Medina Zein Janji Akan Selesaikan Masalah Jual-Beli Mobil Uya Kuya
CNN Indonesia
Rabu, 11 Mei 2022 09:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Medina Zein, lewat kuasa hukumnya, berjanji akan menyelesaikan masalah jual-beli mobil dengan Uya Kuya. (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Jakarta, CNN Indonesia --
Razman Arif Nasution selaku kuasa hukum Medina Zeinbuka suara terkait tuduhan Uya Kuya yang mengatakan telah ditipu oleh seorang artis ketika transaksi jual-beli mobil.
Uya merasa ditipu ketika telah menyetor uang muka sebesar Rp100 juta untuk membeli mobil Mercedez Benz dan Toyota Vellfire.
"Saya melihat, mungkin Uya Kuya ada ngomporin, hingga dia terbawa emosi," kata Razman Arif Nasution di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (10/5), dikutip dari detikHOT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal persoalan ini hanya Rp 65 juta. Kalo ada pinjaman misalnya atau dipakai, perjanjian mereka Rp 100 juta, lalu kemudian dibayar Rp 35 juta, sisa Rp 65 juta, di situ mana ada tindak pidananya. Kan sudah jadi perdata, apalagi di perjanjian awalnya pinjam meminjam," lanjut Razman.
Razman mengklaim telah mencoba menghubungi Uya. Namun, ia belum berhasil mendapatkan respons dari Uya.
"Ini lah saya heran karena saya telepon Uya nggak masuk-masuk, biasanya saya telpon masuk. Saya ingin bicara ke dia. Karena itu, lewat ini, saya harap Uya Kuya bisa berkomunikasi dengan saya," ujar Razman.
"Makanya saya minta Uya untuk komunikasi dengan saya. Kasihan Medinanya, dia sedang ada masalah, dan dia janji akan menyelesaikan masalah," sambungnya.
Selain itu, Razman juga mengungkapkan bahwa kiniMedina Zein sedang dirawat di rumah sakit di kawasan Bandung, Jawa Barat. Ia diduga dirawat karena penyakit gangguan bipolar.
"Sore saya tunggu tidak ada. Tanggal 8 Mei juga tidak ada. Saya duga Medina pasti ada sesuatu. Benar, 8 Mei, sore saya dapat kabar dan dikirim bukti [Medina] dirawat di salah satu rumah sakit di Bandung, Jawa Barat," ungkap Razman.
Lanjut ke sebelah...
Razman juga mengatakan bahwa Medina Zein dirawat selama 14 hari. Ia juga akan menyempatkan diri untuk menjenguk kliennya.
"Saya akan tanya dan cek dokternya. Kalau sakit beneran yang bilang pura-pura berurusan dengan kuasa hukumnya," katanya.
"Kalau memang benar dia sakit pura-pura, tentu saya akan tegur dia. Dan, ingat, kalau Medi pura-pura sakit ternyata dia sehat, saya akan mengundurkan diri sebagai pengacara Medi," tegas Razman.
Dalam pengakuan Uya Kuya dalam video YouTube di kanal miliknya, ia membacakan pesan WhatsApp antara dirinya dengan pihak penjual yang diduga Medina Zein soal penjualan mobil.
Medina menawarkan mobil kepada Uya seharga Rp700 juta dan membutuhkan uang tersebut untuk biaya pengobatan di rumah sakit.
Uya menyepakati transaksi Rp1,2 miliar untuk dua unit mobil dengan uang muka sebesar Rp100 juta.
Ketika Uya meminta untuk melihat dua mobil yang akan dibeli, jawaban dari pihak penjual berbelit-belit. Ia diminta datang ke rumah sakit untuk melihat mobil yang dibeli, namun menunggu lama untuk mobilnya datang ke lokasi.
Uya diminta untuk tidak bicara apa pun soal jual beli mobil tersebut saat melihat mobil itu. Medina mengaku mobil dibawa oleh seseorang dari showroom tempat dia menitipkan mobilnya.
Ternyata orang suruhan tersebut mengaku disuruh berbohong. Ia diminta membawa mobil itu ke rumah sakit dengan iming-iming akan dibeli.
Uya Kuya mengkonfrontasi hal tersebut kepada Medina. Ia kemudian disebut mengaku kalau tidak menjual mobil itu usai Uya menunjukkan sejumlah bukti.
