Jakarta, CNN Indonesia -- Baim Wong buka suara usai dirinya ramai diberitakan mendaftarkan "Citayam Fashion Week" sebagai sebuah brand di Dirjen HAKI.
Dalam pernyataan di media sosial, Senin (25/7), Baim Wong mengatakan dirinya mendaftarkan slogan tersebut setelah berkomunikasi dengan para 'seleb' Citayam Fashion Week, seperti Bonge, Roy, dan Kurma.
"Citayam Fashion Week ini bukan milik saya.. Ini milik mereka semua, ini milik Indonesia," kata Baim Wong dalam pernyataannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanyalah orang yang punya visi menjadikan Citayam Fashion Week sebagai ajang untuk membuat tren ini menjadi wadah yang legal, dan enggak musiman," lanjutnya.
Menurut Baim Wong, semua bermula dari ketertarikan istrinya, Paula Varhoeven, atas fenomena Citayam Fashion Week.
Paula sendiri diketahui sempat datang ke Dukuh Atas, bertemu Bonge, melintasi zebra cross di sana, bahkan memberikan uang tunai Rp500 juta kepada Bonge di kampung anak itu di Citayam.
Kata Baim Wong, Paula menyadarkan dirinya bahwa fenomena ini menggambarkan masyarakat Indonesia yang sudah mulai peduli akan mode dan melepaskan stigma bahwa mode haruslah berkaitan dengan label papan atas atau mahal.
 Citayam Fashion Week telah menjadi pembicaraan beberapa minggu terakhir. Semua berawal dari para remaja asal Jakarta pinggiran Citayam yang mengubah kawasan Dukuh Atas di Jakarta Pusat menjadi tempat bersantai. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim) |
"Dan ternyata di Indonesia, fashion itu enggak harus mahal, dan mereka bangga memakainya. Kebanggaan itu adalah achievement yang penting, dan itu harus dibudidayakan," kata Baim Wong.
Baim Wong mengklaim dirinya sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak untuk menjadikan fenomena ini menjadi sebuah ajang resmi, bahkan bersiap-siap menyediakan tempat khusus bila Dukuh Atas tak lagi kondusif sebagai wadah ekspresi para anak muda ini.
"Dan alhamdulillah semua kejadian ini track record-nya ada. Insyallah saya enggak mengada-ada, kalian boleh langsung menanyakan ke pihak yang bersangkutan," kata Baim Wong.
[Gambas:Video CNN]
"Semua itu saya lakukan bukan untuk kepentingan pribadi. Tujuan besarnya lebih untuk kalian, lebih untuk Indonesia, saya peduli dengan negara saya, sebisa mungkin saya melakukan yang menurut saya bisa saya lakukan," katanya.
"Tetapi maaf kalau jadi meresahkan kalian, insyaallah tujuan kita sama. Semua untuk kalian, selalu sayang kalian semua," tulis Baim Wong.
CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Baim Wong untuk mengutip pernyataan tersebut.
Baim Wong sebelumnya diketahui mendaftarkan "Citayam Fashion Week" ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebagai sebuah hak brand atau merek.
Pendaftaran itu dilakukan di bawah bendera PT Tiger Wong Entertainment, perusahaan yang didirikan Baim Wong dan istrinya Paula Verhoeven.
Selain Baim, ada pula Indigo yang mendaftarkan hak atas slogan tersebut. Baik Baim atau Indigo nantinya bisa menguasai hak merek Citayam Fashion Week apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan Kemenkumham, salah satunya yakni mendapat restu dari publik.
Sementara itu, Kemenkumham menyebut hanya akan ada satu permohonan yang diterima. Hal itu disampaikan oleh Koordinator Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham Irma Mariana.
Menurut Irma, Kemenkumham hanya akan menerima satu dari dua permohonan pengajuan merek tersebut apabila sudah sesuai ketentuan. Kedua permohonan juga dikatakan bisa ditolak apabila tak memenuhi syarat.
"Hanya satu [merek yang diterima] kalau sesuai dengan ketentuan. Tapi bisa saja dua-duanya ditolak. Tergantung hasil pemeriksaan-pemeriksaan," kata Irma kepada CNNIndonesia.com, Minggu (24/7).
