33 Macam Genre dan Subgenre di Anime, Kenali Sebelum Menonton
CNN Indonesia
Rabu, 29 Jun 2022 19:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Terdapat banyak sekali genre dan subgenre yang ada di anime. Berikut macam-macam genre dan subgenre di anime untuk diketahui sebelum menonton. (Felix Film via Imdb/ Aharen-san Hakarenai)
Jakarta, CNN Indonesia --
Anime alias animasi khas Jepang kian digandrungi dari waktu ke waktu. Selain banyaknya judul baru dengan cerita segar, hal ini tak terlepas dari beragamnya jenis atau genre di anime yang sangat bervariasi.
Sebenarnya genre di anime seperti halnya di film pada umumnya. Ada cerita romansa, komedi, laga (action), fiksi sains (sci-fi), sampai horor.
Bedanya, anime punya beberapa subgenre dengan istilah Jepang. Subgenre ini melengkapi pengemasan anime tersebut.
Berikut macam-macam genre dan subgenre yang ada di anime, dirangkum dari berbagai sumber.
Genre Anime
Ilustrasi. Terdapat banyak sekali genre di anime. Berikut daftar genre anime dan artinya. (Zero-G via Imdb/ Anime My Roommate is a Cat)
Genre di anime Jepang ini mewakili unsur utama cerita yang ada di dalamnya. Setidaknya ada 17 genre anime dan artinya untuk kamu ketahui sebelum menonton.
1. Action
Anime dengan genre action menghadirkan cerita dengan balutan aksi perkelahian atau pertempuran, baik yang menggunakan senjata maupun tidak.
Biasanya, anime bergenre action akan memberikan tayangan-tayangan perkelahian yang detail, seperti gerakan, jurus, sampai efeknya.
2. Adventure
Adventure biasanya mengisahkan soal perjalanan atau penjelajahan dari para tokohnya. Perjalanan ini untuk mencapai tujuan, ambisi, hingga misi tertentu.
3. Avant Garde
Anime dengan genre ini bisa disebut tidak biasa, baik dari sisi karakter yang unik, gaya seni inovatif, dan unsur-unsur modern populer lainnya.
4. Boys Love
Genre ini memberikan kisah hubungan romantis laki-laki dengan sesama jenis. Kadang kala merujuk pada adegan-adegan seksual.
5. Comedy
Anime dengan genre komedi pasti menampilkan kisah yang mengundang gelak tawa dan menghibur. Umumnya, kisah yang ditampilkan berakhir bahagia dan jarang ada ketegangan.
6. Drama
Anime dengan genre ini menampilkan kisah kehidupan dengan karakter yang realistis dengan berbagai konflik dan emosi yang kompleks. Terkadang, akan ada bagian yang dibuat dramatis dan membangkitkan rasa haru dan air mata.
7. Fantasy
Cerita di anime ini penuh imajinasi atau hal-hal yang tidak ada di dunia nyata, seperti kekuatan magis, makhluk aneh, hingga elemen yang tidak lazim atau tidak bisa dijelaskan oleh sains.
8. Girls Love
Terbalik dari Boys Love, genre ini menyuguhkan kisah romantis perempuan dengan perempuan. Kadang pula berisi konten seksual.
9. Gourmet
Genre ini biasanya menghadirkan karakter utama sebagai koki, penikmat makanan, atau kehidupan kisah seputar makanan dan minuman. Biasanya, akan ada adegan rinci soal resep dan proses memasak.
10. Horror
Anime dengan genre ini menampilkan cerita yang menakutkan, baik karena sosok tidak kasat mata atau hantu, makhluk aneh yang mengerikan, dan lainnya.
11. Mystery
Berbeda dengan horor yang menakutkan dan mungkin membuat penonton tidak ingin lanjut menonton, genre misteri justru menonjolkan rasa penasaran. Singkatnya, penonton dibawa memecahkan teka-teki di kisah pembunuhan, kejahatan, dan lainnya bersama tokoh utama.
12. Romance
Genre ini penuh kisah romantis selayaknya perjuangan cinta. Narasinya akan fokus ke kisah cinta karakter utama, baik dari sisi emosi sampai konflik yang dihadapi.
13. Sci-Fi
Berbeda dengan fantasi yang memunculkan hal-hal di luar sains, sci-fi justru menggunakan sains, namun umumnya yang berupa masa depan. Artinya, kisah dibuat dengan bayangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bisa dijelaskan secara ilmiah.
