Polisi Pastikan Korban Layar TV Jatuh Bukan Member Mirror
CNN Indonesia
Jumat, 29 Jul 2022 19:50 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Polisi Hong Kong memastikan orang yang tertimpa layar raksasa saat konser bukan member Mirror, melainkan penari latar boy band itu. Foto: AP/Kin Cheung
Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi memastikan korban layar raksasa jatuh saat konser bukan member Mirror. Dua korban yang salah satunya dalam kondisi serius ditegaskan sebagai penari latar boy band Cantopop tersebut.
"Tidak ada satu pun dari 12 member Mirror terluka," kata polisi Hong Kong seperti diberitakan CNN, Jumat (29/7).
Sementara itu, lima orang terdampak akibat layar sekitar empat meter persegi itu jatuh ke atas panggung saat konser di Hong Kong Coliseum.
Tiga orang dibawa ke Rumah Sakit Queen Elizabeth untuk menjalani perawatan pada Kamis (28/7) malam. Satu di antaranya merupakan penari yang terluka parah, menurut rumah sakit.
Sedangkan korban lainnya disebut dalam kondisi stabil. Sumber yang lain, seperti diberitakan South China Morning Post, mengatakan korban lain itu sudah kembali ke rumah pada Jumat (29/7).
Tiga penonton juga disebut menjalani perawatan akibat syok melihat insiden itu secara langsung. Badan aman lokal telah membuat hotline untuk 10 ribu penonton konser untuk mengatasi rasa trauma atas hal yang mereka lihat.
Insiden itu terjadi pada hari keempat dari rangkaian konser Mirror di Hong Kong. Pihak penyelenggara resmi membatalkan delapan konser yang tersisa setelah kecelakaan tersebut.
Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee juga telah menyerukan penyelidikan yang melibatkan banyak biro, mulai dari Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, Departemen Layanan Keamanan dan Kebudayaan, Departemen Layanan Listrik dan Mekanik, serta Departemen Tenaga Kerja.
"Saya telah menghubungi Sekretaris Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, dan menginstruksikan Departemen Layanan Kenyamanan dan Kebudayaan, bersama dengan departemen terkait, untuk menyelidiki insiden secara komprehensif," kata John Lee.
"Sekaligus meninjau persyaratan keselamatan dari kegiatan pertunjukan serupa untuk melindungi keselamatan para pemain, staf yang bekerja dan anggota masyarakat," kata Lee.
Lanjut ke sebelah...
Dalam sebuah pernyataan di Facebook, Makerville selaku penyelenggara konser meminta maaf karena menyebabkan "ketidaknyamanan bagi pemirsa atau orang lain yang terpengaruh."
Mereka juga mengatakan orang-orang yang menghadiri konser Kamis (28/10) akan memenuhi syarat untuk mendapatkan pengembalian uang.
Insiden itu terjadi bahkan setelah para penggemar di tiga pertunjukan sebelumnya memperingatkan penyelenggara bahwa panggung dan set tampak tidak stabil. Salah satu member sempat terjatuh karena hal itu.
Para penggemar juga sudah membuat petisi yang meminta penyelenggara konser memastikan keselamatan para penampil, mulai dari artis hingga penari latar.
Terkait insiden layar raksasa jatuh, pihak berwenang juga mengungkapkan temuan awal mereka dari insiden Kamis (28/7) malam. Sekretaris Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Kevin Yeung Yun-hung melakukan inspeksi awal tempat pertunjukan di Hong Kong Coliseum di Hung Hom.
"Pemeriksaan awal menunjukkan kabel logam telah putus, menyebabkan layar jatuh," kata Yeung.
Terpisah, Sekretaris untuk Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong Chris Sun Yuk-han mengatakan pihak berwenang telah memerintahkan semua aktivitas di bawah layar yang tersisa di lokasi konser ditangguhkan.
Perintah itu ditujukan bagi penyelenggara dan pejabat terkait sebelum melepaskan perangkat di lokasi konser.
Jajaran Departemen Tenaga Kerja juga disebut telah menyelidiki secara langsung dan mengumpulkan bukti awal. Mereka menyatakan akan mengambil langkah tegas, termasuk tuntutan di bawah Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja jika perlu.