Pernyataan lengkap Baim Wong di sebelah...
Pernyataan Lengkap Baim Wong
Baim Wong buka suara usai dirinya ramai diberitakan mendaftarkan
Berikut pernyataan lengkap Baim Wong soal Citayam Fashion Week:
Citayam Fashion Week ini bukan milik saya.. Ini milik mereka semua, ini milik Indonesia.
Saya hanyalah orang yang punya visi menjadikan Citayam Fashion Week sebagai ajang untuk membuat tren ini menjadi wadah yang legal, dan enggak musiman.
Dan yang paling penting bisa memajukan fashion Indonesia di mata dunia. Kenapa saya tergerak?
Berawal semua ini karena istri saya. Karena dia mengerti dunia fashion, dan dia melihat Citayam Fashion Week ini adalah gerakan di mana orang-orang sudah memedulikan fashion.
Dan ternyata di Indonesia, fashion itu enggak harus mahal, dan mereka bangga memakainya. Kebanggaan itu adalah achievement yang penting, dan itu harus dibudidayakan.
Bagaimana caranya?
Orang-orang dengan mimpi yang besar yang harus membantu mereka. Bukan karena kepentingan bisa dapat berapa? Tapi visinya itu mau dibawa sejauh apa? Dan sejauh apa kita percaya dengan tujuan itu? Dan tujuan itu untuk kesejahteraan siapa? Dan apakah ada manfaatnya untuk orang banyak?
Terlalu banyak risiko ketika kita mempunyai cita-cita atau tujuan yang besar, karena membuat sesuatu menjadi besar pasti memerlukan biaya.
Dan saya pun bilang ini kepada mereka semua (Bonge, Roy, Kurma, Jeje waktu itu lagi sakit, tapi saya sudah undang juga), persis sehari sebelum berita ini ada.
Hasil dari sini saya belum tau ada atau enggak, tapi kalaupun ada, itu akan jadi milik kalian juga. Dan bukan cuma itu, inget ada nama Citayam di depannya.
Ini juga milik mereka. Ini benar-benar milik Indonesia. Dengan tangan kalian (Bonge, Roy, Jeje, dan Kurma), kalian bangun Citayam menjadi daerah yang hebat dengan uang ini.
 Citayam Fashion Week telah menjadi pembicaraan beberapa minggu terakhir. Semua berawal dari para remaja asal Jakarta pinggiran Citayam yang mengubah kawasan Dukuh Atas di Jakarta Pusat menjadi tempat bersantai. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim) |
Saya hanya bagian dari kalian untuk bisa meraih mimpi ini. Saya hanya butuh kepercayaan kalian.
Dan alhamdulillah semua kejadian ini track record-nya ada. Insyallah saya enggak mengada-ada, kalian boleh langsung menanyakan ke pihak yang bersangkutan.
Kapan saya pertama kali menghubungi Bonge, kapan saya mendaftarkan HAKI, kapan saya berbicara dengan semua orang yang berhubungan dengan Citayam Fashion Week, kapan saya minta izin pak Menteri untuk memindahkan CFW ke tempat lebih layak, kapan saya minta izin Dirut Sarinah menjaga-jaga kalau suatu saat mereka enggak boleh di Dukuh Atas karena keadaan sekarang terlalu ramai.
Semua itu saya lakukan bukan untuk kepentingan pribadi.
Tujuan besarnya lebih untuk kalian, lebih untuk Indonesia, saya peduli dengan negara saya, sebisa mungkin saya melakukan yang menurut saya bisa saya lakukan.
[Gambas:Instagram]
Kalau kalian mempunyai rasa yang sama, mungkin kalian melakukan hal yang sama dengan saya. Selalu berpikir bagaimana menjadikan Indonesia lebih maju.
Enggak pernah mau terima kalau Indonesia kalah sama luar negeri, selalu berpikiran, Indonesia pasti bisa lebih hebat.
Tetapi maaf kalau jadi meresahkan kalian, insyaallah tujuan kita sama. Semua untuk kalian, selalu sayang kalian semua.