Amber Heard Bakal Panggil Johnny Depp Sebagai Saksi
CNN Indonesia
Senin, 23 Mei 2022 11:32 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Johnny Depp akan kembali ke persidangan melawan Amber Heard pada Senin (23/5) waktu Amerika Serikat. (REUTERS/POOL)
Jakarta, CNN Indonesia --
Johnny Depp akan kembali ke persidangan melawan Amber Heard pada Senin (23/5) waktu Amerika Serikat. Kali ini dalam persidangan yang akan digelar nanti malam waktu Indonesia, Depp akan menjawab pertanyaan dari kubu Heard.
Diberitakan Law&Crime Network, Minggu (22/5) waktu Amerika Serikat, beberapa waktu lalu kubu Heard menyebut akan memanggil Depp sebagai saksi.
Hal ini dianggap mengejutkan bagi sebagian pihak lantaran Depp berpeluang besar akan bersaksi yang justru tidak membantu Heard bebas dari gugatan mantan suaminya itu.
"Saya ingin mengatakan bahwa banyak orang yang tak yakin apakah keinginan kubu Heard itu memungkinkan," kata pengacara dan pengamat hukum Law&Crime Network, Katherine Lizardo.
"Ini sebenarnya mungkin karena di Virginia, dan sesungguhnya di pengadilan federal, di banyak negara bagian, pihak bisa memanggil saksi yang justru merugikan kasus mereka. Saksi yang merugikan pada dasarnya adalah pihak lawan," lanjutnya.
Amber Heard sebelumnya menuding balik Johnny Depp beserta pengacaranya, Adam Waldman. Heard menyebut Depp dan Waldman membuat pemberitaan negatif soal dirinya saat pengacara itu berbicara kepada Daily Mail Online pada April 2020.
Kala itu, Waldman menyebut klaim Heard menerima kekerasan dari Johnny Depp sebagai hoaks. Waldman juga berkicau soal Amber Heard yang membuat dirinya diblokir dari Twitter selamanya.
"Mereka mencoba membawa Johnny Depp untuk membangun sejumlah elemen tentang membantah gugatan terhadapnya," kata Lizardo.
"Itulah alasan mengapa seseorang membawa saksi yang merugikan untuk bersaksi atas dirinya. Namun ada alternatif yang bisa digunakan," lanjutnya.
"Contohnya, pihak tergugat bisa menggunakan deposisi Johnny Depp untuk menetapkan elemen tersebut, atau dia bisa menggunakan saksi atau dokumen lain, dokumen yang bisa diterima." kata Lizardo.
Lanjut ke sebelah..
Lizardo menilai memanggil Johnny Depp untuk membela Heard adalah tindakan berisiko karena ia merasa pengacara Amber Heard, Ben Rottenborn, bisa mengendalikan Depp selama pemeriksaan silang.
Sebelumnya pada Kamis (19/5), kuasa hukum Amber Heard memutar video rekaman deposisi Waldman. Pengacara Depp, Ben Chew, menginstruksikan Waldman berulang kali untuk tidak menjawab pertanyaan dari pengacara Amber Heard, Elaine Bredehoft dan Rottenborn.
Hal itu dikarenakan jawaban tersebut akan dianggap sebagai rekayasa kuasa hukum atau karena jawaban tersebut bisa mencederai hak komunikasi istimewa antara Depp dan Waldman.
Dalam video deposisi itu, Waldman bersaksi bahwa dia telah berbicara ke media arus utama dan jurnalis online sebagai bagian dari perwakilan Johnny Depp.
Bredehoft bertanya kepada Waldman apakah dirinya mendekati Rolling Stone pada 2018 untuk majalah tersebut menulis cerita soal reputasi dan keuangan Depp yang hancur akibat tuduhan Amber Heard.
"Bukan saya yang pertama kali kontak Rolling Stone," kata Waldman.
Ucapan tersebut bertentangan dengan tulisan Rolling Stone.
Dalam tulisan bertajuk The Trouble With Johnny Depp, Rolling Stone menulis bahwa Waldman adalah pihak pertama yang menghubungi mereka. Namun Waldman mengatakan sesungguhnya Depp yang menghubungi media itu.
Laporan Rolling Stone tersebut telah disebut beberapa kali selama persidangan. Waldman menyebut dia hadir dalam wawancara itu tapi tidak sepanjang percakapan.
Setelah dimulai sejak 11 April 2022 dan menjadi bahan gunjingan sedunia, persidangan Johnny Depp dan Amber Heard dijadwalkan mulai memasuki babak kesaksian terakhir pada pekan ini berupa argumen penutup.
Akan tetapi, belum diketahui kapan juri akan memulai musyawarah atau akan langsung memiliki vonis sebelum akhir pekan Memorial Day yang jatuh pada akhir Mei. Sehingga vonis sidang berpeluang jatuh pada awal Juni.
