Johnny Depp Bantah Tudingan Heard: 6 Tahun Menunggu Fakta Terungkap
CNN Indonesia
Kamis, 26 Mei 2022 06:37 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Johnny Depp kembali bantah semua tudingan Amber Heard dan mengaku sudah 6 tahun menunggu fakta terungkap. Foto: (AP/Evelyn Hockstein)
Dalam persidangan sebelumnya, Amber Heard bersaksi tentang kekerasan seksual dan pelecehan yang dialami ketika bersama Johnny Depp.
Salah satunya adalah memasukkan botol minuman keras ke organ intim ketika berkelahi di Australia. Heard mengatakan hal itu dilakukan Johnny Depp karena pengaruh narkotika.
Bintang Aquaman itu juga bersaksi Depp telah melakukan pelecehan seksual padanya pada kesempatan lain, mencekiknya, memukul kepalanya, menjambak rambutnya dan menampar wajahnya.
Heard juga menunjukkan foto-foto memar di wajahnya dan goresan di lengannya, foto-foto kerusakan apartemen mereka, serta catatan terapi kontemporer yang merujuk pada dugaan pelecehan itu.
Namun, Depp dalam persidangan Rabu (25/5) kembali membantah semua tudingan tersebut.
"Sungguh gila mendengar tuduhan keji mengenai kekerasan, kekerasan seksual yang dia kaitkan kepada saya," kata Depp.
"Mengerikan, konyol, memalukan, menggelikan, menyakitkan, biadab, brutal, tak terbayangkan, kejam, dan semuanya palsu, semuanya salah."
"Tidak ada manusia yang sempurna - tentu saja tidak - tidak satupun dari kita. Tapi saya tidak pernah dalam hidup saya melakukan pelecehan seksual, kekerasan fisik," Johnny Depp menegaskan.
Dalam kesempatan itu, mantan kekasih Johnny Depp Kate Moss juga bersaksi. Kate Moss membantah semua tuduhan termasuk pemikiran Amber Heard tentang dirinya menjadi korban kekerasan ketika pacaran dengan Johnny Depp.
"Dia tidak pernah mendorong, menendang, atau melempar saya ke bawah tangga," kata Kate Moss seperti dilansir AFP, Rabu (25/5).
Setelah dimulai sejak 11 April 2022 dan menjadi bahan gunjingan sedunia, persidangan Johnny Depp dan Amber Heard dijadwalkan mulai memasuki babak kesaksian terakhir pada pekan ini berupa argumen penutup.
Akan tetapi, belum diketahui kapan juri akan memulai musyawarah atau akan langsung memiliki vonis sebelum akhir pekan Memorial Day yang jatuh pada akhir Mei. Sehingga vonis sidang berpeluang jatuh pada awal Juni.
Johnny Depp kembali bersaksi dalam persidangan melawan Amber Heard terkait dugaan pencemaran nama baik pada Rabu (25/5). Ia untuk kesekian kalinya membantah melakukan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap mantan istrinya itu.
Ia mengatakan semua tudingan Amber Heard padanya bahkan sejak perintah penahanan pada Mei 2016 telah mengubah kehidupannya.
Johnny Depp bersaksi sudah memberi tahu fakta dan kondisi yang sesungguhnya dalam enam tahun terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak pernah dalam hidup ini melakukan kekerasan seksual dan pelecehan fisik," kata Johnny Depp seperti dilansir CNN, Rabu (25/5).
"Semua kisah aneh dan keterlaluan tentang saya melakukan hal tersebut dan hidup dengan (kisah) itu selama enam tahun, menunggu untuk membuat fakta terungkap."
Persidangan dugaan pencemaran nama baik merupakan babak baru Johnny Depp dan Amber Heard. Pada 2016, Amber Heard mengajukan permintaan penahanan atas Johnny Depp terkait kekerasan dalam rumah tangga, tak lama setelah gugat cerai.
Pada 2018, Amber Heard kemudian menuliskan opini dan menyatakan dirinya merupakan korban kekerasan dalam rumah tangga.
Heard kala itu memang tidak menyebutkan nama Depp atau siapa pun. Namun, banyak pihak langsung merujuk kepada bintang Pirates of the Caribbean tersebut. Tulisan itu yang kemudian membuat Depp menggugat Amber Heard senilai US$50 juta.
"Ini tidak mudah bagi kita semua. saya tahu itu. Namun, tidak peduli apa yang terjadi, saya benar-benar sampai di titik ini dan saya telah mengatakan yang sebenarnya," kata Johnny Depp, seperti dilansir Variety, Rabu (25/5).
"Saya telah buka suara mengenai hal yang saya pikul dengan enggan selama enam tahun."
Ia meyakini tidak ada orang yang mau untuk selalu memberikan penjelasan mengenai kejadian yang sebenarnya di banyak tempat dan berulang kali.
Namun, Depp mengatakan akhirnya merasa perlu melakukan hal tersebut.
"Saya tidak berpikir ada orang yang senang harus membelah diri dan mengatakan yang sebenarnya. Namun, ada kalanya seseorang harus melakukan itu karena sudah di luar kendali," kata Depp.
Johnny Depp kembali bantah semua tudingan Amber Heard dan mengaku sudah 6 tahun menunggu fakta terungkap. Foto: (AP/Evelyn Hockstein)
Dalam persidangan sebelumnya, Amber Heard bersaksi tentang kekerasan seksual dan pelecehan yang dialami ketika bersama Johnny Depp.
Salah satunya adalah memasukkan botol minuman keras ke organ intim ketika berkelahi di Australia. Heard mengatakan hal itu dilakukan Johnny Depp karena pengaruh narkotika.
Bintang Aquaman itu juga bersaksi Depp telah melakukan pelecehan seksual padanya pada kesempatan lain, mencekiknya, memukul kepalanya, menjambak rambutnya dan menampar wajahnya.
Heard juga menunjukkan foto-foto memar di wajahnya dan goresan di lengannya, foto-foto kerusakan apartemen mereka, serta catatan terapi kontemporer yang merujuk pada dugaan pelecehan itu.
Namun, Depp dalam persidangan Rabu (25/5) kembali membantah semua tudingan tersebut.
"Sungguh gila mendengar tuduhan keji mengenai kekerasan, kekerasan seksual yang dia kaitkan kepada saya," kata Depp.
"Mengerikan, konyol, memalukan, menggelikan, menyakitkan, biadab, brutal, tak terbayangkan, kejam, dan semuanya palsu, semuanya salah."
"Tidak ada manusia yang sempurna - tentu saja tidak - tidak satupun dari kita. Tapi saya tidak pernah dalam hidup saya melakukan pelecehan seksual, kekerasan fisik," Johnny Depp menegaskan.
Dalam kesempatan itu, mantan kekasih Johnny Depp Kate Moss juga bersaksi. Kate Moss membantah semua tuduhan termasuk pemikiran Amber Heard tentang dirinya menjadi korban kekerasan ketika pacaran dengan Johnny Depp.
"Dia tidak pernah mendorong, menendang, atau melempar saya ke bawah tangga," kata Kate Moss seperti dilansir AFP, Rabu (25/5).
Setelah dimulai sejak 11 April 2022 dan menjadi bahan gunjingan sedunia, persidangan Johnny Depp dan Amber Heard dijadwalkan mulai memasuki babak kesaksian terakhir pada pekan ini berupa argumen penutup.
Akan tetapi, belum diketahui kapan juri akan memulai musyawarah atau akan langsung memiliki vonis sebelum akhir pekan Memorial Day yang jatuh pada akhir Mei. Sehingga vonis sidang berpeluang jatuh pada awal Juni.