Siap Tur ke AS, D'Masiv Punya Strategi Gaet Penonton Bule

CNN Indonesia
Selasa, 16 Agu 2022 20:27 WIB
Rian Ekky Pradipta selaku vokalis D'Masiv menyebut ia dan teman-temannya sudah punya strategi menggaet penonton Amerika Serikat. Rian Ekky Pradipta selaku vokalis D'Masiv menyebut ia dan teman-temannya sudah punya strategi menggaet penonton Amerika Serikat. (CNN Indonesia/Trisha Dantiani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Band D'Masiv akan menjalani tur di 10 lokasi di Amerika Serikat dalam rangkaian D'MASIV TIME American Tour 2022 yang dijadwalkan berlangsung 19 Agustus-9 September 2022.

Dalam jumpa media pada Selasa (16/8) petang, Rian Ekky Pradipta selaku vokalis menyebut ia dan teman-temannya sudah punya strategi menggaet penonton Amerika Serikat, yaitu sengaja menyiapkan setlist yang berbeda antar lokasi konser.

"Kami lihat nanti kalau kira-kira penontonnya mixed antara orang Amerika dan orang Indonesia, ya [kita pilih] setlist yang mana," kata Rian di Jakarta Selatan.

"Tapi setlist yang kami siapkan, kadang saat di sana juga suka beda," lanjutnya yang menyebut telah menyiapkan dua setlist sebagai antisipasi.

"Target audiensnya bukan cuma orang Indonesia. Kami ingin justru yang datang orang-orang bule di sana, biar orang di sana tahu ada D'Masiv dari Indonesia, begitu," katanya.

D'Masiv juga sudah menyiapkan sejumlah lagu berbahasa Indonesia yang akan mereka tampilkan di acara Konsulat Jenderal Republik Indonesia pada 21 Agustus.

Mereka juga mengaku bakal memainkan sejumlah kover lagu-lagu musisi Amerika Serikat, dan lagu-lagu berbahasa Inggris dari album ketujuh mereka yang bertajuk Side by Side. Begitu pula, mereka sudah menyiapkan sajian kejutan.

[Gambas:Video CNN]



"Ada satu lagu bahasa Inggris yang akan kita tampilkan untuk pertama kali di sana, lagunya unreleased dan baru dimainkan di sana," kata Rian.

Terkait perbedaan bahasa, Rian mengaku hal itu bukan jadi halangan. Menurut Rian, musik adalah bahasa universal yang bisa dinikmati semua orang selayaknya musik K-Pop yang berbahasa Korea dan bisa digemari banyak orang non-Korea.

"Sebenarnya kalau musik itu bahasa itu mungkin dinomor-duakan dan lebih ke musiknya itu sendiri," kata Rama alias Nurul Damar Ramadhan menimpali Rian.

"Itu adalah pengalaman beberapa kali terakhir yang di London, kami manggung 50:50 antara lagu Indonesia dan Inggris, dan orang-orang bule di sana cenderung menikmati saja," lanjutnya.

Tampil di negeri orang, D'Masiv belum bisa memastikan akan berkolaborasi dengan musisi setempat. Mereka mengaku ada peluang untuk kolaborasi dengan seorang rapper, tapi jadwalnya belum pasti.

Meski begitu, D'Masiv tetap ada tujuan tur ini yaitu bisa membawa band tersebut ke kancah internasional dengan mengenalkan lagu-lagu mereka ke pasar dan penonton baru.

"Kami berharap ini bisa menjadi pembuka jalan kami, juga untuk D'MASIV dikenal lebih luas lagi terus. Kami ingin pendengar jadi lebih bertambah, jumlah stream bertambah, terutama di Amerika," kata Rian.

[Gambas:Instagram]



Pengumuman D'Masiv akan tur ke Amerika Serikat pertama kali diumumkan beberapa hari lalu melalui unggahan di media sosial.

Dalam pengumuman itu, D'Masiv akan tampil di Los Angeles, San Bernardino, San Fransisco, Washington DC, Philladelphia, dan New York City.

Gif banner Allo Bank

(tdh/end)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER