Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak musisi internasional bersiap menyapa penggemar di Indonesia tahun ini, mulai dari Justin Bieber, LANY, The Script, Jessi, B.I, dan masih banyak lagi. Itu akan menjadi kunjungan pertama mereka lebih dari 2 tahun terakhir.
Justin Bieber menjadi musisi internasional yang cukup awal diumumkan konser lagi ke Indonesia. Pada 24 Maret, pelantun lagu Baby tersebut dikonfirmasi kembali ke Indonesia para paruh kedua 2022.
Selain Justin Bieber, Calum Scott, dan Westlife juga akan manggung kembali di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, butuh waktu panjang bagi promotor untuk mendatangkan musisi-musisi internasional tersebut tahun ini. Sound Rhythm selaku promotor yang bekerja sama dengan PK Entertainment curhat sudah melakukan negosiasi satu tahun sebelum pandemi.
"Sebenarnya tidak secepat yang dibayangkan. Sejak sebelum pandemi sudah proses, kami sudah negosiasi setahun sebelum pandemi," cerita Agung dari Sound Rhythm kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
"Tadinya [artis] mau masuknya tanggal-tanggal pada saat pandemi, tapi karena pandemi jadi diubah lagi. Dari 2020 mundur ke 2021. Pandemi lagi, mundur lagi ke 2022," lanjutnya.
Namun, situasi berubah ketika pemerintah secara perlahan melonggarkan kebijakan terkait pandemi jelang akhir 2021, mulai dari mengizinkan penyelenggaraan acara berkapasitas besar, seperti konser dan festival musik.
Selain itu, Presiden Joko Widodo pada Mei 2022 juga mengizinkan masyarakat membuka masker di ruang terbuka.
"Begitu Januari mereka lihat kasus mulai turun, langsung announce," kata Agung.
 Justin Bieberketika tampil dalam My World Tour di Sentul, Bogor, Indonesia, pada 23 April 2011. Foto: (AFP/ADEK BERRY). Foto: (AFP/ADEK BERRY) |
Namun, jadwal konser bukan satu-satunya hal yang berubah akibat pandemi Covid-19. Beberapa hal terkait urusan teknis menjadi berbeda dari sebelum pandemi, salah satunya adalah syarat berkaitan Covid-19 dalam mengurus visa kerja.
"Untuk mengurus perizinan, mendapat visa kerja, salah satu yang diminta pemerintah itu adalah seluruh artis dan rombongan harus sudah vaksin dua kali," katanya.
"Sekarang kalau urus visa kerja artis dan segala macam itu ada [aturan baru]. Itu yang harus dituruti, standar-standar itu yang harus dijalani," lanjut Agung.
Hal tersebut juga berlaku ketika menyiapkan kedatangan NCT Dream dan Red Velvet ke Indonesia pada Mei 2022. Dua idol group asal Korea Selatan tersebut menjadi yang paling awal tampil langsung di Indonesia melalui Allo Bank Festival 2022.
Penanggung Jawab Operasional Allo Bank Festival 2022 Latif Harnoko mengatakan hal mencolok yang membedakan urusan administrasi sebelum dan sesudah pandemi adalah semua dilakukan secara online.
"Mengurus persyaratan artis asing juga perlu effort, dikirim dulu datanya. Sedangkan belum tentu datanya bisa langsung diterima karena semua sama-sama mengirim, termasuk mengurus visa," tutur Harnoko kepada CNNIndonesia.com, Jumat (17/6).
"Artis K-Pop itu kan perlu waktu untuk mengatur jadwal. Jadi, kami sebulan sebelumnya itu full effort untuk mengatur [jadwal], minta waktu, mengurus penawaran," tuturnya.
Treatment artis lokal di sebelah...
Treaatment Musisi Lokal dan Langkah Preventif
Beberapa hal teknis juga disebut berubah oleh promotor dalam menyelenggarakan festival musik yang diramaikan musisi lokal, seperti PESTAPORA 2022. Foto: (Anthony Delanoix via StockSnap)
Pengalaman baru saat mengundang artis untuk tampil di konser hingga festival musik masa kini tidak hanya dialami promotor musisi internasional.
Proses penyesuaian itu juga dialami penyelenggara festival musik Indonesia. Salah satunya Pestapora 2022, festival musik yang digagas Boss Creator milik Rizky Aulia alias Kiki Ucup.
Meski dinilai tidak terlalu berbeda, masih ada sejumlah musisi yang menanyakan keamanan selama pertunjukan. Tidak sedikit juga musisi yang masih bertanya-tanya mengenai izin penyelenggaraan konser setelah pandemi mereda.
"Treatmentnya sama, mungkin ada beberapa musisi yang tanya, 'Nanti protokolernya bagaimana?" kata Ucup.
"Atau masih ada juga musisi yang tanya, 'Memang udah bisa [gelar konser]?" lanjutnya.
Di sisi lain, para penyelenggara juga mesti menaruh perhatian lebih terhadap tren kasus Covid-19. Upaya pencegahan juga perlu dilakukan demi mencegah penularan massal.
Harnoko juga berbagi pengalaman soal langkah preventif selama gelaran Allo Bank Festival pada akhir Mei lalu.
"Membuat 50 titik hand sanitizer. Terus kalau kami makan, kami coba duduknya diberi jarak," ucap Harnoko.
"Karena kami ada tenda, jadi setiap tenda diberi jarak supaya enggak berdekatan. Ada juga petugas Covid yang keliling, khususnya tempat makan," tutur Latif.
[Gambas:Photo CNN]
Sementara itu, persiapan matang juga ditempuh Agung Agusta bersama Sound Rhythm dan Kiki Ucup bersama Boss Creator. Agung bersama timnya telah menyiapkan sistem untuk memastikan seluruh penonton sudah divaksin, serta mematuhi aturan yang berlaku.
"Sebelum masuk ke [laman] penjualan tiket, penonton harus menyetujui bahwa mereka harus mengikuti regulasi pemerintah," tutur Agung.
"Penonton harus vaksin dua kali. Pengamanan juga sangat ketat, siapa yang punya tiket dan sudah vaksin, sudah ada peduli lindungi, lalu scan barcode hingga keluar tanda hijau, baru bisa masuk," lanjutnya.
Sedangkan, Kiki Ucup juga menyiapkan sejumlah rencana demi mengantisipasi sejumlah risiko yang mungkin terjadi menjelang penyelenggaraan Pestapora, salah satunya adalah kenaikan angka kasus harian.
"Sudah ada beberapa planning. Harapannya sih jalan plan A, tapi plan B sampai plan C kita udah siapin sih misal sekiranya harus kembali lagi ke tengah tahun 2021," kata Ucup.
"Sudah ada planningnya untuk mengantisipasinya, tapi kami belum tahu juga seperti apa nantinya," lanjutnya.