjukkan ketidaksetujuan atau mengatakan sesuatu di Twitter [itu tidak masalah]," lanjutnya.
"Namun kau tidak punya hak untuk ke atas panggung dan memukul orang di wajahnya karena mereka mengatakan sesuatu," kata Jim Carrey.
Carrey mengatakan dirinya tidak memiliki masalah apapun dengan Will Smith, dan menurutnya aktor tersebut telah melakukan karya yang sangat baik. Namun aksi yang Will Smith lakukan di atas panggung Oscar ia nilai bukan momen yang tepat.
Lanjut ke sebelah...
Jim Carrey: Tamparan Itu Momen Egois
Jim Carrey mengaku dirinya muak melihat drama Will Smith menampar Chris Rock. (AFP/Robyn Beck)
"[Tamparan] itu keluar karena Will merasakan sesuai di dalam dirinya yang bikin frustrasi. Saya berharap yang terbaik baginya, saya tidak menentang dirinya," kata Jim Carrey.
"Dia banyak melakukan hal bagus, namun itu bukan momen yang tepat. Itu membayangi momen membanggakan semua orang.. Itu momen yang egois." lanjutnya.
Komentar ini datang setelah Will Smith lebih dulu buka suara dan meminta maaf secara terbuka kepada Chris Rock, the Academy, dan seluruh pihak terkait termasuk penonton atas tindakannya itu.
Will Smith menyebut tindakannya "tidak bisa diterima dan tidak bisa dibenarkan".
"Kekerasan dalam segala bentuknya adalah beracun dan merusak. Perilaku saya di Academy Awards tadi malam tidak dapat diterima dan tidak dapat dibenarkan," tulis Will Smith.
"Lelucon di dunia saya dalam bagian dari pekerjaan, namun lelucon soal kondisi kesehatan Jada adalah terlalu berat bagi saya dan saya bereaksi emosional," lanjutnya.
Will Smith diketahui secara tiba-tiba melangkah ke panggung Oscar pada Minggu (27/3) dan menampar wajah Rock sebagai tanggapan atas lelucon tentang kepala botak Jada Pinkett.
Jada Pinkett Smith diketahui menderita alopecia, suatu kondisi yang menyebabkan kerontokan rambut.
Dalam lelucon itu, Chris Rock telah mengacu pada film 1997, G.I. Jane, saat aktris Demi Moore mencukur kepalanya. Tidak jelas apakah Rock sadar bahwa istri Smith memiliki penyakit yang menyebabkan kerontokan rambut.
Hingga saat ini, Chris Rock belum memberikan pernyataan.