14. Slice of Life
Ringkasnya, genre ini mengisahkan cerita kehidupan sehari-sehari yang dialami manusia. Namun, biasanya ada nilai-nilai kehidupan di dalamnya.
15. Sports
Genre ini fokus pada dunia olahraga, seperti cerita perjuangan atlet atau tim cabang olahraga tertentu dengan segala bumbu konfliknya.
16. Supernatural
Genre ini mirip dengan fantasi. Bedanya, pada fantasi semua tokoh punya hal-hal yang tidak biasa. Sementara di supernatural, biasanya hanya karakter tertentu, misalnya ada seorang manusia yang tiba-tiba menjadi setengah iblis.
17. Suspense
Serupa dengan misteri, di genre suspense penonton diberi ketegangan, ketakutan, kecemasan. Tapi, biasanya ada beberapa pengalihan informasi di dalam cerita, sehingga tidak benar-benar sedang mengungkap sebuah peristiwa, namun penonton tetap dibuat penasaran.
Apa saja subgenre di anime? Lanjut baca di sebelah...
Subgenre Anime
Subgenre adalah pengembangan atau turunan dari genre tertentu sehingga menghasilkan jenis genre yang lain namun punya kekhasan. Macam subgenre anime pun tak kalah banyak. Berikut daftarnya.
Subgenre ini berhubungan dengan dunia robot atau mesin. Biasanya akan ada konten soal kecanggihan teknologi di dalamnya.
2. School Life
Dari namanya saja sudah jelas bahwa subgenre ini menampilkan cerita yang alurnya kerap berlatar belakang kejadian-kejadian di sekolah. Tokohnya tentu pelajar dari berbagai tingkatan.
3. Harem
Anime dengan subgenre ini fokus pada kisah seorang laki-laki dengan beberapa tokoh perempuan yang mengelilingi dunianya. Biasanya, anime dengan genre drama dapat mengusung subgenre harem.
4. Reverse Harem
Terbalik dari harem, subgenre ini fokus pada kisah seorang perempuan yang dikelilingi banyak laki-laki. Misalnya, satu perempuan yang disukai oleh beberapa tokoh laki-laki dengan kecenderungan hubungan romansa.
5. Shoujo
Biasanya berisi tentang hubungan percintaan antara perempuan dengan laki-laki, namun karakter perempuan masih muda kira-kira berusia 10-18 tahun.
6. Josei
Seperti halnya Shoujo, namun bedanya karakter utama perempuan sudah lebih dewasa, sekitar 18-30 tahun. Dengan begitu, kisah dan masalahnya jadi lebih kompleks.
7. Seinen
Kebalikan dari Josei, fokusnya pada karakter utama laki-laki dewasa dengan rentang usia 18-30 tahun.
8. Shounen
Subgenre ini seperti Shoujo, namun karakter utama ada di laki-laki dengan usia 10-18 tahun. Biasanya memiliki kekhasan cerita tokoh dari yang lemah menjadi kuat alias from zero to hero.
9. Shoujo-ai
Shoujo-ai merupakan pengembangan subgenre shoujo yang fokus pada karakter perempuan, tapi punya hubungan sebatas teman dengan beberapa karakter lain.
10. Shounen-ai
Ceritanya mengenai karakter utama laki-laki yang memiliki pertemanan dengan laki-laki lain, namun hanya sebatas teman.
11. Ecchi
Anime dengan subgenre ini menampilkan konten seksual atau tidak senonoh. Biasanya sengaja dilakukan sebagai fanservice atau untuk menarik penonton.
12. Hentai
Subgenre hentai merupakan pengembangan dari Ecchi, yakni konten seksualnya sudah menjurus ke pornografi. Subgenre ini dikhususkan untuk penonton dewasa.
13. Yuri
Kisah di anime dengan subgenre ini menonjolkan soal hubungan sesama perempuan yang menyimpang secara seksual.
14. Yaoi
Sementara Yaoi merupakan subgenre dengan kisah hubungan sesama laki-laki secara seksual.
15. Netore (NTR)
Subgenre ini mengisahkan soal cerita cinta yang dikhianati. Akhir cerita biasanya menyedihkan dan memberi rasa sakit hati kepada penonton.
16. Isekai
Subgenre isekai merupakan perluasan dari genre fantasi. Kisahnya berisi soal perjalanan atau petualangan di dunia lain, seperti dunia magis maupun virtual. Karakternya pun diceritakan lebih mendalam, seperti bisa berpindah dunia atau reinkarnasi di dunia lain.
