Ia bersama Jyn Erso dan beberapa karakter lainnya berjuang untuk mengirim rencana pembangunan Death Star yang digunakan Darth Vader untuk menghancurkan planet.
Namun, sebelum Cassian bergabung dengan para pemberontak, ia memiliki masa lalu tersendiri yang penuh pengorbanan dan perjungan di balik bayang-bayang Galactic Empire.
Dilansir dari situs resmi Star Wars, Cassian Jeron Andor berasal dari planet Fest, sebuah planet yang terletak di Outer Rim.
Ia tumbuh besar di tengah konflik Clone Wars di antara kaum Galactic Republic dan Confederacy of Independent Systems.
Dalam konflik tersebut, nyawa ayah dan ibu Cassian menjadi korbannya. Peristiwa itu membuat Cassian mesti cepat dewasa dan belajar untuk bertahan hidup sendirian.
Ia bahkan sudah ikut perang sejak masih berusia enam tahun.
Dalam Clone Wars, Cassian membantu pihak Confederacy of Independent Planets hingga akhirnya Galactic Republic, yang berubah nama menjadi Galactic Empire, memenangkan perang.
Cassian sempat bergabung dengan kelompok anarkis yang menentang Galactic Empire. Tapi, setelah itu, ia direkrut untuk bergabung dengan Rebel Alliance.
Rebel Alliance sendiri merupakan aliansi oposisi untuk melawan Galactic Empire. Aliansi ini dibentuk oleh senator Mon Mothma dan Bail Organa.
Dalam Rebel Alliance, Cassian bertugas menjadi spionase yang mendapat tanggung jawab untuk menyusul ke dalam Galactic Empire. Ia mesti mengumpulkan informasi rahasia yang berguna bagi Rebel Alliance sehingga membantu mereka menghancurkan Galactic Empire.
Selama menjalani misi spionasenya, Cassian pernah menyamar menjadi agen pemerintah di Ord Mantell, asisten laksamana kekaisaran, hingga agen perekrutan di sektor Albarrio.
Perannya sebagai spionase membuat Cassian tentu menjalani misinya secara sembunyi-sembunyi. Sabotase, pengintaian, dan bahkan pembunuhan menjadi bagian dari tugasnya.
Selain itu, Cassian Andor memiliki jaringan informan yang luas untuk mengetahui informasi Galactic Empire dari dalam sehingga bisa menjadi peluang bagi Rebel Alliance untuk memberontak.
Lanjut ke sebelah...
Misinya yang paling signifikan adalah mencari Jyn Erso dan menyelidiki rumor mengenai keterlibatan ayahnya, Galen Erso, dalam pengembangan Death Star.
Meski ia diperintah untuk membunuh Galen, ia mengikuti intuisinya dan tidak membunuh Galen.
Andor melanggar perintah lagi dengan mengikuti Jyn ke Scarif. Di sana mereka berhasil mencuri rencana Death Star dalam misi bunuh diri yang tidak disetujui.
Cassian Andor dan timnya tewas dalam misi mengirim rencana pembangunan Death Star ke tangan Rebel Alliance.
Kejadian ini krusial karena menjadi awal mula kisah petualangan Luke Skywalker yang akhirnya berhasil menghancurkan Death Star. Itu semua berkat rencana yang dikirim Cassian dan teman-temannya.
Diego Luna, aktor yang berperan sebagai Cassian Andor, mengatakan bahwa karakternya merupakan sosok yang jujur dan penuh semangat dalam memperjuangkan tujuan yang ia yakini.
Selain itu, semua keputusan yang ia buat selama jalan cerita Rogue One dipengaruhi oleh masa lalunya yang penuh perjuangan dan pengorbanan.
Serial Andor akan mendalami masa lalu Cassion Andor, lima tahun sebelum kejadian Rogue One.
Melansir Screen Rant, kisah Cassian Andor akan dikemas dalam serial berisi dua babak yang mengikuti pertumbuhan Rebellion dari 5BBY sampai 0BBY. Yaitu, ketika Cassian dan operator pemberontak lainnya berusaha untuk melawan Galactic Empire.
Diego Luna dalam serial Andor (2022). Foto: (Lucasfilm Ltd. via IMDb)
Serial Andor akan merinci bagaimana berbagai tokoh dan planet akhirnya terlibat dalam perjuangan itu. Andor juga akan menjelaskan masa kecil Cassian yang penuh peperangan dan kehidupannya sebelum bergabung dengan Rebel Alliance.
Selain itu, serial Disney+ itu akan menyajikan pertumbuhan Cassian sebagai karakter, dari seorang pria nihilistik, sinis, dan dihantui trauma menjadi orang yang rela mengorbankan dirinya untuk memberontak melawan Galactic Empire.
Ia bersama Jyn Erso dan beberapa karakter lainnya berjuang untuk mengirim rencana pembangunan Death Star yang digunakan Darth Vader untuk menghancurkan planet.