Jakarta, CNN Indonesia --
Johnny Depp akan kembali ke persidangan melawan Amber Heard pada Senin (23/5) waktu Amerika Serikat. Kali ini dalam persidangan yang akan digelar nanti malam waktu Indonesia, Depp akan menjawab pertanyaan dari kubu Heard.
Diberitakan Law&Crime Network, Minggu (22/5) waktu Amerika Serikat, beberapa waktu lalu kubu Heard menyebut akan memanggil Depp sebagai saksi.
Hal ini dianggap mengejutkan bagi sebagian pihak lantaran Depp berpeluang besar akan bersaksi yang justru tidak membantu Heard bebas dari gugatan mantan suaminya itu.
"Saya ingin mengatakan bahwa banyak orang yang tak yakin apakah keinginan kubu Heard itu memungkinkan," kata pengacara dan pengamat hukum Law&Crime Network, Katherine Lizardo.
"Ini sebenarnya mungkin karena di Virginia, dan sesungguhnya di pengadilan federal, di banyak negara bagian, pihak bisa memanggil saksi yang justru merugikan kasus mereka. Saksi yang merugikan pada dasarnya adalah pihak lawan," lanjutnya.
Amber Heard sebelumnya menuding balik Johnny Depp beserta pengacaranya, Adam Waldman. Heard menyebut Depp dan Waldman membuat pemberitaan negatif soal dirinya saat pengacara itu berbicara kepada Daily Mail Online pada April 2020.
Kala itu, Waldman menyebut klaim Heard menerima kekerasan dari Johnny Depp sebagai hoaks. Waldman juga berkicau soal Amber Heard yang membuat dirinya diblokir dari Twitter selamanya.
"Mereka mencoba membawa Johnny Depp untuk membangun sejumlah elemen tentang membantah gugatan terhadapnya," kata Lizardo.
"Itulah alasan mengapa seseorang membawa saksi yang merugikan untuk bersaksi atas dirinya. Namun ada alternatif yang bisa digunakan," lanjutnya.
"Contohnya, pihak tergugat bisa menggunakan deposisi Johnny Depp untuk menetapkan elemen tersebut, atau dia bisa menggunakan saksi atau dokumen lain, dokumen yang bisa diterima." kata Lizardo.
Lanjut ke sebelah..
Kapan Sidang Berakhir
Johnny Depp akan kembali ke persidangan melawan Amber Heard pada Senin (23/5) waktu Amerika Serikat. (AP/Brendan Smialowski0
Lizardo menilai memanggil Johnny Depp untuk membela Heard adalah tindakan berisiko karena ia merasa pengacara Amber Heard, Ben Rottenborn, bisa mengendalikan Depp selama pemeriksaan silang.
Sebelumnya pada Kamis (19/5), kuasa hukum Amber Heard memutar video rekaman deposisi Waldman. Pengacara Depp, Ben Chew, menginstruksikan Waldman berulang kali untuk tidak menjawab pertanyaan dari pengacara Amber Heard, Elaine Bredehoft dan Rottenborn.
Hal itu dikarenakan jawaban tersebut akan dianggap sebagai rekayasa kuasa hukum atau karena jawaban tersebut bisa mencederai hak komunikasi istimewa antara Depp dan Waldman.
Dalam video deposisi itu, Waldman bersaksi bahwa dia telah berbicara ke media arus utama dan jurnalis online sebagai bagian dari perwakilan Johnny Depp.
Bredehoft bertanya kepada Waldman apakah dirinya mendekati Rolling Stone pada 2018 untuk majalah tersebut menulis cerita soal reputasi dan keuangan Depp yang hancur akibat tuduhan Amber Heard.
"Bukan saya yang pertama kali kontak Rolling Stone," kata Waldman.
Ucapan tersebut bertentangan dengan tulisan Rolling Stone.
Dalam tulisan bertajuk The Trouble With Johnny Depp, Rolling Stone menulis bahwa Waldman adalah pihak pertama yang menghubungi mereka. Namun Waldman mengatakan sesungguhnya Depp yang menghubungi media itu.
Laporan Rolling Stone tersebut telah disebut beberapa kali selama persidangan. Waldman menyebut dia hadir dalam wawancara itu tapi tidak sepanjang percakapan.
Setelah dimulai sejak 11 April 2022 dan menjadi bahan gunjingan sedunia, persidangan Johnny Depp dan Amber Heard dijadwalkan mulai memasuki babak kesaksian terakhir pada pekan ini berupa argumen penutup.
Akan tetapi, belum diketahui kapan juri akan memulai musyawarah atau akan langsung memiliki vonis sebelum akhir pekan Memorial Day yang jatuh pada akhir Mei. Sehingga vonis sidang berpeluang jatuh pada awal Juni.