Itulah aneka genre dan subgenre yang ada anime. Sebelum memutuskan menonton, sebaiknya perhatikan genre di anime yang disukai dan sesuaikan dengan usia, begitu juga dengan subgenrenya.
Jakarta, CNN Indonesia --
Anime alias animasi khas Jepang kian digandrungi dari waktu ke waktu. Selain banyaknya judul baru dengan cerita segar, hal ini tak terlepas dari beragamnya jenis atau genre di anime yang sangat bervariasi.
Sebenarnya genre di anime seperti halnya di film pada umumnya. Ada cerita romansa, komedi, laga (action), fiksi sains (sci-fi), sampai horor.
Bedanya, anime punya beberapa subgenre dengan istilah Jepang. Subgenre ini melengkapi pengemasan anime tersebut.
Berikut macam-macam genre dan subgenre yang ada di anime, dirangkum dari berbagai sumber.
Genre Anime
Ilustrasi. Terdapat banyak sekali genre di anime. Berikut daftar genre anime dan artinya. (Zero-G via Imdb/ Anime My Roommate is a Cat)
Genre di anime Jepang ini mewakili unsur utama cerita yang ada di dalamnya. Setidaknya ada 17 genre anime dan artinya untuk kamu ketahui sebelum menonton.
1. Action
Anime dengan genre action menghadirkan cerita dengan balutan aksi perkelahian atau pertempuran, baik yang menggunakan senjata maupun tidak.
Biasanya, anime bergenre action akan memberikan tayangan-tayangan perkelahian yang detail, seperti gerakan, jurus, sampai efeknya.
2. Adventure
Adventure biasanya mengisahkan soal perjalanan atau penjelajahan dari para tokohnya. Perjalanan ini untuk mencapai tujuan, ambisi, hingga misi tertentu.
3. Avant Garde
Anime dengan genre ini bisa disebut tidak biasa, baik dari sisi karakter yang unik, gaya seni inovatif, dan unsur-unsur modern populer lainnya.
4. Boys Love
Genre ini memberikan kisah hubungan romantis laki-laki dengan sesama jenis. Kadang kala merujuk pada adegan-adegan seksual.
5. Comedy
Anime dengan genre komedi pasti menampilkan kisah yang mengundang gelak tawa dan menghibur. Umumnya, kisah yang ditampilkan berakhir bahagia dan jarang ada ketegangan.
6. Drama
Anime dengan genre ini menampilkan kisah kehidupan dengan karakter yang realistis dengan berbagai konflik dan emosi yang kompleks. Terkadang, akan ada bagian yang dibuat dramatis dan membangkitkan rasa haru dan air mata.
7. Fantasy
Cerita di anime ini penuh imajinasi atau hal-hal yang tidak ada di dunia nyata, seperti kekuatan magis, makhluk aneh, hingga elemen yang tidak lazim atau tidak bisa dijelaskan oleh sains.
8. Girls Love
Terbalik dari Boys Love, genre ini menyuguhkan kisah romantis perempuan dengan perempuan. Kadang pula berisi konten seksual.
9. Gourmet
Genre ini biasanya menghadirkan karakter utama sebagai koki, penikmat makanan, atau kehidupan kisah seputar makanan dan minuman. Biasanya, akan ada adegan rinci soal resep dan proses memasak.
10. Horror
Anime dengan genre ini menampilkan cerita yang menakutkan, baik karena sosok tidak kasat mata atau hantu, makhluk aneh yang mengerikan, dan lainnya.
11. Mystery
Berbeda dengan horor yang menakutkan dan mungkin membuat penonton tidak ingin lanjut menonton, genre misteri justru menonjolkan rasa penasaran. Singkatnya, penonton dibawa memecahkan teka-teki di kisah pembunuhan, kejahatan, dan lainnya bersama tokoh utama.
12. Romance
Genre ini penuh kisah romantis selayaknya perjuangan cinta. Narasinya akan fokus ke kisah cinta karakter utama, baik dari sisi emosi sampai konflik yang dihadapi.
13. Sci-Fi
Berbeda dengan fantasi yang memunculkan hal-hal di luar sains, sci-fi justru menggunakan sains, namun umumnya yang berupa masa depan. Artinya, kisah dibuat dengan bayangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bisa dijelaskan secara ilmiah.
14. Slice of Life
Ringkasnya, genre ini mengisahkan cerita kehidupan sehari-sehari yang dialami manusia. Namun, biasanya ada nilai-nilai kehidupan di dalamnya.
15. Sports
Genre ini fokus pada dunia olahraga, seperti cerita perjuangan atlet atau tim cabang olahraga tertentu dengan segala bumbu konfliknya.