Namun, sebelum Cassian bergabung dengan para pemberontak, ia memiliki masa lalu tersendiri yang penuh pengorbanan dan perjungan di balik bayang-bayang Galactic Empire.
Dilansir dari situs resmi Star Wars, Cassian Jeron Andor berasal dari planet Fest, sebuah planet yang terletak di Outer Rim.
Ia tumbuh besar di tengah konflik Clone Wars di antara kaum Galactic Republic dan Confederacy of Independent Systems.
Dalam konflik tersebut, nyawa ayah dan ibu Cassian menjadi korbannya. Peristiwa itu membuat Cassian mesti cepat dewasa dan belajar untuk bertahan hidup sendirian.
Ia bahkan sudah ikut perang sejak masih berusia enam tahun.
Dalam Clone Wars, Cassian membantu pihak Confederacy of Independent Planets hingga akhirnya Galactic Republic, yang berubah nama menjadi Galactic Empire, memenangkan perang.
Cassian sempat bergabung dengan kelompok anarkis yang menentang Galactic Empire. Tapi, setelah itu, ia direkrut untuk bergabung dengan Rebel Alliance.
Rebel Alliance sendiri merupakan aliansi oposisi untuk melawan Galactic Empire. Aliansi ini dibentuk oleh senator Mon Mothma dan Bail Organa.
Dalam Rebel Alliance, Cassian bertugas menjadi spionase yang mendapat tanggung jawab untuk menyusul ke dalam Galactic Empire. Ia mesti mengumpulkan informasi rahasia yang berguna bagi Rebel Alliance sehingga membantu mereka menghancurkan Galactic Empire.
Selama menjalani misi spionasenya, Cassian pernah menyamar menjadi agen pemerintah di Ord Mantell, asisten laksamana kekaisaran, hingga agen perekrutan di sektor Albarrio.
Perannya sebagai spionase membuat Cassian tentu menjalani misinya secara sembunyi-sembunyi. Sabotase, pengintaian, dan bahkan pembunuhan menjadi bagian dari tugasnya.
Selain itu, Cassian Andor memiliki jaringan informan yang luas untuk mengetahui informasi Galactic Empire dari dalam sehingga bisa menjadi peluang bagi Rebel Alliance untuk memberontak.
Lanjut ke sebelah...
Perjuangan Cassian Andor
Cassian Andor menjadi dikenal saat menjadi salah satu tokoh kunci film Rogue One: A Star Wars Story. (Foto: Lucasfilm Ltd. via IMDb)
Misinya yang paling signifikan adalah mencari Jyn Erso dan menyelidiki rumor mengenai keterlibatan ayahnya, Galen Erso, dalam pengembangan Death Star.
Meski ia diperintah untuk membunuh Galen, ia mengikuti intuisinya dan tidak membunuh Galen.
Andor melanggar perintah lagi dengan mengikuti Jyn ke Scarif. Di sana mereka berhasil mencuri rencana Death Star dalam misi bunuh diri yang tidak disetujui.
Cassian Andor dan timnya tewas dalam misi mengirim rencana pembangunan Death Star ke tangan Rebel Alliance.
Kejadian ini krusial karena menjadi awal mula kisah petualangan Luke Skywalker yang akhirnya berhasil menghancurkan Death Star. Itu semua berkat rencana yang dikirim Cassian dan teman-temannya.
Diego Luna, aktor yang berperan sebagai Cassian Andor, mengatakan bahwa karakternya merupakan sosok yang jujur dan penuh semangat dalam memperjuangkan tujuan yang ia yakini.
Selain itu, semua keputusan yang ia buat selama jalan cerita Rogue One dipengaruhi oleh masa lalunya yang penuh perjuangan dan pengorbanan.
Serial Andor akan mendalami masa lalu Cassion Andor, lima tahun sebelum kejadian Rogue One.
Melansir Screen Rant, kisah Cassian Andor akan dikemas dalam serial berisi dua babak yang mengikuti pertumbuhan Rebellion dari 5BBY sampai 0BBY. Yaitu, ketika Cassian dan operator pemberontak lainnya berusaha untuk melawan Galactic Empire.
Diego Luna dalam serial Andor (2022). Foto: (Lucasfilm Ltd. via IMDb)
Serial Andor akan merinci bagaimana berbagai tokoh dan planet akhirnya terlibat dalam perjuangan itu. Andor juga akan menjelaskan masa kecil Cassian yang penuh peperangan dan kehidupannya sebelum bergabung dengan Rebel Alliance.
Selain itu, serial Disney+ itu akan menyajikan pertumbuhan Cassian sebagai karakter, dari seorang pria nihilistik, sinis, dan dihantui trauma menjadi orang yang rela mengorbankan dirinya untuk memberontak melawan Galactic Empire.