Cerita Dea Ananda Alami Pengentalan Darah saat Hamil
CNN Indonesia
Kamis, 19 Mei 2022 07:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Dea Ananda menceritakan pengalaman alami pengentalan darah saat hamil, dan beberapa tip mengatasinya. Foto: (Ariel Nidji via Tangkapan layar Instagram @dea_ananda)
Jakarta, CNN Indonesia --
Dea Ananda blak-blakan mengenai kondisinya ketika mengandung. Lewat unggahan di media sosial pada Rabu (18/5), Dea Ananda mengaku mengalami pengentalan darah saat hamil.
"Pengentalan darah selama hamil? Iya itu saya!" tulis Dea Ananda di Instagram.
Dalam unggahan tersebut, mantan artis cilik tersebut mengunggah sejumlah foto, mulai dari memamerkan kehamilannya, hingga kondisi akibat pengentalan darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa hal yang diunggah, seperti foto suntikan Diviti, kondisinya yang sempat istirahat total, memar akibat pengentalan darah, hingga video sang suami membantunya menyuntikkan obat.
"Suntik Diviti/Lovenox setiap malam di trimester 1, dosis berkurang jadi 3 hari sekali di jam yang sama masuk di trimester 2 dan 3," tulis Dea Ananda.
"Tentunya @arielnidji yang jab!" tulisnya dengan memberikan emotikon cium.
Dalam keterangan foto, Dea Ananda juga menuliskan menjaga makanan yang dikonsumsi sebab banyak pantangan. Ia pun mengatakan bisa mengalami begitu banyak masalah apabila melanggar pantangan tersebut.
"Minum Ascardia. Enggak bisa makan 'aneh-aneh' karena kalau bandel bisa sakit persendian, nyut-nyutan hebat, sulit bernapas, lemas, mau pingsan," tulisnya.
Ia pun membocorkan 'senjata utama' yang digunakan ketika mengalami sakit akibat penggumpalan darah tersebut.
"Koyo dan ice gel andalanku sebagai pereda sakit."
Di akhir unggahannya, Dea Ananda memberikan semangat kepada ibu-ibu hamil yang mungkin memiliki pengalaman serupa dengannya.
"Buat kamu yang senasib kaya badea, tetap semangat! Konon katanya sih 2 bulan setelah lahiran akan sembuh sendiri," tulis Dea Ananda.
CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Dea Ananda untuk mengutip unggahan tersebut.
Lanjut ke sebelah...
Sebelumnya, Dea Ananda dan sang kekasih, Ariel 'Nidji' menikah pada 9 Agustus 2009 di Jakarta. Setelah penantian panjang, Dea dan Ariel mengumumkan kabar kehamilan pada 12 Desember 2021.
Dea hamil setelah melalui proses bayi tabung. Mereka membagikan video yang memperlihatkan hasil USG kehamilan.
"Akhirnya aku dan @arielnidji diberi kepercayaan Tuhan menjadi orang tua," tulis Dhea pada keterangan unggahan.
Kehamilan ini tak didapat dengan mudah. Dea mengaku memiliki sejumlah masalah reproduksi, mulai dari polycystic ovary syndrome (PCOS), endometriosis, dan hidrosalping.
Tak hanya Dhea, Ariel juga disebut memiliki masalah hormon akibat pola hidup yang tidak sehat serta kelebihan berat badan.
Mereka kemudian memutuskan untuk menjalani program hamil pada 2018. Namun, saat itu Dea dan Ariel merasa kurang cocok dengan dokter yang menanganinya. Hal itu membuat program kehamilan pun gagal.
Dea dan Ariel kemudian memutuskan istirahat kurang lebih setahun sebelum memutuskan kembali menjalani program kehamilan.
Keduanya kemudian menjalani program bayi tabung. Namun, transfer embrio sempat ditunda empat kali karena dinding rahim Dea yang tidak siap.
Setelah tertunda, Dea kemudian menjalani transfer embrio. Dua minggu kemudian, alat tes kehamilan Dhea menunjukkan hasil positif.