Uya lalu meminta uang muka yang telah ia kirim dikembalikan. Namun, Medina terus mengelak dengan berbagai alasan.
Razman Arif Nasution selaku kuasa hukum Medina Zeinbuka suara terkait tuduhan Uya Kuya yang mengatakan telah ditipu oleh seorang artis ketika transaksi jual-beli mobil.
Uya merasa ditipu ketika telah menyetor uang muka sebesar Rp100 juta untuk membeli mobil Mercedez Benz dan Toyota Vellfire.
"Saya melihat, mungkin Uya Kuya ada ngomporin, hingga dia terbawa emosi," kata Razman Arif Nasution di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (10/5), dikutip dari detikHOT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal persoalan ini hanya Rp 65 juta. Kalo ada pinjaman misalnya atau dipakai, perjanjian mereka Rp 100 juta, lalu kemudian dibayar Rp 35 juta, sisa Rp 65 juta, di situ mana ada tindak pidananya. Kan sudah jadi perdata, apalagi di perjanjian awalnya pinjam meminjam," lanjut Razman.
Razman mengklaim telah mencoba menghubungi Uya. Namun, ia belum berhasil mendapatkan respons dari Uya.
"Ini lah saya heran karena saya telepon Uya nggak masuk-masuk, biasanya saya telpon masuk. Saya ingin bicara ke dia. Karena itu, lewat ini, saya harap Uya Kuya bisa berkomunikasi dengan saya," ujar Razman.
"Makanya saya minta Uya untuk komunikasi dengan saya. Kasihan Medinanya, dia sedang ada masalah, dan dia janji akan menyelesaikan masalah," sambungnya.
Selain itu, Razman juga mengungkapkan bahwa kiniMedina Zein sedang dirawat di rumah sakit di kawasan Bandung, Jawa Barat. Ia diduga dirawat karena penyakit gangguan bipolar.
"Sore saya tunggu tidak ada. Tanggal 8 Mei juga tidak ada. Saya duga Medina pasti ada sesuatu. Benar, 8 Mei, sore saya dapat kabar dan dikirim bukti [Medina] dirawat di salah satu rumah sakit di Bandung, Jawa Barat," ungkap Razman.
Lanjut ke sebelah...
Medina Zein Dirawat karena Gangguan Bipolar
Medina Zein, lewat kuasa hukumnya, berjanji akan menyelesaikan masalah jual-beli mobil dengan Uya Kuya. (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Razman juga mengatakan bahwa Medina Zein dirawat selama 14 hari. Ia juga akan menyempatkan diri untuk menjenguk kliennya.
"Saya akan tanya dan cek dokternya. Kalau sakit beneran yang bilang pura-pura berurusan dengan kuasa hukumnya," katanya.
"Kalau memang benar dia sakit pura-pura, tentu saya akan tegur dia. Dan, ingat, kalau Medi pura-pura sakit ternyata dia sehat, saya akan mengundurkan diri sebagai pengacara Medi," tegas Razman.
Dalam pengakuan Uya Kuya dalam video YouTube di kanal miliknya, ia membacakan pesan WhatsApp antara dirinya dengan pihak penjual yang diduga Medina Zein soal penjualan mobil.
Medina menawarkan mobil kepada Uya seharga Rp700 juta dan membutuhkan uang tersebut untuk biaya pengobatan di rumah sakit.
Uya menyepakati transaksi Rp1,2 miliar untuk dua unit mobil dengan uang muka sebesar Rp100 juta.
Ketika Uya meminta untuk melihat dua mobil yang akan dibeli, jawaban dari pihak penjual berbelit-belit. Ia diminta datang ke rumah sakit untuk melihat mobil yang dibeli, namun menunggu lama untuk mobilnya datang ke lokasi.
Uya diminta untuk tidak bicara apa pun soal jual beli mobil tersebut saat melihat mobil itu. Medina mengaku mobil dibawa oleh seseorang dari showroom tempat dia menitipkan mobilnya.
Ternyata orang suruhan tersebut mengaku disuruh berbohong. Ia diminta membawa mobil itu ke rumah sakit dengan iming-iming akan dibeli.
Uya Kuya mengkonfrontasi hal tersebut kepada Medina. Ia kemudian disebut mengaku kalau tidak menjual mobil itu usai Uya menunjukkan sejumlah bukti.
Uya lalu meminta uang muka yang telah ia kirim dikembalikan. Namun, Medina terus mengelak dengan berbagai alasan.