16. Supernatural
Genre ini mirip dengan fantasi. Bedanya, pada fantasi semua tokoh punya hal-hal yang tidak biasa. Sementara di supernatural, biasanya hanya karakter tertentu, misalnya ada seorang manusia yang tiba-tiba menjadi setengah iblis.
17. Suspense
Serupa dengan misteri, di genre suspense penonton diberi ketegangan, ketakutan, kecemasan. Tapi, biasanya ada beberapa pengalihan informasi di dalam cerita, sehingga tidak benar-benar sedang mengungkap sebuah peristiwa, namun penonton tetap dibuat penasaran.
Apa saja subgenre di anime? Lanjut baca di sebelah...
Genre dan Subgenre di Anime
Macam genre dan subgenre anime serta artinya. (Pierrot via Imdb/ Anime Black Clover)
Subgenre Anime
Subgenre adalah pengembangan atau turunan dari genre tertentu sehingga menghasilkan jenis genre yang lain namun punya kekhasan. Macam subgenre anime pun tak kalah banyak. Berikut daftarnya.
Subgenre ini berhubungan dengan dunia robot atau mesin. Biasanya akan ada konten soal kecanggihan teknologi di dalamnya.
2. School Life
Dari namanya saja sudah jelas bahwa subgenre ini menampilkan cerita yang alurnya kerap berlatar belakang kejadian-kejadian di sekolah. Tokohnya tentu pelajar dari berbagai tingkatan.
3. Harem
Anime dengan subgenre ini fokus pada kisah seorang laki-laki dengan beberapa tokoh perempuan yang mengelilingi dunianya. Biasanya, anime dengan genre drama dapat mengusung subgenre harem.
4. Reverse Harem
Terbalik dari harem, subgenre ini fokus pada kisah seorang perempuan yang dikelilingi banyak laki-laki. Misalnya, satu perempuan yang disukai oleh beberapa tokoh laki-laki dengan kecenderungan hubungan romansa.
5. Shoujo
Biasanya berisi tentang hubungan percintaan antara perempuan dengan laki-laki, namun karakter perempuan masih muda kira-kira berusia 10-18 tahun.
6. Josei
Seperti halnya Shoujo, namun bedanya karakter utama perempuan sudah lebih dewasa, sekitar 18-30 tahun. Dengan begitu, kisah dan masalahnya jadi lebih kompleks.
7. Seinen
Kebalikan dari Josei, fokusnya pada karakter utama laki-laki dewasa dengan rentang usia 18-30 tahun.
8. Shounen
Subgenre ini seperti Shoujo, namun karakter utama ada di laki-laki dengan usia 10-18 tahun. Biasanya memiliki kekhasan cerita tokoh dari yang lemah menjadi kuat alias from zero to hero.
9. Shoujo-ai
Shoujo-ai merupakan pengembangan subgenre shoujo yang fokus pada karakter perempuan, tapi punya hubungan sebatas teman dengan beberapa karakter lain.
10. Shounen-ai
Ceritanya mengenai karakter utama laki-laki yang memiliki pertemanan dengan laki-laki lain, namun hanya sebatas teman.
11. Ecchi
Anime dengan subgenre ini menampilkan konten seksual atau tidak senonoh. Biasanya sengaja dilakukan sebagai fanservice atau untuk menarik penonton.
12. Hentai
Subgenre hentai merupakan pengembangan dari Ecchi, yakni konten seksualnya sudah menjurus ke pornografi. Subgenre ini dikhususkan untuk penonton dewasa.
13. Yuri
Kisah di anime dengan subgenre ini menonjolkan soal hubungan sesama perempuan yang menyimpang secara seksual.
14. Yaoi
Sementara Yaoi merupakan subgenre dengan kisah hubungan sesama laki-laki secara seksual.
15. Netore (NTR)
Subgenre ini mengisahkan soal cerita cinta yang dikhianati. Akhir cerita biasanya menyedihkan dan memberi rasa sakit hati kepada penonton.
16. Isekai
Subgenre isekai merupakan perluasan dari genre fantasi. Kisahnya berisi soal perjalanan atau petualangan di dunia lain, seperti dunia magis maupun virtual. Karakternya pun diceritakan lebih mendalam, seperti bisa berpindah dunia atau reinkarnasi di dunia lain.
Itulah aneka genre dan subgenre yang ada anime. Sebelum memutuskan menonton, sebaiknya perhatikan genre di anime yang disukai dan sesuaikan dengan usia, begitu juga dengan subgenrenya.