Dea Ananda blak-blakan mengenai kondisinya ketika mengandung. Lewat unggahan di media sosial pada Rabu (18/5), Dea Ananda mengaku mengalami pengentalan darah saat hamil.
"Pengentalan darah selama hamil? Iya itu saya!" tulis Dea Ananda di Instagram.
Dalam unggahan tersebut, mantan artis cilik tersebut mengunggah sejumlah foto, mulai dari memamerkan kehamilannya, hingga kondisi akibat pengentalan darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa hal yang diunggah, seperti foto suntikan Diviti, kondisinya yang sempat istirahat total, memar akibat pengentalan darah, hingga video sang suami membantunya menyuntikkan obat.
"Suntik Diviti/Lovenox setiap malam di trimester 1, dosis berkurang jadi 3 hari sekali di jam yang sama masuk di trimester 2 dan 3," tulis Dea Ananda.
"Tentunya @arielnidji yang jab!" tulisnya dengan memberikan emotikon cium.
Dalam keterangan foto, Dea Ananda juga menuliskan menjaga makanan yang dikonsumsi sebab banyak pantangan. Ia pun mengatakan bisa mengalami begitu banyak masalah apabila melanggar pantangan tersebut.
"Minum Ascardia. Enggak bisa makan 'aneh-aneh' karena kalau bandel bisa sakit persendian, nyut-nyutan hebat, sulit bernapas, lemas, mau pingsan," tulisnya.
Ia pun membocorkan 'senjata utama' yang digunakan ketika mengalami sakit akibat penggumpalan darah tersebut.
"Koyo dan ice gel andalanku sebagai pereda sakit."
Di akhir unggahannya, Dea Ananda memberikan semangat kepada ibu-ibu hamil yang mungkin memiliki pengalaman serupa dengannya.
"Buat kamu yang senasib kaya badea, tetap semangat! Konon katanya sih 2 bulan setelah lahiran akan sembuh sendiri," tulis Dea Ananda.
CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Dea Ananda untuk mengutip unggahan tersebut.
Lanjut ke sebelah...
Jalan Panjang Dea Ananda Hamil
Dea Ananda menceritakan pengalaman alami pengentalan darah saat hamil, dan beberapa tip mengatasinya. Foto: (CNNIndonesia.com/ Endro Priherdityo)
Sebelumnya, Dea Ananda dan sang kekasih, Ariel 'Nidji' menikah pada 9 Agustus 2009 di Jakarta. Setelah penantian panjang, Dea dan Ariel mengumumkan kabar kehamilan pada 12 Desember 2021.
Dea hamil setelah melalui proses bayi tabung. Mereka membagikan video yang memperlihatkan hasil USG kehamilan.
"Akhirnya aku dan @arielnidji diberi kepercayaan Tuhan menjadi orang tua," tulis Dhea pada keterangan unggahan.
Kehamilan ini tak didapat dengan mudah. Dea mengaku memiliki sejumlah masalah reproduksi, mulai dari polycystic ovary syndrome (PCOS), endometriosis, dan hidrosalping.
Tak hanya Dhea, Ariel juga disebut memiliki masalah hormon akibat pola hidup yang tidak sehat serta kelebihan berat badan.
Mereka kemudian memutuskan untuk menjalani program hamil pada 2018. Namun, saat itu Dea dan Ariel merasa kurang cocok dengan dokter yang menanganinya. Hal itu membuat program kehamilan pun gagal.
Dea dan Ariel kemudian memutuskan istirahat kurang lebih setahun sebelum memutuskan kembali menjalani program kehamilan.
Keduanya kemudian menjalani program bayi tabung. Namun, transfer embrio sempat ditunda empat kali karena dinding rahim Dea yang tidak siap.
Setelah tertunda, Dea kemudian menjalani transfer embrio. Dua minggu kemudian, alat tes kehamilan Dhea menunjukkan hasil positif.