Polisi memastikan korban layar raksasa jatuh saat konser bukan member Mirror. Dua korban yang salah satunya dalam kondisi serius ditegaskan sebagai penari latar boy band Cantopop tersebut.
"Tidak ada satu pun dari 12 member Mirror terluka," kata polisi Hong Kong seperti diberitakan CNN, Jumat (29/7).
Sementara itu, lima orang terdampak akibat layar sekitar empat meter persegi itu jatuh ke atas panggung saat konser di Hong Kong Coliseum.
Tiga orang dibawa ke Rumah Sakit Queen Elizabeth untuk menjalani perawatan pada Kamis (28/7) malam. Satu di antaranya merupakan penari yang terluka parah, menurut rumah sakit.
Sedangkan korban lainnya disebut dalam kondisi stabil. Sumber yang lain, seperti diberitakan South China Morning Post, mengatakan korban lain itu sudah kembali ke rumah pada Jumat (29/7).
Tiga penonton juga disebut menjalani perawatan akibat syok melihat insiden itu secara langsung. Badan aman lokal telah membuat hotline untuk 10 ribu penonton konser untuk mengatasi rasa trauma atas hal yang mereka lihat.
Insiden itu terjadi pada hari keempat dari rangkaian konser Mirror di Hong Kong. Pihak penyelenggara resmi membatalkan delapan konser yang tersisa setelah kecelakaan tersebut.
Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee juga telah menyerukan penyelidikan yang melibatkan banyak biro, mulai dari Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, Departemen Layanan Keamanan dan Kebudayaan, Departemen Layanan Listrik dan Mekanik, serta Departemen Tenaga Kerja.
"Saya telah menghubungi Sekretaris Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, dan menginstruksikan Departemen Layanan Kenyamanan dan Kebudayaan, bersama dengan departemen terkait, untuk menyelidiki insiden secara komprehensif," kata John Lee.
"Sekaligus meninjau persyaratan keselamatan dari kegiatan pertunjukan serupa untuk melindungi keselamatan para pemain, staf yang bekerja dan anggota masyarakat," kata Lee.
Lanjut ke sebelah...
Pernyataan Penyelenggara Konser Mirror Soal Layar Jatuh
Polisi Hong Kong memastikan orang yang tertimpa layar raksasa saat konser bukan member Mirror, melainkan penari latar boy band itu. Foto: AP/Vivian
Dalam sebuah pernyataan di Facebook, Makerville selaku penyelenggara konser meminta maaf karena menyebabkan "ketidaknyamanan bagi pemirsa atau orang lain yang terpengaruh."
Mereka juga mengatakan orang-orang yang menghadiri konser Kamis (28/10) akan memenuhi syarat untuk mendapatkan pengembalian uang.
Insiden itu terjadi bahkan setelah para penggemar di tiga pertunjukan sebelumnya memperingatkan penyelenggara bahwa panggung dan set tampak tidak stabil. Salah satu member sempat terjatuh karena hal itu.
Para penggemar juga sudah membuat petisi yang meminta penyelenggara konser memastikan keselamatan para penampil, mulai dari artis hingga penari latar.
Terkait insiden layar raksasa jatuh, pihak berwenang juga mengungkapkan temuan awal mereka dari insiden Kamis (28/7) malam. Sekretaris Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Kevin Yeung Yun-hung melakukan inspeksi awal tempat pertunjukan di Hong Kong Coliseum di Hung Hom.
"Pemeriksaan awal menunjukkan kabel logam telah putus, menyebabkan layar jatuh," kata Yeung.
Terpisah, Sekretaris untuk Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong Chris Sun Yuk-han mengatakan pihak berwenang telah memerintahkan semua aktivitas di bawah layar yang tersisa di lokasi konser ditangguhkan.
Perintah itu ditujukan bagi penyelenggara dan pejabat terkait sebelum melepaskan perangkat di lokasi konser.
Jajaran Departemen Tenaga Kerja juga disebut telah menyelidiki secara langsung dan mengumpulkan bukti awal. Mereka menyatakan akan mengambil langkah tegas, termasuk tuntutan di bawah Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja jika perlu.